Path: Top > S1-Final Project > Civil Engineering-FTSL > 2014

STUDI KOMPARASI KINERJA STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DENGAN DAN TANPA DINDING PENGISI AUTOCLAVED AERATED CONCRETE (AAC) TERHADAP BEBAN GEMPA

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-11-07 14:55:59
Oleh : DILA ALVI FEBI RIVANI ( NIM : 15010026 ), Department of Environmental Engineering
Dibuat : 2014, dengan 10 file

Keyword : dinding pengisi, equivalent diagonal strut, autoclaved aerated concrete, non-linear time history analysis.

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki resiko kegempaan terbesar di dunia, dengan demikian demikian bangunan-bangunan di Indonesia seharusnya sudah mampu memenuhi kaidah-kaidah bangunan tahan gempa. Pada pembangunan gedung bertingkat yang kini sedang marak di Indonesia, seperti gedung mall, apartemen maupun perkantoran dengan jumlah lantai diatas 20 lantai yang memiliki sifat fleksibel, biasanya tidak lepas dari pemasangan dinding, yang pada umumnya dianggap sebagai suatu elemen non struktural dan dianggap tidak berpengaruh terhadap perilaku bangunan dalam menahan beban dan tidak memberikan kontribusi pada kekuatan maupun kekakuan struktur secara keseluruhan. Setelah dilakukan peninjauan terhadap perilaku runtuh dari beberapa struktur dengan dinding pengisi portalnya setelah mengalami gempa, ternyata terdapat respons struktur ketika menahan beban yang memiliki karakteristikberbeda dari yang direncanakan, dengan demikian dinding pengisi bisa jadi memiliki kontribusi yang cukup signifikan terhadap performa struktur dalam menahan beban, khususnya beban lateral berupa beban gempa. Salah satu jenis elemen dinding pengisi yang kini sedang banyak digunakan, khususnya di Indonesia adalah AAC (Autoclaved aerated concrete). AAC merupakan sejenis blok beton ringan berkualitas tinggi yang memiliki berbagai karakteristik khusus tertentu. Hasilnya, beton ringan aerasi ini dianggap sempurna, termasuk material bangunan yang ramah lingkungan, karena dibuat dari sumber daya alam yang berlimpah. Sifatnya kuat, tahan lama, mudah dibentuk, efisien, dan berdaya guna tinggi. Namun demikian, penelitian yang dilakukan terhadap gedung bertingkat dengan dinding pengisi AAC belum berkembang terlalu jauh, sehingga pada tugas akhir ini akan diangkat isu mengenai perbandingan perilaku bangunan gedung tinggi dengan dan tanpa dinding pengisi AAC. Metode pengecekan kinerja yang digunakan dalam studi ini adalah analisis respon dinamik riwayat waktu nonlinear (non-linear time history analysis) dengan menggunakan data gempa El-Centro NS (1940) yang diskalakan terhadap wilayah Jakarta dengan tanah sedang berdasarkan SNI 1726-2012, selain itu secara singkat ditinjau pula performa gedung dengan menggunakan analisis statik beban dorong (pushover analysis).Pada studi ini, terdapat dua model struktur yang akan ditinjau. Model gedung yang pertama (Model A) merupakan gedung dengan sistem struktur berupa sistem ganda, yaitu perpaduan antara Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dengan Sistem Dinding Struktural Khusus (SDSK). Sedangkan model gedung yang kedua (Model B) merupakan Model A yang diberi dinding pengisi yang telah dimodelkan sedemikian rupa dalam bentuk equivalent diagonal strut. Setelah dilakukan analisis, hasilnya menunjukkan bahwa pemasangan dinding pengisi AAC pada struktur akan menyebabkan terjadinya penurunan perioda dan kontribusi mode, serta cenderung memperkecil nilai perpindahan atap, perpindahan total lantai, serta perpindahan antar lantai. Sedangkan gaya geser dasar pada struktur cenderung akan meningkat di awal gempa akibat terdapat peningkatan kekakuan, namun kembali turun yang menunjukkan terjadinya redistribusi momen dari dinding pengisi ke elemen struktur lainnya. Selain itu, hasil analisis yang membuktikan bahwa jumlah sendi plastis yang mengalami kerusakan pada struktur utama juga mengalami penurunan. Pada studi ini, didapatkan suatu hasil analisis bahwa untuk kasus tertentu, yaitu bangunan gedung beton bertulang 20 lantai dengan sistem ganda, pemasangan dinding pengisi autoclaved aerated concrete (AAC) akan memberikan respons struktur yang relatif lebih baik jika dibandingkan dengan gedung tanpa pemasangan dinding pengisi AAC. Namun demikian tetap diperlukan studi lebih lanjut untuk pengaruh pemasangan dinding pengisi terhadap model gedung yang berbeda

Deskripsi Alternatif :

Indonesia is one of the country which has the world's largest seismic risk, so buildings in Indonesia should be able to meet the principles and regulations of earthquake-resistant buildings. In the construction of buildings that are now emerging in Indonesia, such as malls, apartment or office building with more than 20 floor that has a flexible nature, usually can not be separated from the infill wall, which is generally regarded as a non-structural element and is considered to have no effect on building behavior in load bearing and do not contribute to the strength and stiffness of the overall structure. After a review of the behavior of some of the structures collapse with wall between the portal after an earthquake, it turns out that there is a response when the load bearing structure has a different behaviour and characteristic than planned, thus the infill wall may have a significant contribution to the performance of the load bearing structure, particularly lateral loads such as earthquake loads. One type of infill elements are now being widely used, especially in Indonesia is AAC (Autoclaved aerated concrete). AAC is a kind of high-quality lightweight concrete blocks that have various characteristics particular. As a result, aerated lightweight concrete is considered perfect, including building materials that are environmentally friendly, because it is made from abundant natural resources. Are strong, durable, easy to set up, and efficient. However, the study of multi-storey buildings with a AAC infilled frames has not progressed too far, so that this final project will be raised the issue of comparative behavior tall buildings with and without AAC infill walls. Performance checking method used in this study is the analysis of nonlinear time history dynamic response (non-linear time history analysis) using earthquake data of El-Centro NS (1940) scaled to the Jakarta area with the ground being based on SNI 1726-2012, in addition to the also briefly reviewed the performance of the building by using the static thrust load analysis (pushover analysis). In this study, there are two models of the structure will be reviewed. The first model (Model A) is building structure in the form of a dual system, which is a fusion between the Special Moment Frame System (SRPMK) with Special Structural Wall Systems (SDSK). While the second building models (Model B) is a model who was given infill walls that has been modeled in such a way in the form of equivalent diagonal strut. After analysis, the results showed that the installation of the AAC infill walls will lead to a decrease in the contribution period and mode, as well as tend to minimize the value of roof displacement, total story drift , and inter-story drift. While the base shear force on the structure tends to rise at the beginning of the earthquake as a result there is an increase in stiffness, but back down which shows the redistribution of moments from the walls to the other structural elements. In addition, the results of the analysis prove that the amount of plastic hinge which suffered major structural damage also decreased. In this study, it was found that the analytical results for a particular case, which is a 20-storey reinforced concrete building with multiple systems, installation of autoclaved aerated concrete infill wall will give a response that is relatively better when compared to buildings without installation of AAC infill wall. However, further studies are still needed for the mounting influence of infill walls on the different models of the building.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiD
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id