Path: TopS1-Final ProjectGeological Engineering-FITB2014

GEOLOGI DAERAH BABAKANJAWA DAN SEKITARNYA, KABUPATEN MAJALENGKA, PROVINSI JAWA BARAT

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:46:46
Oleh : ANDHIKA EKA SATRYA( NIM : 12010066 ); Pembimbing : Dr. Ir. Yan Rizal, Dipl. Geol., S1 - Department of Geology
Dibuat : 2014, dengan 7 file

Keyword : Babakanjawa, Deformasi Kompresional, Aliran Gravitasi

Daerah penelitian terletak di Desa Babakanjawa dan daerah sekitarnya yang





temasuk dalam Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa





Barat. Secara geografis daerah penelitian terletak pada 187000 m - 192000 m dan





9236000 m - 9240000 m (UTM Zona 49S) dengan luas daerah penelitian 20 km2.





Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tatanan geologi daerah penelitian.





Daerah penelitian dibagi menjadi tiga satuan geomorfologi, yaitu Satuan





Perbukitan Sesar, Satuan Perbukitan Intrusi, dan Satuan Perbukitan Hogback.





Tahapan geomorfik daerah penelitian adalah dewasa.





Daerah penelitian dibagi menjadi empat satuan litostratigrafi. Litostratigrafi





daerah penelitian dari tua ke muda terdiri dari: Satuan Batulempung berumur





Miosen Tengah (N12-N13), Satuan Batupasir-Batulempung berumur Miosen





Tengah (N14-N15), dan Satuan Konglomerat berumur Pleistosen Awal. Terdapat





pula Satuan Intrusi Andesit yang menerobos daerah penelitian pada kala Pleistosen.





Struktur geologi yang berkembang memiliki pola Baratlaut-Tenggara, dan





Timurlaut-Baratdaya, yang terdiri dari kemiringan lapisan, Sesar Mengiri





Kadumalik, Sesar Naik Palasari, Sesar Naik Kadumalik, Sesar Naik Cibantarbodas,





Sesar Naik Cilutung, Sesar Naik Kadu, Antiklin Palasari, Antiklin Cilutung,





Antiklin Babakanjawa, dan Sinklin Babakanjawa.





Satuan Batulempung diendapkan pada kala Miosen Tengah (N12-N13).





Satuan ini diendapkan pada zona batial. Pada kala Miosen Tengah (N14-N15)





diendapkan Satuan Batupasir – Batulempung secara selaras di atas Satuan





Batulempung. Mekanisme pengendapan satuan ini adalah aliran gravitasi pada





kipas bawah laut bagian bawah. Pada kala Pliosen – Pleistosen terjadi deformasi





kompresional yang menyebabkan sesar – sesar naik, sesar mendatar dan perlipatan.





Pada kala Pleistosen Awal, daerah penelitian telah seutuhnya menjadi daratan dan





diendapkan Satuan Konglomerat pada sistem fluvial sungai teranyam. Pada kala ini





juga terjadi peningkatan aktifitas vulkanik yang menyebabkan terbentuknya intrusi





andesit. Proses geologi yang terjadi sampai saat ini berupa erosi dan sedimentasi

Deskripsi Alternatif :

The research is conducted in Babakanjawa Village which is included into





Majalengka District and Sumedang District, West Java, at 187000 m - 192000 m





dan 9236000 m - 9240000 m (UTM Zona 49S) with an area of approximately 20





km2. The purpose of this research is to know geological aspects on research area.





The research area is divided into three geomorphological units, these are





Fault Hill Unit, Hogback Hill Unit, and Intrusion Hill Unit. Geomorphic stage in





the geomorphological units is mature geomorphic stage.





The research are is divided into four lithostratigraphy units. The





lithostratigraphy of research area from the oldest to youngest consist of Mudstone





Unit of Middle Miocene (N12-N13), Sandstone-Mudstone Unit of Middle Miocene





(N14-N15), and Conglomerate Unit of Early Pleistocene. There is Andesite





intrusion that intruded the research area at Pleistocene.





Geological structures which is formed have orientations of Northwest-





Southeast and Northeast-Southwest that consist of strike and dip, Kadumalik Strikeslip





Fault, Palasari Thrust Fault, Kadumalik Thrust Fault, Cibantarbodas Thrust





Fault, Cilutung Thrust Fault, Kadu Thrust Fault, Palasari Anticline, Cilutung





Anticline, Babakanjawa Anticline, and Babakanjawa Sincline.





Mudstone unit was deposited in the middle Miocene epoch. This unit was





deposited at the bathyal zone. In the middle Miocene epoch (N14-N15), Sandstone

– Mudstone unit was deposited on the top of mudstone unit. Depositional





mechanism of this unit was gravity flow at the lower fan of submarine fan. At the





Pliocene – Pleistocene epoch, compressional deformation happened and causes





thrust faults, folds, and strike-slip fault. At that time also happened volcanic activity





that causes andesite intrusion. In the Early Pleistocene, the research area has





become surface and Conglomerate Unit was deposited through braided stream





fluvial system. Geological processes continue to occur such as erosion and





sedimentation.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Ir. Yan Rizal, Dipl. Geol., Editor: Alice Diniarti

File PDF...