Path: TopProceedingsJurnal_Teknik_Kimia_Indonesia2009

IDENTIFIKASI PENCEMARAN LOGAM BERAT RAKSA DI SUNGAI CITARUM HULU JAWA BARAT

JTKI Vol 8(1) April 2009
Journal from JBPTITBPP / 2016-11-11 14:45:57
Oleh : Eka Wardhani, Central Library Institute Technology Bandung (eka_wardhani@yahoo.com)
Dibuat : 2009, dengan 1 file

Keyword : Citarum, raksa, pH, oksigen terlarut, Citarum river, mercury, pH, dissolved oxygen

Sungai Citarum Hulu telah mengalami degradasi kualitas sampai kondisi kritis, sepanjang 12 km atau 47,1% telah tercemar berat oleh air limbah yang berasal dari aktivitas industri, domestik, dan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Raksa (Hg) di Sungai Citrum Hulu dan mengevaluasi dampak yang akan terjadi. Hasil penelitian menunjukkan kandungan logam berat Hg di Sungai Citarum Hulu adalah 0,0032 mg/L untuk Citarum Wangisagara, 0,0042 mg/L untuk Citarum Sapan, 0,0002 mg/L untuk Citarum Dayeuhkolot, 0,008 mg/L untuk Citarum Nanjung dan 0,0043 mg/L untuk Citarum Tanjungpura. Semuanya masih berada di bawah baku mutu yaitu 0,01 mg/L, tetapi ada dua anak sungai Citarum Hulu yaitu Sungai Citepus Cisirung 0,0228 mg/L dan Sungai Cimahi Leuwigajah 0,0183 mg/L yang kandungan raksanya sudah melewati baku mutu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai kondisi perairan yang sebenarnya mengingat fungsi dari Sungai Citarum Hulu yang sangat penting, salah satunya merupakan sumber air utama yang mengairi tiga waduk besar yaitu Saguling, Cirata, dan Jatiluhur yang oleh masyarakat sekitar dimanfaatkan sebagai areal budidaya perikanan jaring terapung dan sumber irigasi bagi pertanian di daerah Jawa Barat.

Deskripsi Alternatif :

The Citarum Hulu river has undergone degradation in its water quality to a critical condition, in which 12 km or 47.1% of the river being heavily polluted by wastewater originating from industrial, domestic, and agricultural activities. This research was aimed at determining the mercury (Hg) metal content of Citarum Hulu river, and to evaluate the impacts that are likely to occur. Research results obtained in the Citarum Hulu area indicated an Hg heavy metal content of 0.0032 mg/L in Citarum Wangisagara, 0.0042 mg/L in Citarum Sapan, 0.0002 mg/L in Citarum Dayeuhkolot, 0.008 mg/L in Citarum Nanjung, and 0.0043 mg/L in Citarum Tanjungpura tributaries. These are all still below the standard limit of 0.01 mg/L. However, two tributaries indicated higher than standard Hg content, namely 0.0228 mg/L in Citepus Cisirung and 0.0183 mg/L in Cimahi Leuwigajah tributaries. Results from this research were expected to provide information on the actual water condition, considering the key role of Citarum Hulu river as the main source of water supply for three major dams in West Java, namely Saguling, Cirata, Jatiluhur dams. These dams are utilized by the local population for floating net fishery and for the irrigation of local agricultural farms.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor: Luh Indi Baramuni

File PDF...