Path: TopProceedingsJurnal Teknik Mesin2001

JURNAL TEKNIK MESIN, Vol. 16, No. 1, 2001

Journal from JBPTITBPP / 2016-11-11 14:45:51
Oleh : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri - Institut Teknologi Bandung, Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2001, dengan 3 file

Keyword : machine

PEMODELAN DAN SIMULASI SALURAN MOTOR BAKAR TORAK DUA LANGKAH DENGAN ALIRAN GAS TAK TUNAK (T. A. Fauzi Soelaiman, Rachmat K. Bachrun, dan Arthur M. Mangaranap) hal. 1-10

Motor bakar torak dua langkah merupakan salah satu jenis mesin konversi energi yang banyak digunakan di masyarakat terutama di bidang transportasi. Proses yang terjadi pada silinder dan saluran motor bakar dapat didekati dengan persamaan matematika dengan asumsi-asumsi yang merupakan batasan suatu model untuk mendekati proses yang sebenarnya. Pada pemodelan dan simulasi motor bakar torak dua langkah ini, aliran pada saluran dimodelkan sebagai aliran gas tak tunak (unsteady gas flow). Aliran gas tak tunak sangat penting dalam motor bakar torak dua langkah karena mempengaruhi proses pemasukan dan pengeluaran fluida kerjanya. Hasil simulasi dengan aliran gas tak tunak dapat digunakan untuk analisis panjang saluran masuk dan keluar yang diinginkan pada sebuah motor bakar torak dua langkah. Sebagai contoh, program ini dijalankan untuk sebuah motor bakar torak dua langkah MK1.


STUDI ANALISIS EFISIENSI ENERGI DAN TEKNO EKONOMI PENGERINGAN BUTIRAN MULTI TAHAP (J.P. Sitompul, S. Sumardiono, dan M.W. Sariyanto) hal. 11-17

Makalah ini bertujuan menganalisis energi dalam operasi pengeringan, karena energi merupakan tolok ukur besarnya efisiensi proses. Lebih lanjut tekno ekonomi juga dipelajari pada pengeringan produk pertanian, seperti padi, dalam deep-bed (unggun diam) multi tahap dengan fokus kasus dua tahap. Evaluasi efisiensi dilakukan terhadap data-data eksperimen meliputi efisiensi termal, efisiensi pengeringan, dan tekno ekomomi terhadap kebutuhan energi selama operasi pengeringan. Hasil analisis menunjukkan bahwa untuk pengeringan satu dan dua tahap, kenaikan tinggi unggun pada temperatur udara pengering konstan menyebabkan efisiensi pengeringan, efisiensi termal, kebutuhan energi, dan biaya operasi naik secara signifikan. Efisiensi termal, efisiensi pengeringan, dan kebutuhan energi turun seiring dengan kenaikan temperatur udara masuk, kondisi ini mengakibatkan biaya operasi pengeringan turun. Lebih jauh, untuk pengeringan unggun diam dua tahap memberikan efisiensi termal dan efisiensi pengeringan yang lebih besar dengan kebutuhan energi dan biaya operasi yang lebih rendah di bandingkan pengeringan satu tahap.


CIRI GETARAN MEKANIK DAN ARUS CATU PADA MOTOR LISTRIK INDUKSI 3-FASA AKIBAT EKSENTRISITAS CELAH UDARA (Indra Nurhadi, Andi Isra Mahyuddin, M. Ahmarudin) hal. 18-26

Makalah ini membahas kaji teoritik dan eksperimental untuk menentukan ciri arus catu stator dan getaran badan motor listrik induksi 3-fasa akibat sumbu rotor dan sumbu stator tak segaris (eksentris). Dari kaji teoritik dapat dirumuskan bahwa eksentrisitas ditandai oleh "getaran" arus stator sekaligus getaran mekanik pada frekuensi yang disebut "Principal Slot Harmonics (PSH)" dan "Dynamics Eccentricity Components (DEC)" yang bergantung pada jumlah slot pada stator dan rotor, jumlah pole dan slip. Eksperimen dilakukan untuk mengkaji penerapannya dalam praktek. Analisis spektrum pada motor uji menunjukkan bahwa sinyal arus stator dan sinyal getaran badan motor mengandung frekuensi PSH dan DEC yang amplitudonya meningkat karena eksentrisitas.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiD
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...