Path: Top > S1-Final Project > Urban and Regional Planning-SAPPK > 2017

PERSOALAN PENGADAAN LAHAN UNTUK PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL DEPOK-ANTASARI

LAND ACQUISITION ISSUES FOR THE DEVELOPMENT OF THE DEPOK-ANTASARI TOLL ROAD

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:30:36
Oleh : AULIA OKTAVIANI, S1 - Regional and City Planning-SAPPK (aulia.oktaviani@gmail.com)
Dibuat : 2017-09-28, dengan 1 file

Keyword : evaluasi formal, evaluasi semu, pengadaan tanah/pembebasan lahan bagi pembangunan untuk kepentingan umum, Jalan Tol Depok-Antasari, variabel yang mempengaruhi terhambatnya pembebasan lahan, faktor penghambat
Subjek : Perencanaan Kota dan Tata Guna Lahan
Nomor Panggil (DDC) : 711.7

Jalan merupakan salah satu infrastruktur yang penting bagi mobilitas penduduk. Salah satu jalan yang sedang dibangun Pemerintah saat ini adalah Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) yang menghubungkan Depok dan Antasari di Jakarta Selatan. Pembangunan Jalan Tol Desari telah dimulai sejak tahun 2006. Pembangunan Jalan Tol Desari yang seharusnya ditargetkan untuk selesai pada tahun 2009 tidak dapat terlaksana akibat terhambatnya proses pengadaan lahan. Dengan menggunakan metoda evaluasi formal dan evaluasi semu, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi terhambatnya proses pengadaan lahan pada proyek pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari. Pada penelitian ini diketahui bahwa proses pengadaan lahan proyek Jalan Tol Desari belum dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Terdapat berbagai variabel yang mempengaruhi terhambatnya proses pengadaan lahan Jalan Tol Desari, pada awal proses pengadaan lahan, nilai ganti kerugian yang tidak sesuai menjadi salah satu penghambat karena musyawarah penentuan ganti kerugian sulit menemukan mufakat. Pada perkembangan proses pengadaan lahan saat ini, dana pembebasan lahan yang terbatas juga menghambat proses pengadaan lahan jalan tol tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang menghambat pembangunan Jalan Tol Desari adalah faktor ekonomi, sejarah, dan status kepemilikan lahan.

Deskripsi Alternatif :

Road is one of infrastructure that have an important role to support the needs of community mobility. One of the infrastructure development that currently built by the goverment is Depok-Antasari (Desari) Toll Road. Desari Toll Road connect Depok and Antasari in South Jakarta. This development begin in 2006 and should be finished by 2009, but some problems occur during the land acquisition process so the development has not finish yet. Using formal evaluation and pseudo-evaluation method, this study aim to explain factors that become constraint on the land acquisition process in the development of Desari Toll Road. In this study, it is known that the implementation of land acquisition process in Desari Toll Road has not suit the regulations. There are some variables that affect the process of land acquisitions in Desari Toll Road. In the beginning of the development, the value of the land was not accordance. This issue made the discussion between the goverment and the owner of the land difficult to meet consensus. Nowaday, the problem that occur is the funding constraint of the land acquisition. This study shows the factors that become constraint on the land acquisition process in the development of Desari Toll Road are economy, history, and status of land ownership

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Prof. Haryo Winarso, M.Eng., Ph.D., Editor: Yoninur Almira

File PDF...