Path: TopS2-ThesesGeodesy and Geomatics Engineering-FITB2007

INTENSIFIKASI PAJAK BUMI DAN BANGUNAN BIDANG USAHA BUDIDAYA PERIKANAN LAUT (STUDI KASUS TIRAM LAUT TELUK EKAS, LOMBOK)

INTENSIFICATION OF LAND AND BUILDING TAX IN THE MARICULTURAL SECTOR (A CASE STUDY OF PEARL OYSTER IN TELUK EKAS, LOMBOK)

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:15:52
Oleh : Dian Kuswarjanti (NIM 25105021), S2 - Geodetic Engineering
Dibuat : 2007-03-00, dengan 7 file

Keyword : Pearl Cultivation, SPOP, Tax Intensification
Subjek : Geodetic Engineering
Kepala Subjek : Engineering

ABSTRAK:





Dalam rangka meningkatkan penerimaan negara dari sektor pajak, pemerintah Republik Indonesia telah melakukan upaya penggalian potensi perpajakan, yang di dalamnya meliputi potensi pajak perikanan darat dan laut. Dengan adanya usaha perikanan secara tidak langsung akan memberikan pendapatan yang cukup potensial bagi pemerintah. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan pajak objektif yang pungutannya dikenakan terhadap bumi dan/atau bangunan. Masalah utama yang dihadapi dalam memperhitungkan jumlah pajak terhutang adalah terbatasnya informasi jumlah produksi dan biaya produksi dari budidaya mutiara sehingga penghitungan PBB terhutang hanya berdasarkan pada laporan wajib pajak melalui Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP).





Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perkiraan jumlah produksi mutiara dalam satu periode budidaya dengan menggunakan pendekatan teknik budidaya. Hasil pendugaan produksi mutiara selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis usahatani sehingga dapat diperkirakan pendapatan yang diterima oleh perusahaan budidaya mutiara. Penghitungan PBB terhutang dilakukan dengan menentukan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP berdasarkan pendekatan kapitalisasi pendapatan. Parameter yang diteliti adalah jumlah populasi tiram, biaya investasi, dan biaya produksi.





Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa untuk usaha budidaya mutiara dengan luas lahan 4 ha digunakan 20 unit longline. Sehingga dapat diperkirakan jumlah produksi mutiara dalam satu periode budidaya sebanyak 46.080 butir mutiara. Persentase kenaikan PBB terhutang yang dihitung melalui pendekatan teknik budidaya dan analisis usaha perikanan sebesar 6.815persen.





Analisis pendekatan teknik budidaya merupakan salah satu metode pendugaan produksi yang dapat digunakan untuk menduga produksi dan biaya-biaya perikanan sebagai dasar pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan sektor perikanan.

Deskripsi Alternatif :

ABSTRACT:





In attempts to increase state revenue from tax sector, the government of republic of Indonesia has done effort in tax potential exploration, including the potential of mariculture and aquaculture tax. The presence of business in mariculture through tax, indirectly, will provide some income for the government. Land and building tax (PBB) is an objective tax where their collection are imposed on land and/or building. Some main problems faced in calculating total payable taxes, among others, are limitation of information concerning to total number of pearl production and production expenses from pearl cultivation, therefore the PBB payable is based on taxpayer reporting throughout the tax report (SPOP).





The purpose of this research is to estimate number of pearls production in a cultivation period by using the cultivation technique approach. Furthermore, estimated production of pearl is analyzed with farming business analysis, therefore the profit from pearl cultivation farm can be estimated. The calculation of PBB payable is performed by determinate Tax Object Selling Price (NJOP)which is computed based on income capitalization approach. Parameters studied are total shell population, cost of investment, and production expenses.





Based on data analysis, it is known that for the business in 4 ha area is used 20 longlines. Therefore, it can be made estimation for total pearl production in a cultivation period are 46,080 pieces. The percentage of payable PBB increased 6,815percent calculated by the technical cultivation approach and farming business analysis.A technical cultivation approach analysis is a production estimation method that could be used to estimate mariculture production and their expenses as basis in mariculture PBB imposition.

Copyrights : Copyright (c) 2007 FITB ITB, Information Dissemination Right @ 2007 ITB Central Library, Jl. Ganesha 10 Bandung, 40132, Indonesia. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(1) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - Geodetic Engineering
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Agoes S. Soedomo, Ir., M.S.





    Pembimbing: Samsul Bachri, Dr., Ir., M.Eng.





    Scanner: Arnaz Driyastika M.





    (2007-12-03), Editor: driyastika

Download...