Path: Top S2-Theses Geophysic Engineering 2012

APLIKASI TOMOGRAFI GELOMBANG NIP UNTUK MENENTUKAN MODEL KECEPATAN INTERVAL DENGAN MEMANFAATKAN ATRIBUT CRS-STACK PADA DATA SEISMIK DENGAN EVENT REFLEKSI YANG TERBATAS (Studi Kasus Data Seismik Matindok Sulawesi Tengah)

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-02-14 15:14:16
Oleh : EGIE WIJAKSONO (NIM : 22309003), Department of Geophysical Engineering
Dibuat : 2012, dengan 11 file

Keyword : CRS-stack, atribut CRS, tomografi inversi gelombang NIP

CRS-stack adalah teknik stacking multiparameter untuk menentukan penampang zero offset optimum dari data seismik multicoverage. Operator CRS-stack tergantung pada sejumlah parameter yang disebut kinematic wavefield attributes. Atribut tersebut antara lain jari-jari gelombang normal incident poin (RNIP), jari-jari gelombang normal (RN), emergence angle (α), dan apertur. Atribut gelombang normal incident point (NIP-wave) dapat digunakan untuk mendapatkan kecepatan interval melalui proses inversi tomografi. Input inversi tomografi gelombang NIP terdiri dari 4 parameter , yaitu one way traveltime zero offset (t0), turunan spasial orde dua waktu tempuh (MNIP), slowness (P), dan lokasi kemunculan sinar di permukaan (xi). Parameter tersebut diperoleh melalui proses automatic picking di sejumlah lokasi pada penampang zero offset. Model optimum diperoleh secara iteratif dengan me-minimalkan misfit antara data kalkulasi dan data observasi. Parameter model yang didapatkan setiap iterasi diperoleh melalui kinematic dan dinamic ray tracing. Frechet derivatif untuk matrik tomografi pada proses update model dihitung berdasarkan teori perturbasi, dengan menurunkan secara spasial fungsi forward modeling terhadap parameter model. Model kecepatan yang smooth, dideskripsikan oleh B-Splines.

Deskripsi Alternatif :

CRS-stack is a multiparameter stacking technique to determine the optimum zero offset section multicoverage seismic data. CRS-stack operators depend on a number of parameters, called kinematic wavefield attributes. The attributes includes the radius of normal incident points wave (RNIP), the radius of normal wave (RN), emergence angle (α), and aperture. Attribute of normal incident point wave (NIP-wave) can be used to obtain interval velocity through tomographic inversion. Input for NIP-wave tomographic inversion consists of four parameters, namely one-way traveltime zero offset (t0), second order spatial derivative of travel time (MNIP), slowness (P), and the location of the appearance ray at the surface (xi). The parameters were obtained through automatic picking in a number of locations in the zero offset section. The optimum model is obtained iteratively by minimizing the misfit between calculations and observational data. The required forward-modeled quantities are obtained during each iteration by kinematic and dynamic ray tracing along normal rays pertaining to the input data points. Frechet derivatives for the tomographic matrix are calculated by ray perturbation theory. A smooth velocity model described by B-Splines.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiDepartment of Geophysical Engineering
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id