Path: Top > S2-Theses > Chemical Engineering-FTI > 2004

KARAKTERISASI SEL TUNAM OKSIDA PADAT

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 14:51:59
Oleh : Astrilia Damayanti (NIM 23002001), S2 - Chemical Engineering
Dibuat : 2004-12-15, dengan 7 file

Keyword : SOFC, kondisi operasi, umur sel, polarisasi, efisiensi
Kepala Subjek : Chemical Engineering
Nomor Panggil (DDC) : T 660.284 43 DAM

ABSTRAK:





Sel tunam atau fuel cell (FC) merupakan pembangkit energi listrik alternatif yang banyak dikembangkan, karena efisiensinya tinggi, hening dan ramah lingkungan. Sel tunam beroperasi secara elektrokimia, mengubah energi kimia yang terkandung dalam bahan bakar dan oksidan langsung menjadi energi listrik. Sebagai bahan bakar digunakan hidrogen atau hidrokarbon, dan sebagai oksidan digunakan oksigen atau udara.





Sel tunam oksida padat atau solid oxide fuel cell (SOFC) adalah sel bahan bakar yang menggunakan senyawa oksida padat sebagai elektrolit, beroperasi pada tekanan atmosferik dan temperatur sangat tinggi. SOFC memiliki toleransi tinggi terhadap kontaminan bahan bakar, mudah ditangani karena tidak melibatkan fasa cair, dan gas buangannya dapat dimanfaatkan untuk co-generation sehingga dapat meningkatkan efisiensi sistem keseluruhan. Karena beroperasi pada suhu sangat tinggi, SOFC memerlukan bahan konstruksi khusus untuk komponen-komponen utama maupun pendukungnya, sehingga harganya relatif mahal.





Komponen utama SOFC yang diujikan pada percobaan ini adalah tipe ASC1 buatan InDEC B. V-Netherland dengan ukuran 5 cm x 5 cm, dirangkai dengan asbes, kabel (konduktor) dan tube stainless steel. Seluruh rangkaian sel tersebut diletakkan dalam cangkang yang terbuat dari stainless steel AISI 304 setebal 1,5 mm dan diisolasi menggunakan semen tahan api sekurang-kurangnya tipe C-12 high alumina. Variabel yang divariasikan adalah temperatur operasi dan laju alir gas H2 umpan. Sedangkan konstruksi sel tunam oksida padat, tekanan operasi, dan perbandingan laju alir bahan bakar terhadap oksidan tidak divariasikan.





Dari hasil percobaan didapatkan bahwa kondisi operasi optimum sel uji dicapai pada temperatur 700 derajat C dan laju alir H2 umpan 45 menit. Umur sel dengan pemanasan tidak kontinyu (temperatur 700 derajat C dan laju alir H2 45 menit) dapat mencapai empat siklus yang masing-masing ekivalen dengan kira-kira lima jam, karakteristik polarisasi didominasi oleh polarisasi konsentrasi dan efisiensi tegangan dapat mencapai 55,59%.

Copyrights : Copyright (c) 2004 FTI ITB, Information Dissemination Right @ 2008 ITB Central Library, Jl. Ganesha 10 Bandung, 40132, Indonesia. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Isdiriyani Nurdin, Dr.





    Scan: Arnaz Driyastika M.





    (2008-01-08), Editor: driyastika

File PDF...