Path: Top > S2-Theses > Business Administration-SBM > 2007

STRATEGI PT SK KERIS MENGHADAPI KENAIKAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) MELALUI DIVERSIFIKASI SUMBER ENERGI (GAS) STUDI KASUS - POWER PLANT

PT SK KERIS S STRATEGY FACING OF FUEL PRICE INCREASING THROUGH ENERGY SOURCE DIVERSIFICATION (GAS) CASE STUDY - POWER PLANT

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:30:37
Oleh : Erwin Osmal Yuniver Simatupang (NIM 291 05 140), S2 - MBA-Technology
Dibuat : 2007-07-00, dengan 7 file

Keyword : Diversification, cost leadership, coal, gas, critical path, dual fuel, gas engine, electricity cost,
Kepala Subjek : Management

Abstrak :




Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia yang dipicu oleh situasi Internasional dan juga kondisi internal Indonesia sendiri, telah memberi dampak yang sangat buruk kepada dunia industri didalam negeri. Kenaikan ini untuk kondisi internal Indonesia dimulai ketika pemerintah mencabut subsidi yang selama ini dinikmati oleh kalangan industri. Pencabutan dilakukan secara bertahap sejak 2001 dan pada tahun 2005 akhir subsidi dicabut 100%, harga ditentukan oleh harga internasional yang perubahannya dilakukan setiap bulan. PT SK KERIS sebagai salah satu PMA yang berada di Tangerang bergerak dibidang bisnis PET dan Polyester yang menggunakan bahan bakar minyak dalam hal ini minyak diesel (IDO) sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik (power plant) pada utility sebanyak 100,000 liter per-hari dengan out put rata-rata sebesar17,500 kW dan pada saat beban puncak 18,500 dan boiler pada PET proses sebanyak 25,000 liter per-hari, total 125,000 liter per-hari, tidak terlepas dari dampak kenaikan harga tersebut. Kenaikan tersebut pada akhirnya akan mengakibatkan biaya produksi akan naik sehingga pada akhirnya akan berdampak pada daya saing dari produk yang dihasilkan yang akan menurun. Management PT SK KERIS didalam menyikapi kondisi ini sesuai dengan strategi yang telah dipilih yaitu cost leadership melakukan aktivitas yang disebut dengan utility re-structuring yaitu suatu program pendiversifikasian sumber energi diluar minyak diesel (IDO). Untuk menjalankan program ini maka management PT SK KERIS membentuk suatu Task Force Team (TFT) yang diberi nama TFT for Utility Re-Structuring dengan anggota yang terdiri dari lintas team yang mencakup utility team, CR team, finance team, purchasing and logistic team, maintenance team dan didukung oleh para tenaga ahli (technical supporting) yang terdiri dari Korean staf baik yang bekerja di Indonesia maupun dari Korea langsung sebagai konsultan.






Task Force Team melakukan studi terhadap 3 (tiga) sumber energi alternatif yaitu batu bara, gas dan PLN, namun pada akhirnya team memilih gas sebagai alternatif sumber energi dengan berbagai pertimbangan diantaranya faktor lingkungan hidup sebagi faktor utama sesuai dengan arahan dari management. Kemudian teknologi yang dipilih adalah dual fuel yaitu pengoperasian diesel engine dengan menggunakan minyak diesel (IDO) dengan gas dengan komposisi 70% gas dan 30% IDO, ini merupakan program jangka pendek sampai tahun 2005 dan gas engine yang akan dilaksanakan mulai tahun 2006 sampai 2008 secara bertahap. Dalam menjalankan proyek ini agar sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh management baik schedule maupun performance , TFT melakukan banyak langkah diantaranya dengan melakukan mapping terhadap jalur kritis, kemudian mencarikan solusinya. Ini dilakukan bersama dengan kontraktor seperti PT Parba Nusantara untuk piping dan jembatan bersama PGN sebagai pemilik proyek pipa untuk main line , PT Bukaka sebagai kontraktor untuk dual fuel. Sampai proyek ini selesai dalam hal ini proyek jangka pendek maupun proyek gas engine tahap pertama tidak ada hambatan yang berarti, tidak ada kecelakaan kerja. Secara financial, untuk tahun 2006 efek dari proyek ini adalah berhasil menghemat biaya listrik sebesar US$ 8,848,258 atau 40% dan untuk boiler PET sebesar US$ 3,221,132 atau 60% dan apabila dihitung total penghematan yang dicapai sebesar US$ 27,587,146 atau sekitar 44%. Kalau melihat kegiatan dan hasil yang telah dicapai maka dapat dikatakan strategi yang dipilih oleh management PT SK KERIS adalah sudah tepat dan disarankan untuk melanjutkan untuk tahap berikutnya.

Deskripsi Alternatif :

Abstract :






The increasing price of fuel in Indonesia, which was triggered both by international and local situation brought a bad impact to local industry. In Indonesia the price increase was initiated by the withdrawal of Indonesian government subsidy that had been enjoyed so far by industrial community. The withdrawal was implemented partially started from 2001. After the withdrawal was implemented fully by 2005, the price was determined by international price which was reviewed monthly. PT SK KERIS is one of Foreign Direct Investment industry in Tangerang which produce PET and Polyester. The plant use IDO as fuel for their power plant with utilization of 100,000 liter/day and average output of 17,500 kW (18,500kW at peak load) and also for their boiler in PET process with utilization of 25,000 liter/day (total 125,000 liter/day). As such, PT SK KERIS was also impacted from the fuel price increase. The fuel price increase consequently will increase production cost and will also impacted negatively on the competitiveness of their final product. PT SK KERIS management anticipates this condition with cost leadership strategy by initiating utility re-structuring activity which is a program to diversify energy source other than IDO. To facilitate this program the management formed a Task Force Team (TFT), aptly named TFT for Utility Re-Structuring which members consist of inter-department functions such as utility, CR, finance, purchasing and logistic, and maintenance team. The team was also supported by SK Korean staff technical experts, which was located in Indonesia as well as in Korea as consultants. The TTF did a feasibility study for three alternatives of energy source, which were coal, gas and electricity from PLN. The team decided to choose gas as its energy source alternative based on several considerations. One of the main considerations is environmental factor, to be aligned by management directions. The chosen technology was dual fuel diesel engine, which use 70% gas and 30% IDO as a short-term program until 2005. The long term project will be all-gas engine, to be implemented start from 2006 and scheduled to be finished by 2008. To achieve management target in schedule and performance, TFT conduct several important steps. One of them was determining critical path map and solution. This step was conducted together with PT Parba Nusantara as piping and bridge contractor, PGN as the owner of the main line piping project and PT Bukaka as the contractor for the dual fuel. Until the finalization steps of the project, either in the dual fuel project and the first steps of gas engine there were no major problem and working accident. Financially, in 2006 the project could save electrical cost of US$ 8,848,258 (40% of total saving) and US$ 3,221,132 for PET boiler (60% of total saving). The total saving was calculated to reach US$ 27,587,146 or 44%. Based on the project steps and its achievements, it can be concluded that PT SK KERIS management had chosen and implemented a correct strategy. It was recommended to continue the project to next stages.

Copyrights : Copyright (c) 2007 SBM ITB.




Information Dissemination Right @ 2007 ITB Central Library Jl. Ganesha 10 Bandung 40132 Indonesia.




Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Dermawan Wibisono, Dr.Ir. M.Eng.




    Scanner : Novian Kurniawan
    , Editor: Novian Kurniawan

File PDF...