Path: TopS2-ThesesBusiness Administration-SBM2017

STRATEGI PRESERVASI IDLE ASSET DI PT ALPHA OIL INDONESIA

IDLE ASSET PRESERVATION STRATEGY IN PT ALPHA OIL INDONESIA

2017
Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-12 14:34:49
Oleh : Ardha 29115250, S2 - MBA-ITB
Dibuat : 2017-10-12, dengan 1 file

Keyword : Idle asset, preservation, operations strategy, abandonment, efficiency
Subjek : Operations Strategy
Kepala Subjek : Operations Strategy
Nomor Panggil (DDC) : 658.5
Sumber pengambilan dokumen : PT. Alpha Oil Indonesia (AOI), Provinsi Riau

PT. Alpha Oil Indonesia (AOI) memiliki 4 (empat) camp di Provinsi Riau untuk mendukung operasinya di Sumatera (SMO). Asset Management & Logistics (AM&L) adalah team yang berada di bawah Support Services Group (SSG) yang memiliki tanggung jawab dalam mengelola dan mengoperasikan camp tersebut. Saat ini, kecendungan bisnis AOI menurun. Produksi minyak mentah menurun dalam beberapa tahun terakhir karena penurunan alami dan lapangan produksi yang tua termasuk rendahnya tingkat penggantian cadangan dan menurunnya upaya eksplorasi.
Dengan kondisi bisnis yang menurun saat ini dan untuk patuh terhadap peraturan pemerintah, jumlah asset yang dimiliki melebihi kebutuhan. Kondisi ini menjadi tantangan bagi Perusahaan. Penurunan penggunaan asset mengakibatkan jumlah asset yang idle yang tersebar dibeberapa lokasi, mengakibatkan operasi dan perawatan menjadi tidak efisien. Sementara, Perusahaan harus tetap menjaga dan memelihara asset hingga serah terima setelah berakhirnya PSC Contract pada Agustus 2021. Team saat ini yang bertanggung jawab untuk mengelola, mengoperasikan dan merawat asset camp yaitu AM&L team belum memiliki proses standar dan jalur kerja bagaimana mengelola idle asset untuk mencegah dari kerusakan dan beroperasi dengan biaya yang efisien.
Strategi operasi yang baru dikembangkan untuk mengelola idle asset. Ini adalah top down program, dengan keputusan tingkat tinggi. Alternative telah dikembangkan dan dipilih oleh adhoc team yang disebut Indoasia Asset Unit Efficiency (IAUE) Team. Team proyek bertanggungjawab untuk membuat strategi detail yang sejalan dengan operasi team. Metodologi yang digunakan merupakan gabungan dari diskusi team proyek dan studi literature. Konsep strategi operasi dari Waters (2006) dan Slack & Lewis (2011) digunakan dalam mengembangkan strategi operasi yang baru.
Asset Management Preservation (AMP) program dikembangkan sebagai strategi operasi yang baru AMP adalah strategi baru untuk membuat aktivitas operasi dan perawatan berjalan dengan efisien. AMP membagi asset yang ada kedalam 3 (tiga) tipe dengan perlakuan dan proses yang berbeda. Pertama, asset aktif akan tetap mengikuti proses saat ini. Kedua, un-usable asset akan diusulkan untuk mengikuti proses Abandonment & Site Restoration (ASR) or Asset Retirement Obligation (ARO).
Ada 3 (tiga) proses utama dalam preservasi untuk membuat proses lebih efisien. Pertama, membongkar utilitas yang tidak diperlukan lagi mengingat asset dalam kondisi idle dan tidak dihuni. Ini akan menghemat sejumlah biaya operasi. Kedua, melakukan pengecekan dan patrol rutin dan merekomendasikan tindaklanjut yang diperlukan. Ketiga, melakukan perawatan rutin dengan persyaratan minimum and malakukan tindaklanjut dari temuan pada pemeriksaan rutin untuk mencegah kerusakan asset. Proses tersebut di standarisasi dalam dokumen formal yang harus dilaksanakan dan di evaluasi untuk memastikan proses sejalan dengan kebutuhan tambahan yang ditemukan pada saat pelaksanaan. Internal tools Perusahaan, Management of Change (MOC) juga diterapkan Dalam tahap pelaksanaan untuk mengelola perubahan dan mencegah insiden, mendukung operasi yang efisien dan tangguh, dan mencegah resiko yang tidak diharapkan timbul selama proses berlangsung.
Pelaksanan AMP adalah sesuatu yang mungkin dilakukan dan dapat diterapkan tanpa adanya tambahan sumberdaya. Pelaksanan AMP juga sejalan dengan strategi Perusahaan terbaru and upaya efisiensi, memiliki potensi penghematan biaya hingga 28% dari biaya operasi saat ini dan sangat penting lancarnya proses serahterima setelah berakhirnya PSC Contract. Kepemimpinan yang visible, evaluasi rutin dan melibatkan orang yang tepat adalah faktor mendukung kesuksesan pelaksanaan strategi ini.

Deskripsi Alternatif :

PT. Alpha Oil Indonesia (AOI) has 4 (four) camps in the Riau Province to support its Sumatera Operation (SMO). Asset Management & Logistics (AM&L) is team under Support Services Group (SSG) that has responsibility to manage and operate those camps. Recently, the business trend of AOI is declining. Crude oil production had declined over the last decade due to the natural maturation and aging of producing oil fields combined with a slower reserve replacement rate and the decreased of exploration initiatives.
With current business environment and to comply with government regulations, number of owned assets to support operations are more than the demands. The condition where many assets in idle condition and spread out in scattered location makes the operation and maintenance of the assets to be not efficient. Meanwhile, Company shall keep and maintain the assets until they are handed over after PSC (Production Sharing Contract) ended on August 2021. The current team, AM&L Team, that responsible to manage, operate and maintain the camp’s asset does not have standard and process flow on how to manage idle assets to prevent from deterioration and how to operate in efficient cost.
New operation strategy is developed to manage idle assets to prevent from deterioration and to operate in efficient cost. The methodology used is using combination of project team discussion and literature study. Concept of operation strategy from Waters (2006) and Slack & Lewis (2011) is used in developing new operation strategy.
Asset Management Preservation (AMP) program is developed as new operation strategy. AMP is designed to make the operation and maintenance activities run in efficient mode. AMP categorizes the existing assets in 3 (three) types with different treatment or processes. First, the active assets will be following the existing processes. Second, the un-usable assets will be proposed and following Abandonment & Site Restoration (ASR) or Asset Retirement Obligation (ARO) processes. Third, the idle assets will be maintained by following preservation processes.
There are 3 (three) main processes in preservation to make the processes more efficient. First, dismantle unnecessary utilities since the assets are idle and unoccupied. This will save some amount of operational cost. Second, conduct regular check & patrol and recommend necessary actions to be followed up. Third, perform regular maintenance as minimum requirement and follow up findings during regular check to prevent the assets from deterioration. Those processes are standardized in one formal documents that shall be implemented and reviewed regularly to make sure the processes are adjusting with additional requirements found during implementation. An internal company tools, Management of Change (MOC) is also applied in the implementation phase to manage the changes, prevent incidents, support reliable and efficient operations, and to keep unacceptable risks from being introduced into processes.
AMP implementation is doable and applicable with no additional resources required. AMP is also aligned with latest corporate strategy and efficiency effort initiatives, having potential cost saving up to 28% of current operational cost and very essential for smooth handed over after PSC ended. Visible leadership, periodic review, and involving the right people are the success factors in implementing this strategy.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - MBA-ITB
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Ir. Gatot Yudoko, MASc., Ph.D.

    , Editor: Neng Kartika