Path: TopS2-ThesesGeological Engineering-FITB2012

ZONASI RAWAN BAHAYA GEMPABUMI DAERAH PELABUHANRATU MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)

EARTHQUAKE HAZARD ZONATION OF PELABUHANRATU AREA USING ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:38:34
Oleh : ELITE YASIN SULISTYAWATI (NIM : 22009026); Dr. Eng. Imam Achmad Sadisun, ST. MT., S2 - Geology
Dibuat : 2012, dengan 6 file

Keyword : bahaya, gempabumi, AHP, SIG, Pelabuhanratu

Daerah Pelabuhanratu merupakan daerah rawan bahaya gempabumi karena terletak dekat zona Sesar Cimandiri, Sesar Citarik, dan zona pertemuan antara Lempeng Benua Eurasia dengan Lempeng Samudra Indo-Australia. Zona pertemuan antar lempeng tersebut dikenal dengan sebutan zona subduksi atau zona penunjaman. Sumber gempabumi yang utama pada daerah ini berasal dari adanya Sesar Cimandiri dan Sesar Citarik. Karena terletak pada daerah rawan bencana gempa bumi, maka perlu adanya suatu peta zona rawan bahaya (hazard) gempabumi, yang diperlukan untuk upaya mitigasi dan perencanaan tata ruang. Analisis dalam penelitian ini dilakukan terhadap enam faktor yang mempengaruhi bahaya gempabumi, yaitu morfologi, litologi, struktur geologi, sumber gempabumi, percepatan gempabumi, dan intensitas gempabumi. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk menentukan bobot pada setiap parameternya. Hasil dari bobot prioritas pada masing-masing parameter dipergunakan untuk membagi zonasi rawan bahaya gempabumi melalui Sistem Informasi Geografis (SIG). Dari hasil analisis didapatkan 5 zona rawan bahaya gempabumi yaitu zona rawan bahaya gempabumi sangat tinggi, tinggi, menengah, rendah, dan sangat rendah. Zona rawan bahaya gempabumi sangat tinggi memiliki luas 2320,04 ha (25,23%). Zona ini meliputi dataran sepanjang pantai yang merupakan Endapan Aluvial yang terletak pada bagian selatan dari Desa Pasarsuren, Cikadu, Pelabuhanratu, Tonjong, dan Citarik. Zona rawan bahaya tinggi memiliki luas 3217,37 ha (34,99 %), meliputi bagian utara Desa Citarik, Pelabuhanratu, Cikadu, Pasarsuren, serta bagian tengah Desa Tonjong dan Citarik. Zona rawan bahaya menengah memiliki luas 1411ha (15,35 %), meliputi sebagian besar Desa Citepus dan Cikadu. Zona rawan bahaya rendah memiliki 2191 ha (23,83 %), meliputi sebagian Desa Buniwangi dan Cibodas, dan zona rawan bahaya sangat rendah memiliki luas 55,19 ha (0,6%), meliputi Desa Buniwangi bagian utara.

Deskripsi Alternatif :

Pelabuhanratu area is prone to earthquakes because this area is close to Cimandiri and Citarik Faults zone and the plate boundary zone between Eurasian Continental and Indo-Australian Oceanic Plates. This plate boundary generates a convergent boundary, which called as subduction zone. The main and dangerous earthquakes sources in this area are possible from the presence of Cimandiri and Citarik Faults. According to this situation, it is necessary to carry out an earthquake hazard zonation, which in turn useful for mitigation and land use planning. Analyses within this study were conducted on six parameters which might influence in the earthquake hazards: morphology, lithology, geological structure, earthquake sources, peak ground acceleration and earthquake intensity. The Analytical Hierarchy Process Method is used to weighting of each parameter. The results of weighting are then used to earthquakes hazard zonation by means of Geographic Information Systems (GIS). The results obtained from the analyses show five earthquake hazard zones, which are very high, high, medium, low and very low. Very high earthquake hazard zone cover an area of 2320.04 ha (25.23%), located along the coastal plain area of Alluvial Deposits at the southern part of Pasarsuren, Cikadu, Pelabuhanratu, Tonjong and Citarik Villages. High earthquake hazard zone has an area of 3217.37 ha (34.99%), covering the northern part of the Citarik, Pelabuhanratu, Cikadu and Pasarsuren Villages as well as at the center of Citarik and Tonjong Villages. Medium earthquake hazard zone cover an area of 1411 ha (15.35%), including the most part of Citepus and Cikadu Villages. Low earthquake hazard zone has an area of 2191 ha (23.83%), covering the most of Cibodas and Buniwangi Villages, meanwhile very low earthquake hazard zone cover an area of 55.19 ha (0.6%), mainly at the northern part of Buniwangi Village.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • pembimbing : Dr. Eng. Imam Achmad Sadisun, ST. MT., Editor: Alice Diniarti

File PDF...