Path: TopS2-ThesesChemistry-FMIPA2001

BIODEGRADASI LIMBAH CAIR INDUSTRI MINYAK SAWIT DALAM SISTEM BIOREAKTOR ANAEROB

PhD Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:39:40
Oleh : ADRIANTO AHMAD (NIM. 322 93 021); Tim Promotor : Prof. Oei Ban Liang, Ph.D.,; Dr. Jr Tjandra Setiadi, M.Eng.,; Dr. Ir. Mindriany Syafila, M. Si., Department of Chemistry
Dibuat : 2001-10-24, dengan 9 file

Keyword : Anaerob ; bioreactor ; palm oil ; biodegradasy ; wastewater.
Nomor Panggil (DDC) : 628.168 36 AHM

Abstrak: Penelitian pengolahan limbah cair industri minyak sawit sangat penting dilakukan di Indonesia karena rencana produksi minyak sawit yang besar pada tahun 2010, akan menghasilkan limbah cair yang luar biasa besar. Pada penelitian ini telah dilakukan penelitian sekuensial melalui tiga tahap. Tahap pertama dilakukan untuk mengidentifikasi mikroba-mikroba yang terlibat dalam biodegradasi limbah cair tersebut. Dari kajian ini telah ditemukan bahwa bibit biomassa yang berasal dari bioreaktor berpenyekat anaerob cukup baik dan dapat digunakan untuk biodegradasi senyawa kompleks organik. Pada bibit tersebut ditemukan Clostridium sp2, C. limosum dan C. cochlearium. Bibit tersebut selanjutnya dikembangkan untuk digunakan pads penelitian tahap kedua dan ketiga. Tahap kedua dilakukan untuk mengkaji kinetika reaksi biodegradasi anaerob. Kajian fundamental aspek kinetika reaksi hidrolisis menjadi landasan dalam pengembangan proses biodegradasi anaerob. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses hidrolisis substrat campuran dan substrat tunggal dikendalikan oleh hidrolisis minyak-lemak dengan konstanta laju hidrolisis (kh) 0,098 han pada proses hidrolisis substrat campuran dan 0,22 hari pada hidrolisis substrat tunggal. Laju reaksi hidrolisis substrat campuran dan substrat tunggal disimpulkan mengikuti kinetika reaksi orde satu. Dari kajian aspek kinetika telah ditemukan bahwa komponen pengendali biodegradasi limbah cair industri minyak sawit adalah senyawa minyak-lemak. Hasil ini mendukung tesa bahwa minyak-lemak lebih sulit untuk diuraikan dibandingkan dengan karbohidrat dan protein.Berdasarkan aspek kinetika tersebut dirancang suatu model untuk reaksi biodegradasi. Kajian fundamental atas aspek kinetika sistem bioreaktor kontinu menjadi landasan dalam pengembangan sistem bioreaktor anaerob. Parameter kinetika merupakan dasar penting dalam disain bioreaktor terutama konstanta laju pertumbuhan maksimum untuk menentukan waktu tinggal biomassa minimum. Waktu tinggal biomassa minimum merupakan titik kritik pengoperasian bioreaktor dalam mengolah limbah cair industri minyak sawit.

Deskripsi Alternatif :

One of the impacts of the projected growth of the palm oil industry in Indonesia will be the large amount of wastewater generated from these industries. Therefore, research on palm oil wastewater processing will be one of the issues forced by these industries. This paper describes a research on palm oil wastewater processing, consisting of three sequential phases. The first phase was an effort to identify microorganisms involved in the biodegradation of palm oil wastewater. Results showed that biomass seed collected from an anaerobic baffled bioreactor demonstrates high activity and is capable of degrading organic complex compounds. Bacteria identified in the biomass seed were Clostridium sp2, C. limosum and C. cochlear/um. This seed was then developed for use in the second and third phases of the research. The second phase was an effort to study the kinetics of the anaerobic biodegradation reaction. A fundamental study of hydrolysis reaction kinetics was used as a basis for the development of the anaerobic biodegradation process. Results demonstrated that the hydrolysis process of multi-substrates and single substrates are controlled by oil-tat with a hydrolysis rate constant (kh) of 0,098 day and 0,22 day respectively. Both hydrolysis reaction rates followed the first order reaction kinetics. An inspection of the kinetics showed that the biodegradation process of palm oil wastewater is controlled by the oil-fat compound. This result supports the assumption that oil and fat are more difficult to degrade than carbohydrates and proteins. A model for the biodegradation reaction was then designed based on the study of kinetics of the process. The fundamental study on kinetics of a continuous bioreactor system was adopted as the basis for the development of the anaerobic bioreactor system. The kinetic parameter is an important variable in designing the bioreactor. In particular, the constant rate of maximum growth determines the minimum biomass detention time. The minimum biomass detention time is a critical factor in bioreactor operation for processing palm oil wastewater.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiD
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Tim Promotor : Prof. Oei Ban Liang, Ph.D.,; Dr. Jr Tjandra Setiadi, M.Eng.,; Dr. Ir. Mindriany Syafila, M. Si., Editor: Alice Diniarti

Download...