Path: Top » S2-Theses » Geology Engineering » 1999

STUDI ALTERASI DAN MINERALISASI SULFIDA DAERAII GUNUNG GOONG DAN SEKITARNYA, GUNUNG PONGKOR, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT (Berdasarkan Inti Bor)

Master Theses from JBPTITBPP / 2012-06-15 15:36:27
Oleh : Budi Wijaya NIM 22096001, S2 - Geology
Dibuat : 1999-09-00, dengan 11 file

Keyword : mountain ; caldera ; quartz-chlorite-kaolinite/momnorikmite-catbonate ericitac, quartz-chlorite-craolinite/mommorilonite , quartz-chlorite-kaolinite/montmorilonite/illitelsericite feldspar.
Kepala Subjek : Earth Sciences
Nomor Panggil (DDC) : 553.668 WIJ

Abstrak:



Daerah Gunung Goong merupakan salah satu daerah prospek di daerah penambangan Gunung Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Batuan penyusun daerah tersebut terdiri dari lava andesit dengan sisipan batuan piroldastik yang teralterasi dan termineralisasi, dan dapat disebandingkan dengan Formasi Ci m pag yang berumur Miosen Awal. Alterasi daerah Gunung Goong dapat dikelompokkan menjadi 3 himpunan mineral, yaitu himpunan kuarsa-klorit-caolillit / momnorikmit karbon aeserisit kurang lebih epidot, himpunan kuarsa-klorit-kaolinit / monmorilonit kurang lebih serisit clan himpunan kuarsa-klorit-kaolinit/momnorilonit/illiterisit kurang lebih felcispar/edmontit Ketiga himpunan mineral tersebut menandakan adanya proses overprint dari beberapa alterasi, yaitu propilitik, filik, argilik, dan silisifikasi. Sedangkan mineralisasi di daerah Gunung Goong didominasi oleh pirit yang berasosiasi dengan sfalerit, galena, hematit dan oksida mangan. Berdasarkan data unsur sekunder dan dating K/Ar Coda adularia yang dijumpai pads daerah Pongkor, dinyatakan bahwa mineralisasi di daerah Pongkor berumur 8-9 juta tahun yang lalu clan 2.050.05 juta tahun yang Ialu.



Daerah Gunung Pongkor merupakan suatu kaldera vollcano-lektonik Batuan penyusunnya telah teralterasi dan terpotong oleh urat kuarsa dan karbonat yang termineralisasi. Urat-urat yang memotong batuan di daerah tersebut terbentuk akibat rekahan yang terjadi pada saat pembentukan kaldera maupun diakibatkan oleh sesar-sesar berarah NW-SE hingga NNE-SSW yang memotong daerah Gunung Pongkor. Berdasarkan data sekunder, kaldera tersebut terbentuk akibat rekahan yang terjadi pada saat pembendukan kaldera tersebut diikuti oleh proses magmatisme, yang akhirnya berakibat tedadinya alterasi dan mineralisasi di daerah tersebut. Dari studi inklusi fluida didapatkan bahwa fluida hidroternial yang berperan claim sistem alerasi di daerah Gunung Goon, mempunyai rentang temperatur 176 derajat - 177 derajat C, dengan kurang lebih mode kurang lebih 215.3 derajat C dan rata-rata 218,4 derajat C, serta mempunyai salinitas antara 0,554601-2356341%wt. NaCl eq. Berdasarkan temperatur dan kondisi fluida tersebut, tipe alerasi di gimung Goon tan sekitarnya termasuk tipe epitermal stdfidasi rendah (low suiphidation epithermal system).

Copyrights : Copyright (c) 1999 by Fakultas Ilmu Kebumian Dan Teknologi .Information Dissemination Right @2008 ITB Central Library, Jl. Ganesha 10 Bandung,40132, Indonesia. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author to ITB Central Library in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - Geology
Nama KontakDrs. Mahmudin, SIP.
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOdigilib@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing 1 : Rubim Soeria-Atmadja,Dr.,Prof. ;



    Pembimbing 2 : Totok Daryanto,Ir.,Dr.




    Scanner: Alice Diniarti; 2008-01-13.APLIKASI METODE , Editor: Alice Diniarti

Review...