Path: Top > S2-Theses > Transportation-SAPPK > 2016

EVALUASI KARAKTERISTIK MODULUS RESILIEN DAN DEFORMASI PERMANEN CAMPURAN BETON BERASPAL (AC-BINDER COURSE) YANG MENGGUNAKAN CAMPURAN AGREGAT BERABRASI TINGGI DAN AGREGAT STANDAR

RESILIENT MODULUS AND PERMANENT DEFORMATION CHARACTERISTICS EVALUATION OF ASPHALT CEMENT MIXTURE (AC-BINDER COURSE) USING MIXED HIGH ABRASION AGGREGATES AND STANDARD AGGREGATES

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:29:58
Oleh : ASTRIEREZA PRERY ADITHYA (NIM : 26913305), S2 - Transportation
Dibuat : 2016, dengan 8 file

Keyword : AC-Binder Course, Agregat Substandar, Abrasi tinggi, Aspal Pen 60/70, Modulus Resilien, Deformasi Permanen.

Agregat substandar adalah agregat yang tidak memenuhi sifat yang disyaratkan dalam spesifikasi jalan, antara lain berat jenis, nilai pastisitas, penyerapan dan

abrasi yang akan mempengaruhi tingkat kelekatan agregat terhadap aspal pada campuran beraspal. Tujuan utama dari penelitian ini yaitu meneliti pengaruh agregat substandar bernilai abrasi tinggi (>40%) yang divariasi dengan agregat standar (berabrasi ≤40%) pada campuran beraspal gradasi menerus (AC-BC) terhadap nilai kekakuan dan ketahanan terhadap deformasi. Sifat fisik agregat diuji dan dibandingkan menggunakan spesifikasi Bina Marga 2010, sedangkan karakteristik campuran diperoleh melalui pengujian Marshall, Modulus Resilien dengan pengujian UMATTA dan deformasi permanen dengan menggunakan Wheel Tracking Machine (WTM). Prosentase penggunan campuran agregat substandar dan agregat standar pada pengujian ini adalah 100-0, 80-20, 60-40, 50-50 dan 0-100. Berdasarkan pengujian abrasi, Aggregate Crushing Value (ACV) dan Aggregate Impact Value (AIV) diperoleh bahwa peningkatan penambahan agregat standar

dalam agregat substandar menurunkan nilai abrasi, ACV dan AIV. Hasil uji Marshall pada variasi 60-40, 50-50 dan 0-100 menunjukkan bahwa penambahan agregat standar dalam agregat substandar meningkatkan Stabilitas Marshall dan IKS (Indeks Kekuatan sisa) namun nilai IKS masih dibawah spesifikasi. Hasil pengujian UMATTA pada temperatur 25C dan 45C variasi 60-40, 50-50 dan 0-

100 kekakuan campuran (Modulus Resilien) semakin tinggi. Hasil pengujian deformasi permanen dengan WTM pada temperatur 45°C dan 60°C, nilai Stabilitas Dinamis menunjukkan nilai tertinggi terjadi pada campuran 50-50.

Hasil pengujian campuran beraspal AC-BC menggunakan agregat substandar dan agregat standar memberikan hasil yang lebih baik terhadap nilai kekakuan namun rentan terjadi degradasi terhadap beban yang berlebih dan lama pembebanan.

Deskripsi Alternatif :

Substandard aggregates is aggregates which isn't required at paving specification, such as specific gravity, plasticity, absorption and abrasion that will effect stickness at asphalt mixture. The objective of this research is to evaluate the influence of substandad aggregate-high abrasion value (>40%) were veried by standard aggregates (abrasion ≤40%) on a continuous gradation asphalt mixture (AC-BC) to the value of stiffness and deformation. Properties of aggregates were tested and compared using specification of Bina Marga 2010, while the mix of characteristics obtained through Marshall Test, Resilient Modulus using UMATTA and permanent deformation using Wheel Tracking Machine (WTM). Percentage of substandard aggregates and standard aggregates in this research is 100-0, 80-20, 60-40, 50-50 and 0-100. Abrasion, Aggregate Crushing Value (ACV) and Aggregate Impact Value (AIV) testing, results showed that increasing the propotion of standard aggregates will lower the abrasion, ACV and AIV value. Marshall test results on the variation of 60-40, 50-50 and 0-100 indicate that te addition of standard aggregate improving the Marshall Stability and residual strength index, but the residual strength index velue is still below of spesifications. UMATTA test results at 25°C and 45°C temperature variation of 60-40, 50-50 and 0-100 that mix stiffness (resilient modulus) higher. Test result of permanent deformation using WTM at temperature

45°C and 60°C, the highest dynamic stability value at 50-50 mixture. The test results using the asphalt mixture of aggregate and aggregate sub-standard gives a better result on the value of stiffness but it susceptible to degradation against overloading and long loading.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing :

    Prof. Dr. Ir. Bambang Sugeng S., DEA;

    Dr. Ir. Djunaedi Kosasih, M.Sc., Editor: Alice Diniarti

File PDF...