Path: TopS2-ThesesUrban and Regional Planning-SAPPK2011

THEMATIC COURTYARD DALAM MENAUTKAN LANDMARK KOTA PADA REVITALISASI KAWASAN TIONGHOA LASEM

THEMATIC COURTYARD IN LINKING CITY LANDMARK TO THE REVITALIZATION OF CHINATOWN OF LASEM

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:25:30
Oleh : DIAN DUHITA PERMATA (NIM : 25608001); Pembimbing : Dr. Ing.Ir. Himasari Hanan, MAE.; Dr. Ir. Woerjantari K. Soedarsono, MSA., S2 - Regional and City Planning
Dibuat : 2011, dengan 8 file

Keyword : Revitalisasi, hunian courtyard, pemukiman Tionghoa, Lasem

Lasem adalah sebuah kota kecil di Indonesia yang berada di perbatasan antara Jawa Tengah dengan Jawa Timur. Kota ini sangat kental dengan budaya etnis Tionghoa karena Lasem merupakan salah satu tempat mendaratnya pedagang Tionghoa di pantai utara. Melalui sungai Lasem yang berada di sebelah barat pemukimannya, pedagang Tionghoa mengembangkan perdagangan sehingga memiliki kekuatan ekonomi. Namun demikian Lasem kini hanya dikenal sebagai kota transit di jalur pantura dan banyak penduduk meninggalkannya sehingga Lasem menjadi kota yang mati. Potensi budaya kota Lasem sangat unik, dimana hunian yang dibangun oleh pendatang Tionghoa berupa hunian courtyard berdinding tinggi, warna putih yang memiliki gerbang dengan langgam Tionghoa sebagai main entrance hunian. Bangunan utama hunian merupakan akulturasi dari budaya Tionghoa dan Jawa, yang dicirikan oleh adanya altar sebagai tempat berdoa kepada leluhur dan tata letak bangunan yang diapit oleh ruang terbuka. Bangunan-bangunan pada hunian courtyard yang unik kini berubah fungsi dan bentuk menjadi bangunan komersial dengan tambahan elemen modern seiring dengan perkembangan ekonomi, terutama yang berada di sepajang jalur pantura serta menjadi bangunan pergudangan di area hunian Tionghoa. Hal ini menjadi ancaman bagi keberlanjutan warisan bersejarah di kota Lasem.



Tesis ini membahas revitalisasi yang perlu dilakukan dalam usaha peningkatan kualitas kawasan pemukiman Tionghoa yang bersejarah. Pada kajian literatur dilakukan pendalaman mengenai usaha-usaha perlindungan warisan bersejarah yang dilakukan baik pada tingkat internasional maupun skala nasional, serta penggalian mendalam mengenai tipologi hunian courtyard pada budaya Tionghoa. Melalui kajian literatur dan analisa kawasan dirumuskan kriteria desain perbaikan kawasan hunian Tionghoa Lasem. Revitalisasi diharapkan dapat meningkatkan penurunan kualitas lingkungan pada kawasan, dimana hunian courtyard tetap dilestarikan melalui adaptasi terhadap fungsi serta kegiatan baru.

Deskripsi Alternatif :

Lasem is a small city in Indonesia that lies in the border of Central Java and East Java. The city has strong Chinese tradition since it was one of the ports where Chinese merchant anchored in the Northern Coast. Through the Lasem River that lies on the west part of its settlement, the Chinese merchants expanded its trading and gained its economic strength. Nevertheless, at present, Lasem is known only as a transit city in Pantura route and since a number of the dwellers left, it became a dead city.



Lasem has unique culture potential where dwellings built by the new comers were courtyard with white high walls and gate as the main entrance with Chinese characteristic. The main building of the dwelling is an acculturation of the Chinese and Javanese culture, characterized by the presence of an altar as a place to pray to the ancestor and the layout of the building that is surrounded by open space. The form and function of the buildings in the unique courtyard dwelling are now changed into commercial with additional modern elements along with the economic development, especially the ones located along the Pantura route. They also turn into warehouse buildings in the Chinese dwelling area. It becomes a threat to the sustainability of the historical legacy in the city of Lasem.



This thesis is about the necessity of revitalization to be conducted as an effort to enhance the quality of historical Chinese dwelling. In the literature review, the efforts of preserving historical legacies in the international and national scales and the typology of the courtyard dwelling in the Chinese culture are being reviewed. Through this literature review and site analysis, design criteria of the improvement of Chinese dwelling area in Lasem, is being proposed. It is expected that the revitalization is able to increase the quality of the environment of the area where the courtyard dwelling is being preserved through adaptation to the new function and activities.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Ing.Ir. Himasari Hanan, MAE. Dr. Ir. Woerjantari K. Soedarsono, MSA., Editor: Alice Diniarti

File PDF...