Path: Top > S2-Theses > Business Administration-SBM > 2009

EVALUASI KESUKSESAN PROYEK PERCOBAAN SCADA RECLOSER DI TIM POWER GENERATION & TRANSMISSION PT XYZ

PROJECT SUCCESS EVALUATION SCADA RECLOSER PILOT PROJECT IN POWER GENERATION & TRANSMISSION PT XYZ

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:30:45
Oleh : ARIFIAN (NIM: 29106370) , S2 - Business Administration
Dibuat : 2009, dengan 6 file

Keyword : evaluasi kebelakang, sejarah pembelajaran, tinjauan kembali, kesuksesan manajemen proyek, kesuskesan proyek.

Power Generation & Transmission (PG&T) adalah sebuah tim dibawah PT XYZ daerah operasi Sumatera (SMO) yang bertugas membangkitkan dan mengantarkan listrik ke seluruh fasilitas yang berada di area SMO. Untuk mencapai operasi yang optimum dalam memantau dan mengendalikan sistem tenaganya, dipasang sebuah sistem SCADA yang dijaga 24 jam sehari yang dioperasikan guna memantau penyampaian listrik dari pusat pembangkit menuju gardu induk. Pengamatan dan pengendalian terbatas hanya pada jalur keluar dari gardu induk yang disebut dengan penyulang. Bagaimanapun juga, dibawah penyulang tersebut terpasang alat proteksi yang disebut recloser yang berguna untuk proteksi sistem tenaga yang juga berada dalam batas tanggung jawab PG&T. Umumnya terdapat lebih dari satu unit recloser pada sebuah penyulang. Masalah operasional terjadi tatkala petugas SCADA mendeteksi adanya penurunan beban pada sebuah penyulang. Turunnya beban tersebut dapat diakibatkan dari bebannya sendiri (pompa, motor, ataupun fasilitas yang lain) maupun dikarenakan salah satu recloser dalam kondisi terbuka secara tiba-tiba. Untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, petugas SCADA perlu mengirimkan petugas patrol untuk memeriksa apakah recloser PG&T tersebut ada yang terbuka atau tidak.

Tujuan dari proyek ini adalah untuk meminimalkan produksi yang hilang dengan mengintegrasikan seluruh unit-unit recloser yang ada agar dapat dipantau dan dikendalikan dari ruang kontrol sistem SCADA PG&T dan juga dapat mengoptimalkan tenaga kerja yang ada. Dikarenakan inisiatif ini akan menerapkan teknologi baru untuk operasi PG&T, manajemen telah memutuskan untuk melakukan proyek percobaan terhadap 30 unit recloser (dari total 300 unit), untuk dievaluasi setelah setahun berjalan. Proyek akhir ini bertujuan untuk mengevaluasi proyek percobaan SCADA recloser dengan menggunakan lima kriteria sukses yang dipandang dari dua sisi yakni sukses manajemen proyek dan sukses proyek.

Terdapat beberapa masalah saat implementasi proyek ini baik dari aspek teknikal maupun non teknikal. Proyek tersebut telah diinisiasi pada tahun 2005 dan selesai pada pertengahan tahun 2007, jauh dari jadwal yang telah ditetapkan. Berdasarkan analisis kesuksesan dalam bidang manajemen proyek, proyek percobaan ini dipandang tidak efisien namun dari segi kesuksesan proyek, proyek percobaan ini menunjukkan bahwa SCADA recloser ekonomis bagi perusahaan. Hasil dari proyek akhir akan digunakan sebagai referensi untuk implementasi berikutnya dalam skala besar dari proyek percobaan SCADA recloser ini.

Deskripsi Alternatif :

Power Generation & Transmission (PG&T) is a team under PT XYZ Sumatera Operations (SMO) who generates and delivers electricity to all facilities in all SMO area. To achieve an optimum operations in monitoring and controlling the power system, there was installed a SCADA system which manned 24 hours a day that monitor the power delivery from generation plants down to the substations. The monitoring and control system is limited up to outgoing of substation that's called "feeder". However, under the feeder installed protective equipment called "recloser" for power system protection purpose which also under PG's responsibility. There could be more than one recloser units under a feeder. The operational problem came when SCADA dispatcher detected the load under a feeder dropped. Load dropped itself can be from the load (pumps, motors, or other facilities) or a recloser tripped instantaneously. To know what actually happened, SCADA dispatcher needs to dispatch linemen patrol to check whether the PG&'s recloser trip or not.

The objective of the project is to minimize the production losses by integrating all recloser units to be able to be monitored and controlled by PG&T SCADA system from the control room, and also to optimize manpower. Since this initiative was implementing new technology for PG&T's operations, the management decided to provide a pilot project for 30 recloser units (out of 300 units) to be evaluated for about one year after operations. This final project intend to evaluateSCADA recloser pilot project using five success criteria which is viewed from two different sides which are project management success and project success.

There were several problems in the implementation of this project whether technical and non technical aspect. The project itself was initiated in 2005 and closed out in mid 2007 which far beyond the planned schedule. Based on success analysis in project management, this pilot project considered not efficient however in project success perspective, this pilot project shiwed that SCADA recloser is economic for the company. The output of this final project will be used as a reference of the next implementation for up-scaling this SCADA Recloser Pilot Project.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Ir. Rudy Bekti, MM, Editor:

File PDF...