Path: TopS1-Final ProjectGeodesy and Geomatics Engineering-FITB2013

EVALUASI SISTEM OPERASI DRY PORT GEDEBAGE

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:51:11
Oleh : ANDY FERDIAN ( NIM : 15098105 ), S1 - Department of Civil Engineering
Dibuat : 2005, dengan 8 file

Keyword : dryport, peti kemas, throughput, kapasitas

EVALUASI SISTEM OPERASI DRY PORT GEDEBAGE, Andy Ferdian 15098105, Program






Studi Teknik Sipil, Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut






Teknologi Bandung, 2005






Dry Port Gedebage adalah salah satu jenis terminal peti kemas yang berada di kota Bandung.






Terminal ini disebut dengan Dry Port karena fungsinya seperti port (pelabuhan) tetapi berada di






darat, sehingga disebut Dry Port (pelabuhan darat). Berdasarkan jenis angkutannya Dry Port






Gedebage diklasifikasikan sebagai terminal khusus karena barang yang dilayaninya hanya dalam






bentuk peti kemas. Untuk mengoptimalkan kinerja sistem transportasi daerah perlu dilakukan






evaluasi terhadap kinerja terminal dalam kasus ini Dry Port Gedebage agar dapat diketahui kinerja






pada saat ini apakah sudah baik atau masih perlu perbaikan.






Secara garis besar tujuan yang ingin dicapai dari penelitian tugas akhir ini adalah






menganalisis parameter kinerja operasi serta kapasitas Dry Port Gedebage dalam melayani






kebutuhan ekspor impor barang dalam bentuk peti kemas. Selain itu perlu juga dilihat






perkembangan permintaan jasa pelayanan peti kemas pada tahun-tahun mendatang berdasarkan






data sejarah volume peti kemas. Terakhir adalah mengidentifikasi sistem operasi saat ini dan






permasalahan yang dihadapi serta potensi peningkatan kinerja pelayanan terminal.






Metode dalam penelitian tugas akhir ini dimulai dengan tahap identifikasi masalah yang






dihadapi. Setelah itu dilakukan proses pengumpulan data dilapangan yang terdiri dari data primer






dan data sekunder. Tahap berikutnya adalah pengolahan data yang didapat di lapangan, data






disusun dan disajikan agar dapat dianalisis lebih lanjut. Analisis data dilakukan untuk mendapatkan






parameter kinerja dari terminal, kapasitas, dan ramalan pertumbuhan volume peti kemas yang






melalui Dry Port Gedebage ditahun-tahun kedepan.






Hasil dari analisis menunjukkan bahwa Dry Port Gedebage masih bekerja dibawah






kapasitasnya. Berdasarkan tingkat pelayanan peti kemas saat ini di Dry Port Gedebage, didapatkan






hasil terminal throughput sebesar 102000 Teus/Tahun. Kinerja tersebut dicapai dengan batasan






max dwell time untuk peti kemas ekspor sebesar 24 jam dan impor sebesar 48 jam. Dalam sejarah






besar volume peti kemas yang melalui Dry Port Gedebage, didapat utilitas terminal terbesar yaitu






61.16% dicapai pada tahun 1994 dengan total volume ekspor impor sebesar 62388 Teus/Tahun.






Hasil peramalan volume peti kemas yang melalui Dry port Gedebage ditahun-tahun mendatang






adalah cenderung menurun. Hal ini diakibatkan menurunnya ekonomi di Indonesia pada tahun






1997. Jika dilihat dari volume peti kemas impor isi sejak tahun 1998 terjadi kenaikan volume






dimana hal ini menunjukkan keadaan ekonomi di Indonesia yang mulai membaik sejak krisis






moneter. Perkembangan volume peti kemas ekspor terlihat cenderung stabil walaupun terjadi






penurunan volume pada tahun 1997, ramalan kondisi moderate menunjukkan volume peti kemas






ekspor akan meningkat sejalan dengan membaiknya kondisi ekonomi Indonesia. Metode peramalan






ini hanya berdasarkan data-data sejarah volume peti kemas, kinerja jaringan jalan dan volume peti kemas yang terangkut oleh moda lainya tidak diperhitungkan dalam proses peramalan. Secara umum Dry Port Gedebage masih bekerja secara baik walaupun volume peti kemas






yang dilayaninya masih dibawah kapasitasnya. Upaya-upaya efisiensi dapat dilakukan dengan penggunaan sumber daya terminal secara efektif dan efisien dalam upaya untuk mengurangi biaya operasi terminal. Selain itu perlu disesuaikan jadwal kedatangan dan keberangkatan KA sesuai






dengan volume yang ada saat ini, agar KA yang datang dan pergi dapat terisi penuh untuk menekan biaya operasi. Proses administrasi terminal sebaiknya dilakukan secara komputerisasi agar data peti kemas yang melalui terminal dapat terdokumentasi dengan jelas. Untuk meningkatkan volume peti kemas yang melalui Dry Port Gedebage perlu dilakukan penelitian secara komprehensif mengenai penyebab menurunnya volume peti kemas yang melalui terminal.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • pembimbing : Dr.Ir.Ade Sjafruddin; Ir.Titi Liliani Soedirdjo, MSc, Editor: Alice Diniarti

Download...