Path: Top » S1-Final Project » School of Business and Management » 2007
MANAGING PRODUCTION SCHEDULE IN PT. X
Oleh : CRESNA PONTHY (NIM 19004017), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2007, dengan 7 file
Keyword : Aggregate Planning, Integer Linear Programming, Mean Square Error, Scheduling, Linear Cycle, Mean Flow Time
Perkembangan sektor industri manufaktur di Indonesia menunjukan grafik perkembangan ke arah yang lebih baik dari tahun ke tahun. Perkembangan ini menjadi suatu alasan tersendiri bagi setiap perusahaan untuk meningkatkan produktifitas dalam upaya menjaga konsumen mereka tetap loyal terhadap perusahaan tersebut. Perusahaan seperti PT. X mengalami permasalahan dalam hal memenuhi kebutuhan akan permintaan produk mereka. Masalah ini timbul dikarenakan jumlah permintaan yang ada tidak dapat dikerjakan semuanya karena kendala waktu yang terbatas hanya 720 jam per-bulannya, namun perusahaan harus mengerjakan 20 jenis produk yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan yang timbul dalam proses penjadwalan produksi, menentukan produk yang tepat untuk diproduksi setiap bulannya, menentukan jadwal produksi induk dalam upaya mencapai tujuan perusahaan. Dalam hal ini solusi yang diberikan mengacu pada tujuan dasar perusahaan yakni memperoleh keuntungan yang maksimum. Terdapat beberapa Model yang digunakan dalam mengolah data yang ada diantaranya adalah peramalan, Aggregate Planning using Integer Linear Programming (ILP), dan Scheduling. Dimodel peramalan, keempat metode peramalan harus dilakukan terlebih dahulu dalam upaya menemukan hasil terkecil dari Mean Square Error dan bagi metode yang memiliki nilai terkecil harus dipilih untuk menjadi model terbaik dalam upaya meramalkan permintaan yang akan datang. Setelah melakukan peramalan, lalu data hasil peramalan diolah untuk menentukan jenis produk mana yang paling menguntungkan untuk diproduksi. Hasil dari pengolahan data tersebut menunjukan bahwa rata-rata produk yang dihasilkan setiap bulan hanya berkisar 6-7 produk dengan keuntungan rata-rata perbulan mencapai Rp 3.912.347.306. Dalam hal ini perusahaan sudah memaksimalkan waktu produksi selama sebulan namun belum dapat memaksimalkan dari kapasitas mesin itu sendiri. Kesimpulan yang dapat dibuat dari penelitian ini adalah permasalahan utama dari perusahaan ini adalah terbatasnya waktu produksi, metode Liniear Cycle menjadi model yang paling baik dalam upaya meramalkan permintaan yang akan datang, perusahaan X harus menentukan produk yang paling tepat untuk diproduksi setiap bulannya, dan SPT menjadi metode yang terbaik dalam hal penjadwalan produksi dengan dasar perhitungan Mean Flow Time.
Deskripsi Alternatif :The development of manufacture industry in Indonesia tends to increase to very good direction year by year. These developments become one reason for every company to start to improve their productivity level in order to keep good relationship with its customer. A company likes PT. X faced several problems in fulfill customer's demand. These problems occurred when total demand each month cannot be process because maximum time to produce the products only 720 hours per-month, while company has to deal with 20 different type of products. The main purposes in this research are to identify the main problem in production schedule process, determine the right products to produce in particular month, and determine Master Production Schedule in order to achieve company's objectives. In this matter the solution has to consider company's objective to gain maximum revenue through choosing the right products to produce each month. There are several models in order to processing the data, first is forecasting, second is Aggregate Planning using Integer Linear Programming (ILP), and scheduling. In forecasting, all four methods must be calculate in order to find which method result the lowest mean square error and for the method who resulted the lowest mean square must be chosen as the best method to forecast future demand. Then the result from forecasting will be use to determine the right products to produce in purpose to achieve maximum revenue each particular month. Then the calculations resulted 6-7 products needed to be produce each month and average revenue is Rp
3.912.347.306 each month. By implement this recommendation,company X could maximize its production time in whole month but still far to maximize its capacicty. The conclucion in this research are company X Main problem is limited production time, Linear Cycle Method becomes the best model to calculate future demand, Company X needs to determine the right products to produce in particular month, and SPT becomes the most appropriate scheduling approach base on mean flow time calculation
Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.
Beri Komentar ?#(0) | Bookmark
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| ID Publisher | JBPTITBPP |
| Organisasi | Central Library Institute Technology Bandung |
| Nama Kontak | Drs. Mahmudin, SIP. |
| Alamat | Jl. Ganesha 10 |
| Kota | Bandung |
| Daerah | Jawa Barat |
| Negara | Indonesia |
| Telepon | 62-22-2509118, 2500089 |
| Fax | 62-22-2500089 |
| E-mail Administrator | digilib@lib.itb.ac.id |
| E-mail CKO | digilib@lib.itb.ac.id |