Path: Top > S1-Final Project > Environmental Engineering-FTSL > 2015

INVENTARISASI EMISI BANDARA DARI SUMBER TIDAK BERGERAK, INFRASTRUKTUR BANDARA DAN LALU LINTAS KENDARAAN BERMOTOR (Studi Kasus : Bandara Internasional Soekarno-Hatta)

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:25:18
Oleh : ASTRID TIARA BENING ( NIM 15311041 ), Department of Environmental Engineering
Dibuat : 2015, dengan 9 file

Keyword : infrastruktur, inventarisasi emisi bandara, tidak bergerak, kendaraan bermotor

Secara umum, kenaikan pertumbuhan moda transportasi udara telah disertai dengan kenaikan jumlah energi yang dianggap mampu menurunkan kualitas udara sekitar bandara. Pesawat hanya salah satu dari beberapa sumber emisi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, makalah ini hanya membahas tentang emisi dari sumber tidak bergerak, infrastruktur bandara dan lalu lintas kendaraan sebagai rangkaian aktivitas pendukung yang berlangsung di kawasan bandara. Dalam konteks kualitas udara, inventarisasi emisi di bandara diperlukan guna mengetahui beban emisi gas rumah kaca (GRK) dan non gas rumah kaca (non GRK). Inventarisasi tersebut dilakukan sejalan dengan program pengendalian pencemaran udara dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Ruang lingkup studi diklasifikasikan kedalam tujuh zona yaitu : Pertamina Airport Fuel Depot, GMF AeroAsia, Airport Fire Brigade, Soekarno-Hatta Power Station,Terminal 1 Soekarno-Hatta, Terminal 2 Soekarno-Hatta, dan Terminal 3 Soekarno-Hatta. Klasifikasi zona dilakukan untuk mempermudah identifikasi sumber emisi dan penyajian infografis emisi di kawasan Bandara Internationa1 Soekarno-Hatta dari sumber tidak bergerak, infrastruktur bandara dan lalu lintas kendaraan bermotor. Perbandingan emisi gas rumah kaca (terdiri dari CO2, N2O dan CH4) dan emisi non gas rumah kaca (terdiri dari CO, NOx, VOC, HC, SO2 dan PM10) dari sumber tidak bergerak, infrastruktur bandara dan lalu lintas kendaraan bermotor di bandara adalah 94 : 6 setara dengan 57.760 ton GRK/tahun dan 3.759 ton non GRK/tahun. Urutan emisi yang dihasilkan dari sumber tidak bergerak, infrastruktur bandara dan lalu lintas kendaraan bermotor (besar ke kecil) adalah CO2 (57.579 ton CO2/tahun), CO (3.187 ton CO/tahun), VOC (480 ton VOC/tahun), N2O (133 ton N2O/tahun), NOx (84 ton NOx/tahun), HC (8 ton HC/tahun), CH4 (6 ton CH4/tahun), PM10 (6 ton PM10/tahun) dan SO2 (3 ton SO2/tahun)

Deskripsi Alternatif :

In general, the increase of air transportation growth has been accompanied by an increase in the amount of energy that are considered capable of lowering the air quality around airports. Planes are one of the several emission sources at Soekarno-Hatta International Airport, this paper only discusses emissions from stationary sources, airport infrastructure and vehicle traffic as a series of supporting activities that took place in the airport area. In the context of air quality, emission inventory at the airport is required to determine the burden of greenhouse gases emissions (GHG) and non greenhouse gases (non GHG). The inventory carried out in line with the air pollution control program of the Ministry of Environment and Forestry. The scope of the paper were classified into seven zones, namely: Pertamina Airport Fuel Depot, GMF AeroAsia, Airport Fire Brigade, Soekarno-Hatta Power Station, Terminal 1 of Soekarno-Hatta, Terminal 2 of Soekarno-Hatta, and Terminal 3 of Soekarno-Hatta Classification of zones is done to facilitate the identification of sources of emissions and emissions's


infographics at Soekarno-Hatta International Airport. Comparison of greenhouse gases emissions (consisting of CO2, N2O and CH4) and non-GHG emissions (consisting of CO, NOx, VOC, HC, SO2 and PM10) from stationary sources,


airport infrastructure and motor vehicle traffic at the airport is 94 : 6 equivalent to 57,760 tonnes of GHG/year and 3,759 tonnes of non GHG/year. Sequence


resulting emissions from stationary sources, airport infrastructure and motor vehicle traffic (large to small) are CO2 (57,579 tons CO2/year), CO (3,187 tons


CO/year), VOC (480 tons VOC/year), N2O (133 ton N2O/year), NOx (84 tons NOx/year), HC (8 tons HC/year), CH4 (6 tons CH4/year), PM10 (6 tons PM10/year) and SO2 (3 tons SO2/year).

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiD
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id