Path: Top > S1-Final Project > Geodesy and Geomatics Engineering-FITB > 2016

APLIKASI LIDAR UNTUK KEHUTANANAN DALAM ESTIMASI BIOMASSA (STUDI PENELITIAN : POHON PINUS, SUNTENJAYA, LEMBANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT,JAWA BARAT)

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:51:12
Oleh : CYGNUS DI APRILIO (NIM : 15111039) TIM Dosen ; Prof. Ir. Ketut Wikantika, M.Eng., Ph.D.: Dr. Budhy Soeksmantono, S.T., M.T., S1 - Department of Geodetic Engineering
Dibuat : 2016, dengan 6 file

Keyword : LiDAR, Biomassa, Model Alometrik

Perubahan iklim yang terjadi saat ini telah menjadi perhatian internasional. Perubahan iklim disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi karbon dioksida (CO2) di atmosfer. Hutan memiliki peranan penting dalam perubahan iklim, salah satunya berfungsi sebagai penyerap karbon. Karbon tersebut diserap dalam bentuk biomassa. Biomassa dapat dihitung secara langsung (ke lapangan) maupun secara tidak langsung (tanpa ke lapangan), namun perhitungan nilai biomassa secara langsung membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang jauh lebih besar dibandingkan secara tidak langsung. Penelitian ini ditujukan untuk menghitung nilai biomassa secara tidak langsung dengan menggunakan LiDAR. Biomassa yang dihitung dalam penelitian ini adalah biomassa pohon pinus. Perhitungan biomassa pohon pinus dilakukan dengan menggunakan dua model alometrik yang memiliki perbedaan dalam variabel yang digunakan, kedua model alometrik tersebut merupakan model dari Departemen Kehutanan Indonesia dan Heriyanto dkk (2005). Model alometrik tersebut menggunakan variabel data tinggi yang dapat dicari dengan menggunakan LiDAR dan diameter. Data tinggi didapat dengan melakukan ekstraksi koordinat dari hasil pendeteksian pohon dalam LiDAR. Hasil dari estimasi kedua model alometrik tersebut kemudian dibandingkan dan memiliki selisih biomassa sebesar 11,39 ton/ha.

Deskripsi Alternatif :

Climate change has always been a world wide trending topic. The climate change has caused by the increasing concentration of atmospheric carbon dioxide (CO2). Forest becoming a solution to this issue since trees have the ability to reduce the CO2 level on the atmosphere. CO2 which then absorbed as a certain organic material called biomass can be measured. Studies show that biomass measurement on certain site can be used as an estimation of CO2 absorbance ability. There are a lot of methods that can be used to measure biomass. The measurement can be done either with direct or indirect method. Direct biomass measurement takes a lot more resources such as time and money compared to indirect method. This research aimed to measure biomass stock with indirect method. Light Detection and Ranging which then called as LiDAR was used to measure pine trees biomass. The pine trees biomass measurement was conducted by using two allometric models made by Departemen Kehutanan Indonesia and Heriyanto et al (2005). The two models need pine tree height and diameter variable data from LiDAR. To be specific those pine tree height data were gathered by coordinate extraction and trees detection done in LiDAR. Estimation results from the two allometric models were then compared. The result shows that both have 11.39 ton/ha biomass difference.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Prof. Ir. Ketut Wikantika, M.Eng., Ph.D.: Dr. Budhy Soeksmantono, S.T., M.T., Editor:

File PDF...