Path: TopS1-Final ProjectGeodesy and Geomatics Engineering-FITB2008

TATA CARA DAN ATURAN PENENTUAN BATAS WILAYAH ADAT BERDASARKAN HUKUM ADAT

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:51:09
Oleh : EKO WAHYU WISUDAWANTO (NIM 15103023), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2008, dengan 7 file

Keyword : land boundaries, culture, customary law

Batas wilayah merupakan suatu hal yang sangat penting dalam menentukan wilayah administrasi suatu daerah. Dengan jelasnya batas wilayah suatu daerah, maka dapat dijadikan acuan dalam menentukan pemanfaatan dari wilayah tersebut. Konflik seringkali muncul akibat ketidak-jelasan batas wilayah administrasi suatu daerah. Hal yang sama berlaku pada wilayah adat. Hukum adat masih diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagian masyarakat Indonesia. Masyarakat adat memiliki aturan baku dalam menerapkan aturan hukumnya. Dengan demikian, perlu dilakukan identifikasi konsep penentuan batas wilayah adat berdasarkan hukum adat yang berlaku di wilayah tersebut.




Ciptagelar merupakan suatu daerah yang kaya akan budaya dan menggunakan hukum adat dalam mengatur kehidupan sehari-hari penduduknya. Sebagai daerah yang berpedoman kepada hukum adat, tentunya daerah ini memiliki aturan-aturan khusus dalam menentukan batas wilayah adatnya. Salah satu pengimplementasian dari aturan adat tersebut di Ciptagelar adalah pola hidup yang semi nomaden. Aturan adat tersebut memiliki nilai sosial, budaya dan hukum yang sangat mengutamakan nilai kearifan lingkungan.




Dalam rangka mengidentifikasi konsep penentuan batas wilayah adat Kasepuhan Ciptagelar, diperlukan proses identifikasi dari hukum adat tersebut, terutama mengenai tata cara dan aturan penentuan batas wilayah adat di Kasepuhan Ciptagelar. Proses identifikasi tersebut dilakukan melalui pengumpulan data yang mendukung terhadap proses identifikasi tersebut. Data tersebut selanjutnya dibandingkan dengan tata cara dan aturan penentuan batas wilayah yang berlaku di Indonesia.




Dari hasil penelitian ini didapatkan beberapa faktor yang berpengaruh pada tata cara dan aturan penentuan batas wilayah adat Kasepuhan Ciptagelar, seperti pola perpindahan pusat pemerintahan Kasepuhan Ciptagelar serta pola penyebaran lokasi kampung-kampung yang termasuk dalam Kasepuhan Ciptagelar. Pemanfaatan tata cara dan aturan penentuan batas wilayah adat di Kasepuhan Ciptagelar ternyata sangat berwawasan lingkungan. Namun, di lain sisi, status hukum wilayah adat Kasepuhan Ciptagelar belum jelas akibat terjadinya tumpang tindih peraturan perundangan-undangan serta belum ada pengakuan atas batas wilayah adat Kasepuhan Ciptagelar secara nasional.

Deskripsi Alternatif :

The land boundaries are important and sensitive thing in the people's life process. It can be use as a reference in determining land use an area if the boundary is clear. Conflict often appears because the boundary of an area territory is not clear. Same thing happens in customary land. Customary law still applied in the daily life of most Indonesians. Customary people have a strong rule in implying their law. So, the identification of the land boundary had to be done based on the customary law prevail.




Ciptagelar is an area which has rich culture and use customary law in manages their daily citizen life. As an area which holds to the customary law, this area has specific rules in determining their customary land boundaries. One of the implementation of the customary rule at Ciptagelar is the semi-nomad life pattern. Those customary rules have social, culture, and law values which makes the environment values as the primary thing.




To identify the customary land boundaries concept of the Kasepuhan Ciptagelar, the identification of the customary law is needed especially about etiquette and rules of the determination of the customary land boundaries. That identification process been done by collecting the information which supporting the identification process. Then, the information is compare with the etiquette and rules of the determination of the Indonesian land boundaries.




From this research several dominant factor can be available on etiquette and rule of determining customary land boundaries of Kasepuhan Ciptagelar, such as movement pattern of government center of Kasepuhan Ciptagelar and the spreading pattern of the villages' location that included in Kasepuhan Ciptagelar. The use of etiquette and customary land boundaries rules of the Kasepuhan Ciptagelar has an environmental knowledge. But in the other side, Kasepuhan Ciptagelar's customary laws haven't cleared enough because of the overlaying of the laws and there is no validation in Kasepuhan Ciptagelar's boundaries nationally.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Ir. Kurdinanto Sarah, MSP. dan Rizqi Abdulharis, ST., MT.

    , Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...