Path: TopS1-Final ProjectMechanical Engineering2011

ANALISIS KAPASITAS PENYERAPAN ENERGI PADA STRUKTUR RANGKA BUS DENGAN MEMPERTIMBANGKAN HAZ

THE CAPACITY OF ENERGY ABSORPTION ANALYSIS ON A BUS SUPERSTRUCTURE WITH HAZ CONCEDERED

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2014-06-10 11:10:21
Oleh : ANDIKA ADIKRISHNA G (NIM : 131 06 087), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2011, dengan 8 file

Keyword : Struktur Rangka Bus, Energi, HAZ, deformasi, ECE – R66

Sampai saat ini Indonesia tidak mempunyai standar keselamatan yang baku untuk kendaraan penumpang seperti bus. Pada pengujian untuk kendaraan seperti bus hanya didasarkan pada evaluasi kekuatan rangkanya. Dalam tugas sarjana ini dibahas tentang kekuatan rangka bus yang dinyatakan sebagai kapasitas penyerapan energi bila terjadi kecelakaan bus terguling, berdasarkan aturan ECE – R66, suatu standar kekuatan rangka bus yang berlaku di Eropa.

Untuk memotong biaya dalam melakukan uji guling sesuai dengan standar ECE-R66 digunakanlah metode element hingga. Metode elemen hingga adalah suatu metode numerik yang

bertujuan untuk mendapatkan hasil yang cepat dan mendekati keadaan sebenarnya. Metode elemen hingga sangat sesuai untuk mencari deformasi yang dibuat oleh struktur rangka bus yang diuji guling. Dari hasil penelitian sebelumnya diketahui bahwa kegagalan sering terjadi pada Heat Affected Zone (HAZ). HAZ adalah daerah yang terbentuk setelah dua atau lebih objek dilas. Untuk memodelkan HAZ, dibuat model lasan yang ditempatkan pada setiap sambungan di struktur rangka bus yang akan diuji guling. Setelah dianalisis, bagian yang menggunakan model lasan memiliki yield stress sebesar 3900 N dan setelah dilakukan pengujian, hasil deformasi struktur yang menggunakan simulasi lasan lebih

besar. Pada deformasi yang sama dengan struktur tanpa model lasan di beban 8000 N, terdapat perbedaan 4,38% energi yang diserap. Pada analisis berikutnya diketahui bahwa struktur rangka bus aman karena mencapai ultimate stress sebelum mencapai residual space (ruang aman penumpang).

Deskripsi Alternatif :

Until now, Indonesia does not have a safety standards for passenger vehicles such as buses. The testing for vehicles such as buses only based on the evaluation of structural strength. This final test report will discuss about the strength of the bus structure which is expressed as the

energy absorption capacity of the bus rollover accident, based on ECE - R66 standard, a safety standard of the European buses. Finite element method to be used to cut the expense in conducting the rollover test according to the standard ECE-R66. Finite element method is a method of numerical procedures aimed to obtain results quickly and closer to the real condition. Finite element method is suitable to find the deformation created by the rollover of the superstructure bus. From the results of the previous analysis, it is known that failure often occurs at the Heat Affected Zone (HAZ). HAZ is the area which formed after two or more objects welded. To model the HAZ, the welding model

was made and placed on each bus connection in the superstructure of the tested rollover bus. After analyzed, the part that uses the welding model has a yield stress of 3900 N and after testing, the deformation of a superstructure which use a welding model is larger. At the same deformation point with the superstructure without welding model in 8000 N load, there is a difference of 4,38% of the energy absorbed. In the subsequent analysis found that the superstructure bus is safe as it reaches the ultimate stress before it reaches the residual space (safe passenger zone).

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id