Path: TopS2-ThesesBusiness Administration-SBM2017

MANAJEMEN PERSEDIAAN BATUAN PENUTUP DI OPERASI TAMBANG BAWAH TANAH PT FREEPORT INDONESIA

WASTE ROCK SUPPLY MANAGEMENT IN UNDERGROUND MINING OPERATION PT FREEPORT INDONESIA

2017
Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-12 14:14:25
Oleh : ANDRI ABDULLAH 29115033, S2 - MBA-ITB
Dibuat : 2017-10-12, dengan 1 file

Keyword : Waste rock, Underground mine, CRT, MCDM, ROC
Subjek : Management System
Kepala Subjek : Management System
Nomor Panggil (DDC) : 658.5
Sumber pengambilan dokumen : PT FREEPORT INDONESIA

Operasi tambang bawah tanah akan menjadi operasi utama PT

Freeport Indonesia setelah tambang terbuka Grasberg mendekati akhir

umur tambang. Saat ini tambang bawah tanah sedang menghadapi isu

kekurangan suplai material batuan penutup yang akan diolah menjadi gravel

dan pasir untuk bahan utama produksi shotcrete dan concrete guna

mendukung kegiatan pembuatan terowongan dan konstruksi fasilitas Utama

tambang bawah tanah.

Tujuan penelitian ini adalah mencari solusi jangka pendek-menengah

untuk masalah batuan penutup. Pendekatan kualitatif dan kuantitatif

digunakan untuk menentukan akar masalah dan solusi terbaik. Metode

Current Reality Tree (CRT) digunakan untuk mencari akar masalah

sedangkan kombinasi Multi Criteria Decision Making (MCDM) dan RankOrder


Centroid (ROC) dengan enam kriteria digunakan untuk menentukan

skor setiap alternatif.

Solusi alternatif yang ditawarkan kepada manajemen tambang bawah

tanah adalah menyediakan material dari sumber tambang quarry di area

tambang terbuka Grasberg, menyediakan material dari sumber tambang

quarry baru dan menyeriakan material dari timbunan material penutup di

area Kasuang dengan menggunakan proses teknologi (unit pemisah logam)

Menyediakan material dari area timbunan Kasuang merupakan solusi

terbaik karena memiliki nilai tertinggi dibandingkan dengan dua alternatif

lainnya. Meskipun alternatif ini membutuhkan jumlah investasi awal, namun

alternatif ini membutuhkan biaya operasi terendah, dampak resiko terkecil,

kualitas serta jumlah yang mencukupi dan implementasi aletrnatif ini masih

dalam batas waktu target jangka pendek-menengah. Manajemen proyek

menggunakan critical path method (CPM) dan earn value model (EVM)

diterapkan untuk memonitor implementasi proyek. Terdapat tiga langkah

kritis pada tahap implementasi yakni rekayasa mekanis, pengadaan material

mekanis dan perekrutan tenaga kerja. Ketiga langkah kritis tersebut

memerlukan perhatian dan usaha lebih agar proyek selesai pada waktu yang

direncanakan.

Deskripsi Alternatif :

Underground mining operation planned to be PT. Freeport Indonesia

future main operation once open pit mining is depleted and reaching end of

mining life. Currently underground mine is facing critical issue in both short

and long term of waste rock availability to feed waste crusher for gravel and

sand production that will be used for producing shotcrete and concrete to

support tunnel development and underground facility construction plan.

The objective of this research is to find short-interim solution that can

overcome shortage supply of waste rock. Qualitative and quantitative

approach is used to determine root cause and best possible solution. Current

Reality Tree (CRT) is implemented to find root cause of the problem and

combination of Multi Criteria Decision Making (MCDM) with Rank-Order

Centroid (ROC) weights technique using six criteria is implemented to

determine each alternative score.

Alternative solutions to solve waste rock supply problem proposed to

Underground mine management are providing material from current lime

quarry at Grasberg open pit mine, providing material from new source of

waste rock (new quarry development) and providing material from Kasuang

waste rock stockpile using process technology (Metal separator unit).

Providing material from reclaiming Kasuang stockpile using metal

separator unit is the best and most preferred solution due to having the

highest score out of other two alternatives. Although this option require

highest amount of initial investment, this option provide lowest operational

cost, lowest risk impact, acceptable quality, source reliability and

implementation timing still meet short-intermediate term target. Project

management using critical path method (CPM) and earn value model (EVM)

implemented to monitor project implementation stage. There are three

critical path of implementation stage which are mechanical engineering

process, mechanical procurement process and manpower hiring process.

These three critical path need more attention and effort to achieve project

management deadline schedule target.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - MBA-ITB
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Akbar Adhiutama Ph.D. , Editor: Neng Kartika

File PDF...