Path: TopS1-Final ProjectSchool of Business and Management2008

A NEW CONCEPT OF FLOWER SHOP IN BANDUNG : "VANEZA FLOWER SHOP" BUSINESS PLAN FINAL PROJECT

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-08-05 16:13:00
Oleh : AMANDA VANEZA PARYANA (NIM 19005056), Central Library Institute Technology Bandung
Dibuat : 2008, dengan 5 file

Keyword : Toko bunga, Rencana bisnis

Seperti yang kita ketahui, bunga merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari setiap kegiatan manusia. Mulai dari syukuran sampai dengan belasungkawa, bunga kerap kali digunakan untuk mengekspresikan makna dari acara itu sendiri. Hal ini dikarenakan oleh karakteristik dari bunga yang memiliki banyak arti yang dapat disesuaikan dengan setiap acara atau perayaan-perayaan.







Permintaan akan bunga di Bandung semakin meningkat, terlihat dari meningkatnya jumlah bunga potong yang dihasilkan berdasarkan data dari Dinas Pertanian Jawa Barat. Menurut salah seorang penjual bunga yang telah berkecimpung di dalam dunia ini selama 15 tahun, permintaan bunga untuk dekorasi sangatlah tinggi, dikarenakan tren penggunaan bunga sebagai dekorasi yang terus meningkat. Hal ini ditunjang oleh kelebihan dekorasi bunga yang tidak hanya dapat digunakan sebagai penghias, tetapi juga dapat digunakan sebagai aroma terapi.







Produk yang dijual oleh perusahaan kami adalah bunga potong segar dan rangkaian bunga. Pasar yang kami tuju adalah kalangan menengah dan menengah keatas dengan golongan usia 16-64 tahun yang kami bagi menjadi dua segmen yaitu remaja dan dewasa. Untuk lokasi penjualan kami, kami berencana untuk berjualan di Setiabudhi Supermarket dan Dago (Jl.H Hasan no 12) dimana tempat ini sesuai dengan target pasar yang kami bidik. Dalam menjalankan rencana bisnis ini, resiko yang muncul adalah adanya sisa bunga yang tidak dapat kami jual karena umur bunga yang terbatas. Maka dari itu, dalam melakukan penghitungan penjualan kami mengurangi 10% dari jumlah stok bunga kami untuk dialokasikan sebagai "reject" yang nantinya akan digunakan sebagai bahan rangkaian bunga yang diperuntukkan sebagai media promosi kepada pelanggan.







Untuk dapat bersaing dengan pengusaha bunga lainnya yang sudah terlebih dahulu menguasai pasar, kami merencanakan untuk memasang harga di bawah harga pesaing sambil memberikan pelayanan yang lebih baik dalam hal kemampuan merangkai bunga. Dengan menggunakan berbagai media promosi seperti word of mouth, media internet (face book), flyers, poster, dan banner kami merencanakan untuk memposisikan produk kami sesuai dengan tujuan perusahaan kami, yaitu selain mencari pangsa pasar yang besar, juga untuk mengubah cara pandang masyarakat untuk menyukai bunga sebagai gaya hidup. Biaya yang dibutuhkan untuk memulai usaha ini direncanakan sebesar Rp 148,270,000.00, yang terbagi menjadi dua; yaitu investasi awal dan biaya operasional yang akan digunakan untuk membayar biaya sewa, gaji, operasional, bunga, kemasan, dan biaya pelatihan. Periode balik modal dari usaha ini ialah 8 bulan yang menunjukkan bahwa rencana bisnis ini merupakan bisnis yang memiliki prospek yang baik. Bisnis ini memiliki NPV yang positif sebesar Rp 441,407,946.00 selama 5 (lima) tahun dengan IRR 168% yang lebih besar dari MARR yaitu 15%. Berdasarkan perhitungan tersebut, dapat dilihat bahwa bisnis ini merupakan bisnis yang layak dan menjanjikan.







Untuk pengembangan bisnis kami selanjutnya, kami merencanakan untuk melakukan hubungan kerjasama dengan toko souvenir, dan membuat perjanjian kerjasama antara lain dengan hotel, penyelenggara acara dan lain-lain untuk meningkatkan penjualan kami. Kami juga berencana untuk lambat laun mengembangkan perkebunan bunga sendiri untuk mensuplai bunga bagi kami dan bagi pengusaha bunga lainnya.

Deskripsi Alternatif :

As we know, flower is inseparable in every human daily life and activities. Expressing by flowers in celebrations, parties, up to expressing sympathy and condolences, are very common in our life. The phrase of say it with flowers has many meanings related to many characters of flowers. The demand for flower has always been steady and our finding shows that the supply of flowers produced by the region of West Java is increasing significantly based on the data from the Dinas Pertanian Jawa Barat. According to one of flower trader that has been in this business for 15 years, the trend of flowers to be used as decorations purposes has become a trend and developed significantly. In addition, the demand for exotic flower decoration is also significantly increasing because it can also be used as aromatherapy. This trend also contributes to the increase of the demand.







The main business of this company will be fresh cut flowers and flower bouquets which are aimed to the middle and the middle up class society with age range of 16-64 years which are divided into youngsters and adults. The flower shop location will be proposed to be located at Setiabudhi Supermarket and at residential area around Dago (Jl. H. Hasan No.12) which are selected in accordance with our target market. In this business, the flowers which relatively have short lifespan, the risk must be managed not to sell flower that have been stored too long. In our estimate of sales, we estimated that 10% of those flowers will be arranged into flower bouquet when they are still fresh enough to be used as promotional media or else they will be wasted. The business process will be synchronized in order to be in line with the marketing.







In order to be able to compete with other players who have been in the market earlier, we plan to set the price to be competitive with their price, while also giving added values in better flower arrangement services. By means of several promotional media such as word of mouth, flyers, posters, banners and internet, we will place our product in the market according to the company’s mission by expanding the market and also to disseminate to the society in order the people to perceive flowers as a way of life. The estimated capital needed for the company to start this business will be divided into two parts, firstly the start-up capital and secondly the operational budget. The operational budget will be used to pay for the rent, wages, buying flowers, packaging, and other operational costs, such as training expenses. The payback period for this business is 8 months payback indicated this business has a good prospect. According to our analysis, the business will have positive NPV in the amount of IDR 441,407,946 for 5 years and IRR will be 168% which is greater than the MARR 15%. Those calculations indicate that this business is feasible and promising.







In the future development plan, we plan to cooperate with souvenir shops, as well as to develop working agreements with companies such as hotels, party organizer, etc. In the end, our plan is to develop our own plantation that will supplies not only our shops, but also others traders.

Copyrights : Copyright 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiC
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dwi Larso, Ph.D., Editor: Rizki Apriyanti

File PDF...