Path: Top > S1-Final Project > Material Engineering-FTMD > 2010

PENGARUH TEGANGAN (1 – 3,5 v), WAKTU (1,5 – 3,5 MENIT), DAN ATGITASI PADA PROSES PELAPISAN KUNINGAN DEKORATIF PADA PELAT BAJA S-37 BERPROFIL DENGAN LARUTAN ZONAX BRASS SALTTM DAN AMONIA 20 ml

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:32:49
Oleh : ANDI (NIM : 13706016); Pembimbing : Dr. Ir. Aditianto Ramelan; Ir. Numan Basir;, S1 - Material Engineering Study Programme
Dibuat : 2010, dengan 7 file

Keyword : Pelapisan kuningan, agitasi, Pelat baja S-37, ZONAX BRASS SALTTM, AMONIA 20 ml

Pelapisan kuningan adalah proses melapisi kuningan (paduan Cu-Zn) pada permukaan logam lain dengan menggunakan reaksi elektrokimia. Pada umumnya, proses pelapisan kuningan digunakan untuk menambah nilai dekoratif dari logam yang dilapis. Dalam penelitian ini, saya menggunakan larutan elektrolit dengan 100 g ZONAX BRASS SALTTM (serbuk CuCN-ZnO) dan amonia 20 ml yang diperoleh dari PT. SBT, serta memvariasikan tegangan dari 1 – 3,5 v, waktu dari






1,5 – 3,5 menit, dan perlakuan agitasi dengan gelembung udara atau pergerakan katoda pada pelat baja ST-37 yang berprofil U. Kemudian, hasil dari proses pelapisan kuningan tadi dianalisis dengan pengamatan visual dan dikarakterisasi dengan pengujian kekerasan, ketebalan, dan komposisi.






Dari analisa yang dilakukan, disimpulkan bahwa tegangan proses yang menghasilkan warna yang paling baik adalah yang paling rendah yaitu 1v. Waktu proses untuk aplikasi dekoratif yang paling baik adalah 1,5 menit karena lapisan






kuningan hanya memberikan efek warna, jadi yang diperlukan adalah waktu yang paling minimum untuk melapisi seluruh permukaan sampel. Agitasi dapat meningkatkan jumlah kandungan Zn sehingga komposisi Cu-Zn lapisan 50-50,






apalagi larutan yang digunakan membentuk ion kompleks dengan anion yang sama pada Cu maupun Zn. Komposisi lapisan yang dihasilkan tidak homogen karena ketidakstabilan rapat arus yang terjadi akibat tegangan proses yang tetap. Unsur Zn yang lebih banyak diakibatkan oleh penambahan amonia yang berlebih pada larutan elektrolit. Pengujian kekerasan dengan Microvickers 0,2 kg dari atas permukaan sampel dan pengujian ketebalan dengan coating tester Digi-Derm merk Mitutoyo tidak valid karena lapisan kuningan yang terbantuk sangat tipis (0,261 μm). Efek agitasi yang paling baik untuk menghindari adanya blister belum bisa dipastikan karena lapisan kuningan yang sangat tipis sehingga tidak memungkinkan uji rekat. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memahami mekanisme pelapisan kuningan secara lebih rinci.

Deskripsi Alternatif :

Brass electroplating is a process to plate brass (Cu-Zn alloys) at other metals surface with electrochemistry reaction. Commonly, brass electroplating process is used to increase decorative aspect of the plated metals. In this experiment, I used 100 g ZONAX BRASS SALTTM (CuCN-ZnO powder) electrolite solution and ammonia 20 ml from PT. SBT, also varied voltage from 1 – 3,5 v, time from 1,5 –






3,5 minutes, and agitation with air bubbles or cathode movements to U profiled ST-37 steel plate. After that, results of the brass electroplating process were analyzed with visual examination and characterized with hardness, thickness, dan composition test.






From the analysis that has been done, it can be concluded that voltage that results the best colour is 1 v, the lowest voltage. The best processing time for decorative






applications is 1,5 minutes because brass depositions just give the colour effect, so what we need is the minimum time for plating all surfaces of the sample. Agitation can increase the total Zn contents till Cu-Zn composition of the deposit is 50-50, moreover the solution formed complex ions with the same anions of Cu and Zn. Deposits’ composition do not homogeneous because of the non-stabilized current densities from the fixed processes voltage. Zn element avalability which is much more than its anode is caused by excessive ammonia addition in electrolite solution. Hardness testing with Microvickers 0,2 kg on the sample surface and thickness testing with coating tester Digi-Derm Mitutoyo are invalid because the






deposited brass is very thin (0,261 μm). Better agitation effect to avoid blister can’t be assured yet because the brass deposition is very thin which is imposibble to do addhesive test. It is needed to do more experiments to understand brass electroplating mechanisms in details.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing :







    Dr. Ir. Aditianto Ramelan;







    Ir. Numan Basir;
    , Editor: PKL-UIN-Raden Fatah

File PDF...