Path: Top > Electronics clipping > 2005

DJOKO SANTOSO REKTOR BARU ITB

Pikiran Rakyat Online: Selasa, 18 Januari 2005
Clipping from JBPTITBPP / 2007-02-14 18:43:01
Oleh : A-90, Pikiran Rakyat
Dibuat : 2005-01-18, dengan 1 file

Keyword :

Djoko Santoso, Rektor, ITB


Url : http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0105/18/0103.htm

JAKARTA, (PR).-

Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc. terpilih sebagai Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) periode 2005-2010, setelah diputuskan dalam Rapat Pleno Majelis Wali Amanat (MWA) ITB yang berlangsung di Gedung A Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) Jakarta, Senin (17/1) malam.

Dalam proses pemilihan yang didasari ketentuan Pasal 30 Peraturan Pemerintah No. 155/2000 dan SK Menteri Pendidikan Nasional No. 137 tanggal 24 September 2001 tersebut, Djoko yang selama ini menjabat Ketua Senat Akademik ITB meraih perolehan suara sebanyak 18 suara, menyisihkan Dr. Ir. Adang Surahman (Wakil Rektor ITB Bidang Akademik dan Kemahasiswaan) yang mendapat 7 suara, serta Prof. Dr. Ir. Satryo S. Brojonegoro (Dirjen Pendidikan Tinggi) yang tak mendapat suara. Sedangkan 1,15 suara lainnya abstain. Rapat pleno MWA tersebut dihadiri 19 anggota, di mana anggota MWA yang mewakili rektor ITB dan yang menjadi calon rektor tidak mempunyai hak suara. Namun dalam pemilihan yang sebelumnya didahului dengan acara presentasi dari masing-masing calon-calon tersebut, hanya dihadiri 18 orang yang memiliki hak suara. Sesuai ketentuan 17 anggota masing-masing mempunyai satu kartu suara, sedangkan Mendiknas selaku wakil pemerintah mempunyai 9,15 kartu suara atau ekuivalen 35 persen suara dari hak suara yang sah. Pemilihan itu sendiri berjalan sangat tertutup.

Ketua Panitia Pemilihan Prof. Dr. I Dewa Gede Raka dalam keterangannya usai pemilihan mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada media massa yang telah memberi masukan secara tidak langsung dalam penciptaan opini publik berkenaan proses pemilihan rektor ITB yang berjalan sekira dua bulan lebih ini.

Sementara, Ketua MWA, H.S. Dillon mengatakan pemilihan yang berlangsung selama ini telah berjalan sesuai peraturan perguruan tinggi BHMN (Badan Hukum Milik Negara-red). "Mudah-mudahan dengan terpilihnya Djoko Santoso, ITB ke depan akan lebih maju dan dapat memberikan kontribusi pendidikannya demi kemajuan bangsa," katanya.

Djoko Santoso dalam komentarnya menyebutkan, saat ini berbagai harapan tengah ditumpukan kepada lembaga ITB. Berbagai harapan tersebut antara lain soal pendidikan yang bermutu dan terjangkau oleh masyarakat, serta harapan atas keberadaan ITB untuk turut serta menangani berbagai masalah lokal dan nasional. "Dua harapan ini saja merupakan beban yang begitu berat yang harus dilakukan ITB. Tapi bukan berarti kita tak akan memenuhinya. Semua tengah kita usahakan," ujarnya.

Djoko menambahkan, untuk tercapainya harapan tersebut dirinya akan bekerja sama dengan komponen masyarakat tentang apa saja yang harus dilakukan ITB. Program pendek untuk lima tahun kedepan ini, tentunya harus berjalan dengan upaya komunikasi yang baik. Hingga ke depan ITB dapat menjadi perguruan tinggi yang bermutu dan baik untuk bangsa ini," lanjutnya.

Mengomentari soal jabatan ketua senat akademik yang kini tengah disandangnya, Djoko menegaskan bahwa jabatan tersebut akan segera dilepaskannya. "Besok akan direncanakan pergantian ketua senat akademik yang baru," tegasnya.

Sementara keterangan lain menyebutkan bahwa upacara pelantikan Djoko sebagai rektor baru akan dilaksanakan pada Sabtu (29/1) mendatang di Kampus ITB Jln. Ganesha Bandung...

Deskripsi Alternatif :

JAKARTA, (PR).-

Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc. terpilih sebagai Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) periode 2005-2010, setelah diputuskan dalam Rapat Pleno Majelis Wali Amanat (MWA) ITB yang berlangsung di Gedung A Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) Jakarta, Senin (17/1) malam.

Dalam proses pemilihan yang didasari ketentuan Pasal 30 Peraturan Pemerintah No. 155/2000 dan SK Menteri Pendidikan Nasional No. 137 tanggal 24 September 2001 tersebut, Djoko yang selama ini menjabat Ketua Senat Akademik ITB meraih perolehan suara sebanyak 18 suara, menyisihkan Dr. Ir. Adang Surahman (Wakil Rektor ITB Bidang Akademik dan Kemahasiswaan) yang mendapat 7 suara, serta Prof. Dr. Ir. Satryo S. Brojonegoro (Dirjen Pendidikan Tinggi) yang tak mendapat suara. Sedangkan 1,15 suara lainnya abstain. Rapat pleno MWA tersebut dihadiri 19 anggota, di mana anggota MWA yang mewakili rektor ITB dan yang menjadi calon rektor tidak mempunyai hak suara. Namun dalam pemilihan yang sebelumnya didahului dengan acara presentasi dari masing-masing calon-calon tersebut, hanya dihadiri 18 orang yang memiliki hak suara. Sesuai ketentuan 17 anggota masing-masing mempunyai satu kartu suara, sedangkan Mendiknas selaku wakil pemerintah mempunyai 9,15 kartu suara atau ekuivalen 35 persen suara dari hak suara yang sah. Pemilihan itu sendiri berjalan sangat tertutup.

Ketua Panitia Pemilihan Prof. Dr. I Dewa Gede Raka dalam keterangannya usai pemilihan mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada media massa yang telah memberi masukan secara tidak langsung dalam penciptaan opini publik berkenaan proses pemilihan rektor ITB yang berjalan sekira dua bulan lebih ini.

Sementara, Ketua MWA, H.S. Dillon mengatakan pemilihan yang berlangsung selama ini telah berjalan sesuai peraturan perguruan tinggi BHMN (Badan Hukum Milik Negara-red). "Mudah-mudahan dengan terpilihnya Djoko Santoso, ITB ke depan akan lebih maju dan dapat memberikan kontribusi pendidikannya demi kemajuan bangsa," katanya.

Djoko Santoso dalam komentarnya menyebutkan, saat ini berbagai harapan tengah ditumpukan kepada lembaga ITB. Berbagai harapan tersebut antara lain soal pendidikan yang bermutu dan terjangkau oleh masyarakat, serta harapan atas keberadaan ITB untuk turut serta menangani berbagai masalah lokal dan nasional. "Dua harapan ini saja merupakan beban yang begitu berat yang harus dilakukan ITB. Tapi bukan berarti kita tak akan memenuhinya. Semua tengah kita usahakan," ujarnya.

Djoko menambahkan, untuk tercapainya harapan tersebut dirinya akan bekerja sama dengan komponen masyarakat tentang apa saja yang harus dilakukan ITB. Program pendek untuk lima tahun kedepan ini, tentunya harus berjalan dengan upaya komunikasi yang baik. Hingga ke depan ITB dapat menjadi perguruan tinggi yang bermutu dan baik untuk bangsa ini," lanjutnya.

Mengomentari soal jabatan ketua senat akademik yang kini tengah disandangnya, Djoko menegaskan bahwa jabatan tersebut akan segera dilepaskannya. "Besok akan direncanakan pergantian ketua senat akademik yang baru," tegasnya.

Sementara keterangan lain menyebutkan bahwa upacara pelantikan Djoko sebagai rektor baru akan dilaksanakan pada Sabtu (29/1) mendatang di Kampus ITB Jln. Ganesha Bandung...

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiP
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Scan:
    Ena Sukmana, S.Sos. (2006-02-24), Editor:

File PDF...