Path: Top > S1-Final Project > Urban and Regional Planning-SAPPK > 2009

STUDI KELAYAKAN PROYEK I PENGEMBANGAN WISATA JAMBUSARI FAMILY PARK KABUPATEN CILACAP

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:30:33
Oleh : BAGUS BANNY (NIM 15404085), S1 - Regional and City Planning Study Programme
Dibuat : 2009, dengan 7 file

Keyword : lintas sektoral, diversifikasi wisata, masterplan,biaya operasional dan kapital, efek ekonomi multi ganda.

Pariwisata memang sebuah fenomena lintas sektoral yang paling luas, dimana semua unsur dalam masyarakat dapat dijual. Karena pada dasarnya pariwisata adalah hiburan, kesenangan, pengalaman menarik yang belum pernah dilihat maupun dilakukan dan bisnis. Disinilah perlu kejelian dalam menangkap peluang ini dan kemampuan menjual menjadi suatu keharusan. Oleh karenanya, pemerintah Kabupaten Cilacap menangkap pengertian ini dengan membuat suatu perencanaan pariwisata yang lebih variatif dari wisata yang telah berkembang saat ini. Berbagai alasan mendasari pembuatan perencanaan wisata baru ini seperti pendapatan daerah yang mengalami penurunan, disamping alasan perlunya diversifikasi wisata di Kabupaten Cilacap.

Untuk itu, disusunlah sebuah masterplan pariwisata bertemakan "taman wisata" yang diberi nama "Jambusari Family Park". Masterplan yang diharapkan dapat menjadi acuan pengembangan wisata Jambusari sendiri maupun wisata lain di Cilacap. Namun demikian, dalam pelaksanaannya tidak semudah perumusan masterplannya. Kesulitan yang dihadapi adalah pengejawantahan rencana dalam kebijakan tata kelola wisata di Kabupaten Cilacap. Studi kelayakan investasi yang telah dilakukan oleh pemerintah melalui konsultan menunjukkan indikasi pengembalian modal pada program pengembangan wisata ini memakan waktu yang cukup lama. Oleh karenanya pemerintah berdaya upaya untuk mengatasi, salah satunya dengan membagi pelaksanaan rencana kedalam 4 tahapan pengembangan atau empat proyek, dimana proyek I adalah tahapan terpenting wisata Jambusari karena memuat atraksi utama wisata Jambusari. Namun, tinjauan terhadap aspek finansial dari masing-masing proyek, terlebih lagi proyek I belum dilakukan. Lebih lanjut, tujuan studi ini adalah untuk "mengkaji kelayakan proyek I pengembangan wisata Jambusari berdasarkan sisi finansialnya", dengan rincian sasaran: (1) identifikasi kebutuhan biaya proyek I; (2) analisa proyeksi wisatawan; (3) identifikasi struktur penerimaan; dan (4) tinjauan kelayakan secara finansial. Metoda pendekatan studi meliputi: (1) analisis deskriptif; dan (2) analisis kelayakan finansial melalui tinjauan kriteria evaluasi investasi: net present value (NPV), internal rate of return (IRR), dan analisis sensitivitas.

Pelaksanaan studi menghasilkan temuan studi dari sisi: (1) struktur pembiayaan, bahwa untuk biaya modal yang dibebankan adalah sebesar Rp. 33.342.400.000,00, pembiayaan tersebut ditambah dengan biaya pengeluaran rutin berupa biaya operasional dan kapital dengan total menjadi sebesar Rp. 390.772.387.085.00; (2) jumlah wisatawan pada akhir periode/tahun 2030 sebesar 10.302.149 orang; (3) jumlah penerimaan wisata yang didapatkan hingga akhir periode totalnya sebesar Rp. 803.906.141.547,00, penerimaan ini didapat dari tingkat penjualan tiket masuk kawasan, wahana, penerimaan parkir dan sewa tempat; (4) kelayakan finansial, diketahui bahwa besar NPV: Rp. 17.117.266.057, IRR sebesar 12,40%, dan dari analisis sensitivitas kelayakan ditentukan dari asumsi jumlah wisatawan dan pertumbuhannya; Selanjutnya, kesimpulan dari studi adalah kelayakan dari sisi finansial proyek I pengembangan wisata Jambusari menunjukkan penerimaan, baik dari sisi NPV yang bernilai positif maupun IRR-nya. Kemudian faktor yang memiliki nilai kritis/sensitif terhadap perubahan dalam tingkat keuntungan proyek ialah faktor tingkat penjualan. Hasil temuan ini bukan berarti menjadi patokan penentu ketidakberlangsungan proyek wisata ini. Temuan studi ini merupakan tolak ukur awal ekonomi bagi pengembangan suatu lahan sebagai investasi wisata. Masih harus dilihat dari perspektif lain dalam penentuan pengambilan kebijakan investasi wisata Jambusari kedepan, seperti melihat efek ekonomi multi ganda yang diakibatkan dari adanya pengembangan suatu tujuan wisata serta dampak terhadap konteks perencanaan wilayah.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Drs. Arief Rosyidie, MSP., M.Arch., Ph.D., Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...