Path: Top > S1-Final Project > Mechanical Engineering-FTMD > 2009

IDENTIFIKASI KERUSAKAN BANTALAN BOLA DAN BANTALAN ROL DENGAN METODE SHOCK PULSE, METODE PEAKVUE, DAN METODE GETARAN

BALL AND ROLLING BEARING FAULT IDENTIFICATION WITH SHOCK PULSE, PEAKVUE, AND VIBRATION METHOD

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:40:49
Oleh : DAVID CHRISTIAN SULAEMAN (NIM :13104060); Pembimbing : Dr. Ir. Zainal Abidin, S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2009, dengan 7 file

Keyword : Bantalan bola; Bantalan rol; shock pulse; metode peakveu; metode getaran

Bantalan adalah salah satu komponen mesin yang digunakan untuk menumpu poros yang berputar. Gaya yang berfluktuasi dan pelumasan yang tidak cocok dapat mengakibatkan cacat lokal pada bantalan gelinding. Cacat lokal ini dapat dideteksi melalui pengukuran sinyal getaran yang dihasilkan oleh bantalan saat beroperasi. Deteksi cacat awal pada bantalan memerlukan metode-metode untuk memproses sinyal getaran metode-metode tersebut adalah: metode shockpulse


(pulsa-kejut), dan metode peakvue (perambatan gelombang tegangan). Penelitian tentang perbandingan hasil analisis getaran dengan menggunakan metode shock pulse, metode peakvue dan metode getaran belum pernah dilakukan sebelumnya.


Dalam penelitian ini, pengukuran shock pulse, peakvue, dan getaran dilakukan dengan tujuan untuk mendeteksi cacat pada bantalan bola dan bantalan rol yang masing-masing terdiri atas: bantalan normal, dan bantalan dengan cacat pada lintasan luar maupun dalam. Beberapa parameter pengukuran divariasikan untuk melihat karakteristik shock pulse, peakvue, dan getaran,.


Berdasarkan hasil analisis dari pengujian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa metode shock pulse mampu mengidentifikasi baik cacat lintasan maupun ketaknormalan kondisi operasi bantalan. Sementara itu, hasil analisis dengan metode peakvue mampu menunjukkan beberapa cacat lintasan tetapi tidak dapat mendeteksi ketaknormalan kondisi operasi bantalan, sedangkan metode getaran kurang dapat menunjukkan baik cacat lintasan bantalan maupun


ketaknormalan kondisi operasi.

Deskripsi Alternatif :

Bearing is one of machine components which is used to support rotary shaft. Unbalance force and impropriate lubrication which occur on bearing will eventually cause local defect. This defect can be detected by measuring vibration signal which is generated by the bearing. Detecting local defect requires specific methods to process the vibration signal, such as: shock pulse and peakvue (stress wave propagation) methods. Research on comparing results between shock pulse, peakvue, and vibration methods has not been done so far.


In this research, shock pulse, peakvue, and vibration measurements are done to detect local defect on ball and roller bearing, each of which consisting of normal bearing, and bearing with outer and inner race defects. Some parameters are varied in this research to assess the variation of shock pulse, peakvue, and vibration analysis.


Based on the analysis of test results, it can be concluded that the shock pulse method is capable to identify defect on bearing and abnormal bearing operation. Similarly peakvue method can also identify some defects but cannot


detect abnormal bearing operation, in contrast, vibration method was failed to detect the existence of faults and abnormal bearing operation.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id