Path: Top > S2-Theses > Mechanical Engineering-FTMD > 2007

PENGARUH OKSIDASI MATERIAL PENGUAT TERHADAP KEKUATAN TEKAN STEEL FIBER REINFORCED ALUMINA SPINEL CASTABLE REFACTORY LAMJ-1

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:53:57
Oleh : DENY PONIMAN KOSASIH (NIM 23105021); Pembimbing : Dr. Ir. Aditianto Ramelan dan Hady Efendy, S.T., M.T., S2 - Mechanical Engineering
Dibuat : 2007, dengan 7 file

Keyword : Refraktori, Corrosion of steel fiber reinforcement alumina spinel castable, Alumina spinel, Oksidasi

Dari penelitian sebelumnya, teroksidasinya baja karbon sebagai penguat dari matriks alumina spinel castable refractory LAMJ-1 terjadi pada temperatur 1150 derajat C dengan holding time selama 6 jam. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dilakukan penelitian lanjut dengan menggunakan bahan material penguat baja, baja yang dilapis timah dan stainless steel dengan holding time selama 5 jam dan 7 jam pada temperatur pembakaran 1150 derajat C.


Hasil pengukuran diameter logam penguat yang tersisa pada sampel yang diperkuat baja karbon hasil pembakaran pada T=1150 derajat C dengan holding time 5 jam dan 7 jam menunjukkan terjadi pengurangan diameter sebesar 7% dan 16,6%. Untuk sampel yang diperkuat baja lapis timah pada holding time 7 jam terjadi pengurangan sebesar 2,1%. Sedangkan untuk sampel yang diperkuat stainless steel austenitik 304 adalah 1,1% dan 2,4% untuk holding time 5 dan 7 jam berturut-turut. Pada sampel yang diperkuat oleh baja karbon terjadi penambahan tebal lapisan oksida yang terbentuk sebesar 22,2%. Untuk sampel yang diperkuat stainless steel terbentuk celah diantara logam penguat dengan matriksnya dan terjadi penambahan tebal celah sebesar 17,4% dari holding time 5 jam ke 7 jam.


Karakterisasi SEM/EDS memperlihatkan fraksi berat Fe di daerah interface oksida-matriks untuk sampel yang berpenguat baja dengan holding time 5 dan 7 jam.adalah sebesar 47,6% dan 67,3%, untuk sampel yang diperkuat baja lapis timah holding time 7 jam adalah sebesar 64,4%. Untuk sampel yang diperkuat stainless steel meskipun terbentuk celah diantara logam penguat dengan matriks, pada daerah matriks terdapat kandungan Fe dengan fraksi berat sebesar 42,5% dan 83,6%.Karaktersiasi XRD menunjukkan fasa-fasa yang terjadi pada lapisan oksida untuk sampel berpenguat baja (5 jam) adalah Fe3O4, Fe2O3 dan FeAl2O4, (7 jam) Fe3O4, Fe2O3, FeAl2O4 dan Mg (Fe,Al)2O4. Sampel berpenguat baja lapis timah (7 jam) FeO, Fe3O4, Mg(Fe,Al)2O4. Sampel berpenguat stainless steel (5 jam) Fe3O4, Fe2O3, FeAl2O4 dan Mg(Fe,Al)2O4, (7 jam) Fe3O4, Fe2O3, MgCr2O3 dan Cr2O3.


Penurunan harga CCS pada sampel yang berpenguat baja dengan holding time 5 jam dan 7 jam adalah sebesar 4,5%. Sedangkan pada sampel berpenguat stainless steel terjadi kenaikan sebesar 8%. Untuk sampel yang diperkuat baja lapis timah dengan holding time 7 jam 25,26 MPa terjadi penurunan sebesar 12,3% dari harga CCS sampel yang diperkuat baja dengan holding time yang sama.

Deskripsi Alternatif :

From previous research, the oxidation of carbon steel as reinforced from alumina spinel castable refractory LAMJ-1 matrix takes places in 1150 degrees C with 6 hours holding time. Based on this research finding, it is performed a follow-up research by using steel reinforcing material, tin coated steel and stainless steels with 5 and 7 hours holding time in temperature 1150 degrees C.


The result of residual reinforcing material diameter measurement on samples that is reinforced by carbon steel from firing output on T = 1150 degrees C with 5 and 7 hours holding time show diameter reduction as 7% and 16.6%. For samples reinforced by tin coated steel on 7 hours holding time occurs a reduction as 2.1%. Meanwhile, samples reinforced by 304 austenitic stainless steel is 1.1% and 2.4% 5 and 7 hours holding time, respectively. On sample reinforced by carbon steel took places addition of oxide layer thickness as large 22.2%. For sample reinforced by stainless steel was formed a gap between reinforcing steel and its matrix and occurred gap thickness addition as large 17.4% from 5 to 7 hours holding time.


The SEM/EDS characteristics show the Fe weight fraction at oxide-matrix interface area for sample in steel reinforcement with 5 and 7 hours holding time as 47.6% and 67,3%, for sample reinforced by tin coated steel with 7 hours holding time is 64.4%. Meanwhile, sample reinforced by stainless steel, although it has gap between reinfrocing steel and matrix, in matrix area is available Fe content with weight fraction as large 42.5% and 83.6%. The XRD characteristic shows some occured phases on oxide layer for steel reinforced samples (5 hours) are Fe3O4, Fe2O3 and FeAl2O4, (7hours) Fe3O4, Fe2O3, FeAl2O4, and Mg(Fe,Al)2O4, Samples with lead-covered reinforcing steel (7 hours) FeO, Fe3O4, Fe2O3, FeAl2O4 and Mg(Fe,Al)2O4, (7 hours) Fe3O4, Fe2O3, MgCr2O3 and Cr2O3.


A reduction in CCS value on steel reinforced samples with 5 and 7 hours holding time is 4.5%. Meanwhile, samples with stainless steel reinforcer took places an increase as 8%. For sample reinforced by tin caoted steel with 7 hours holding time is 25.26 Mpa, there is 12.3% reduction from CCS value of steel reinforced steel with same holding time.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Ir. Aditianto Ramelan dan Hady Efendy, S.T., M.T., Editor: Rizki Apriyanti

File PDF...