Path: Top > S2-Theses > Mechanical Engineering-FTMD > 2011

KAJIAN RESIKO SEMI KUANTITATIF DAN ANALISIS KEKUATAN SISA PADA PIPA LEPAS PANTAI YANG TELAH TERDEGRADASI STUDI KASUS: PIPA LEPAS PANTAI BAGIAN UTARA JAWA BARAT

SEMI QUANTITATIVE RISK ASSESSMENT AND REMAINING STRENGTH ANALYSIS FOR CORRODED OFFSHORE PIPELINE

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:53:51
Oleh : FADHIL DEWABRATA (NIM : 23109029); Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Ir. IGN Wiratmaja Puja, S2 - Mechanical Engineering
Dibuat : 2011, dengan 7 file

Keyword : Kajian Resiko Semi Kuantitatif, Kekuatan Sisa Pipa Lepas Pantai, offshore pipeline, pipeline risk assessment, remaining strength analysis, MMF-NGLJ MOL

Kemajuan teknologi pipa lepas pantai tidak terlepas dari meningkatnya kebutuhan dunia akan energi dari minyak dan gas. Biaya produksi yang sangat mahal beserta resiko yang tinggi menuntut adanya pengembangan dan pemeliharaan pipa lepas pantai secara lebih efektif. Dalam pengoperasian offshore pipeline, kondisi lingkungan yang tidak menentu dan korosi menjadi penyebab utama pipeline terdegradasi. Penggunaan pipeline risk assessment dan remaining strength analysis diperlukan dalam mengkaji integritas suatu pipeline dengan tujuan mengevaluasi ancaman dan mengidentifikasi cara yang efektif untuk mengatasi resiko tersebut.


Pada tesis ini dilakukan kajian resiko semi kuantitatif pipa lepas pantai berdasarkan metode indeks yang dikembangkan oleh Muhlbauer. Untuk mempermudah analisis dikembangkan program bantu perhitungan dengan metode tersebut. Sebagai studi kasus, dilakukan analisis resiko 2 pipeline yang terdapat di instalasi Pipa Lepas Pantai Bagian Utara Jawa Barat. Segmentasi setiap pipeline dilakukan berdasarkan perubahan kondisi pipeline, yaitu berdasarkan data desain, operasi, lingkungan, anomali dan pipeline yang terdegradasi. Setelah itu juga dilakukan perhitungan kekuatan sisa pipa pada lokasi yang dianggap kritis berdasarkan Recommended Practice DNV-RP-F101 Corroded Pipelines.


Hasil yang didapat untuk pipeline MMF-NGLJ MOL adalah 104 segment termasuk dalam medium risk dan 3 segment termasuk dalam medium-high risk. Sedangkan analisis kekuatan sisa menunjukkan pada 10 titik pipeline sudah dianggap tidak aman dan harus diperbaiki secepatnya. Untuk hasil pipeline PCP-MK MGL adalah 50 segmen termasuk dalam medium risk dan 3 segmen termasuk dalam medium-high risk. Sedangkan analisis kekuatan sisa menunjukkan pada 10 titik pipeline dinilai aman, akan tetapi setelah 9 tahun laju korosi dinilai akan menjadi ancaman kebocoran pada pipeline.

Deskripsi Alternatif :

The progress of the offshore pipeline technology can’t be separated from the increasing world demand for energy of oil and gas. High production costs and high risks require the development and maintenance of offshore pipelines more effectively. In the operation of the offshore pipeline, the environmental conditions of uncertainty and corrosion are a major cause of pipeline degradation. Use of pipeline risk assessment and remaining strength analysis is needed in assessing the integrity of a pipeline with the aim of evaluating the threat and identify effective ways to manage these risks. In this thesis, semi quantitative risk assessment of offshore pipelines based on index method developed by Muhlbauer. To simplify the analysis program was developed to help with the calculation method. As a case study, two pipeline risk analysis contained in the installation of pipeline Offshore North West Java. Segmentation of each pipeline is based on the change of pipeline condition, which is based on design data, operations, environmental, pipeline anomaly and degradation data. After that also performed the calculation of remaining strength analysis at locations that are considered critical, based on the Recommended Practice DNV-RP-F101 Corroded Pipelines. The results for the pipeline MMF-NGLJ MOL was 104 segments included in the medium risk and 3 segments included in the medium-high risk. While the analysis of residual strength shows at 10 point pipeline is considered unsafe and should be repaired immediately. For the pipeline PCP MGL-MK is 50 segments included in the medium risk and 3 segments included in the medium-high risk. While the analysis of residual strength shows at 10 points is considered safe pipeline, but after 9 years of corrosion rate assessed will be the threat of a leak in the pipeline.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Ir. IGN Wiratmaja Puja
    , Editor: Alice Diniarti

File PDF...