Path: Top > S1-Final Project > Mining Engineering-FTTM > 2009

ANALISIS KORELASI SPASIAL ANTARA TUTUPAN LAHAN DENGAN KETEBALAN ZONASI ENDAPAN NIKEL LATERIT DI PULAU GEE DAN PAKAL, HALMAHERA TIMUR, PROVINSI MALUKU UTARA

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:39:03
Oleh : ANDRI WIJAYANTO (NIM 12104052), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2009, dengan 8 file

Keyword : Tutupan lahan, Ketebalan zonasi endapan, Nikel laterit, Pulau Gee, Pakal, Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara

Metode penginderaan jauh adalah metode yang dilakukan tanpa kontak langsung dengan objek yang akan diteliti. Penginderaan jauh menggunakan foto udara (aerial photo) atau menggunakan satelit (citra satelit). Untuk penelitian ini digunakan data citra satelit. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian yang digunakan adalah metode NDVI (Natural Difference Vegetation Index) yaitu data sebaran vegetasi di permukaan bumi sedangkan data citra satelit yang digunakan adalah data citra satelit Landsat TM (Thematic Mapper) tahun 1991.karena data pada tahun tersebut dianggap masih relevan dengan keadaan natural dari kondisi daerah penelitian (sebelum kegiatan eksplorasi masuk ke dalam wilayah tersebut).






Sebelum dilakukan metode NDVI dilakukan koreksi atmosferik dan koreksi geometrik terlebih dahulu sehingga hasil yang didapat akan lebih akurat. Kemudian data tersebut dikorelasikan terhadap data-data titik pemboran dan hasil estimasi ketebalan zonasi laterit di Pulau Gee dan Pakal.






Berdasarkan analisis statistik yaitu statistik univarian dan bivarian maka kita dapat melihat korelasi antara tutupan lahan terhadap ketebalan nikel laterit yang kita dapatkan dari data pemboran dan hasil estimasinya. Penelitian ini menghasilkan nilai NDVI yang berkisar -1 – 1 sesudah dilakukan koreksi atmosferik. Dan didapatkan bahwa korelasi antara nilai NDVI dan titik pemboran itu tidak begitu besar. Yaitu sekitar untuk Pulau Gee hanya sekitar -0.3 – 0.07 dan untuk Pulau Pakal hanya sekitar -0.07 – 0.03 ketika sudah dilakukan interpolasi ketebalan untuk pulau Gee hanya sekitar -0.1 – 0.05 dan untuk Pulau Pakal hanya sekitar -0.05 – 0.07 hal ini berarti nilai NDVI tidak berpengaruh besar terhadap Ketebalan dan kadar Ni dan Fe dari zonasi di Pulau Gee dan Pakal

Deskripsi Alternatif :

Remote sensing is undirect method which is using aerial photo or satellite image. Landsat TM images year 1991 are used in this study, this image is considered relevant with natural condition of study area before exploration was campaigned in this area.






Image analysis parameter which applied in this study is NDVI (Natural Difference Vegetation Index) which represents landcover (vegetation spread) at earth surface.






Before the NDVI is processed, the data must have atmospheric and geometric correction. The next step after correction is overlay the drill hole data to Gee and Pakal Islands.






Based on statistical analysis, the correlations between NDVI and thickness and grade of lateritic zonation are -0.3 – 0.07 for Gee Island and and 0.07 – 0.03 for Pakal Island. After the interpolation, the correlations between NDVI and thickness are -0.1 – 0.05 for Gee Island and -0.05 – 0.07 for Pakal Island. The conclusion is the NDVI Value didn’t affect much with thickness and grade of lateritic zonation at Gee and Pakal Island.

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. M. Nur Heriawan, ST., MT., Editor: Rizki Apriyanti

File PDF...