Path: Top > S2-Theses > Civil Engineering-FTSL > 2008

KINERJA PORTAL BETON BERTULANG DENGAN DINDING PENGISI BATA RINGAN TERHADAP BEBAN GEMPA

PERFORMANCE OF REINFORCED CONCRETE FRAME INFILLED WITH LIGHTWEIGHT MATERIAL UNDER EARTHQUAKE LOAD

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:23:35
Oleh : ARIS ARYANTO (NIM 25006022), S2 - Civil Engineering
Dibuat : 2008, dengan 9 file

Keyword : Material Dinding Pengisi, Material Ringan, Portal-Dinding Pengisi, Autoclaved Aerated Concrete, Daktilitas, Perilaku Histeresis, Infill Materials, Lightweight Materials, In-filled Frames, Autoclaved Aerated Concrete, Ductility, Hysteretic behavior

Sudah menjadi ketentuan umum bahwa semakin berat material dinding pengisi pada bangunan beton bertulang maka semakin besar pula gaya gempa yang akan diterima oleh struktur. Salah satu cara untuk mengurangi gaya gempa pada portal-dinding pengisi adalah dengan menggunakan material dinding pengisi yang ringan. Beton ringan aerasi (AAC) merupakan salah satu material ringan yang dapat digunakan sebagai material dinding pengisi. Namun, pengetahuan mengenai perilaku struktur portal-dinding pengisi dengan material ringan seperti blok AAC terhadap beban lateral masih sangat terbatas. Tesis ini membahas kajian eksperimental untuk mempelajari perilaku portal beton bertulang yang diisi dengan blok AAC. Tes dilakukan pada dua portal-dinding pengisi yang memiliki satu bentang dan satu tingkat dengan skala model setengah. Salah satu specimen diisi dengan blok AAC dan yang lainnya diisi dengan bata merah konvensional. Pembebanan yang diaplikasikan adalah dalam bentuk beban lateral siklik sebagai simulasi beban gempa. Tujuan dari eksperimen ini adalah untuk mempelajari karakteristik fisik dan mekanik dinding pengisi yang mempengaruhi kinerja portal-dinding pengisi terhadap beban gempa. Perilaku struktur dikaji untuk melihat perilaku karakteristik deformasi, kekuatan serta mengukur kemampuan disipasi energi. Hasil tes menunjukkan bahwa dinding pengisi blok AAC dapat mengembangkan mekanisme strut dalam bentuk retak diagonal. Sedangkan dinding pengisi bata merah membentuk pola keruntuhan geser sliding dan parsial crushing. Kekuatan dan energi disipasi kumulatif kedua spesimen memperlihatkan perilaku yang mirip. Walaupun dinding pengisi bata merah awalnya memiliki kekakuan inisial yang tinggi akan tetapi secara umum dinding pengisi AAC memperlihatkan penurunan kekakuan yang relative lebih kecil dan perilaku histeresis yang lebih baik dibandingkan dengan dinding pengisi bata merah. Oleh karena itu dari hasil studi ini dapat disimpulkan bahwa blok AAC dapat memberikan perilaku yang baik terhadap beban lateral sehingga material ini dapat digunakan untuk menggantikan bata merah sebagai material dinding pengisi pada bangunan beton bertulang yang dibangun didaerah yang rawan gempa.

Deskripsi Alternatif :

It has been established that the more the weight of infill materials used for in-filled reinforced concrete (R/C) frame structures, the more the earthquake forces generated in the structures. One way to reduce the mobilization of the earthquake forces in in-filled frames structures is by using lightweight infill materials. Autoclaved aerated concrete (AAC) is one of the lightweight materials that can be used as infill materials. However, the knowledge on the behavior of frame structures in-filled with lightweight materials, such as AAC blocks, under in-plane lateral loads is still limited. This thesis presents experimental research conducted to study the in-plane behavior of R/C frames in-filled with AAC blocks. The tests are performed on two single bay, single story in-filled frame specimens with half scale models. One of the test specimens is in-filled with conventional clay brick materials and the other is in-filled with AAC blocks. The loading used in the tests is in the form of cyclic in-plane lateral loads, simulating earthquake forces. The objective of the tests is to study the influence of physical and mechanical characteristics of the infill materials used on the resulting seismic performance of the test specimens. Behavior of the frame structures is evaluated through the observed strength and deformation characteristics, and also through the measured hysteretic energy dissipation capability. The test results showed that at failure AAC infill developed strut mechanism in the form of diagonal cracking. On the other hand, clay infill exhibited mode of failure in the form of sliding shear and partial infill crushing. The strength and cumulative energy dissipation of both specimens exhibited similar behavior throughout the tests. Although at the beginning clay infill posses higher initial stiffness, the AAC infill produced less stiffness degradation and demonstrated better hysteretic behavior than the clay infill. Because of that, it can be concluded from this study that AAC block units can provide good behavior of in-filled frame under lateral load. Therefore, these materials can basically be used to replace clay brick units as infill materials for R/C frames built in the earthquake prone region.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(3) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Ir. Iswandi Imran, MA.Sc., Ph.D., Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...