Path: Top > S1-Final Project > Environmental Engineering-FTSL > 2014

IDENTIFIKASI HUBUNGAN INSIDENSI WATERBORNE DISEASE DENGAN FASILITAS AIR BERSIH DAN SANITASI DI BANTARAN SUNGAI CIKAPUNDUNG, SEGMEN DAGO POJOK SAMPAI WASTUKENCANA

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:25:18
Oleh : ALOYSIUS PRAMASETYA YUNIAR SUSANTO ( NIP :15308016 ), Department of Environmental Engineering
Dibuat : 2017-07-10, dengan 8 file

Keyword : Cikapundung, diare, fasilitas air bersih dan sanitasi, PHBS yang biasa dilakukan, rata-rata jumlah jam yang dihabiskan/hari di hunian

Dari banyak catatan sejarah, peradaban manusia berkembang pesat di daerah aliran sungai. Di Kota Bandung, secara langsung dan tidak langsung berbagai aspek kehidupan dipengaruhi Sungai Cikapundung. Sungai Cikapundung sendiri diperkirakan masih dijadikan sumber air bersih warga bantaran sungai. Dengan kondisi dan kualitas aktualnya, penggunaan air Sungai Cikapundung diperkirakan akan menimbulkan waterborne disease. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan insidensi waterborne disease dengan fasilitas air bersih dan sanitasi di bantaran Sungai Cikapundung. Penelitian difokuskan padasegmen Dago Pojok sampai Wastukencana. Pada penelitian dipilih 100 responden yang tinggal di bantaran Sungai Cikapundung dan sekitarnya untuk diwawancarai mengenai sumber air bersih dan pengolahannya, fasilitas MCK (berikut pengolahan air limbah domestik), fasilitas persampahan (pengelolaan sampah di sekitar hunian), PHBS yang biasa dilakukan, rata-rata jumlah jam yang dihabiskan/hari di hunian, serta harapan mereka. Dari hasil wawancara, diare pernah menjangkiti responden maupun penghuni lainnya dalam lingkup hunian yang sama, sesuai dengan data Dinas Kesehatan Kota Bandung. Tingginya insidensi diare (sebagai gejala umum waterborne disease tertentu) bertentangan dengan fakta 100% responden menggunakan sumber air terpercaya yang sudah diolah sebelum digunakan. Faktor lain diperkirakan menjadi penyebab insidensi diare, antara lain perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang biasa dilakukan serta rata-rata jumlah jam yang dihabiskan/hari di hunian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PHBS yang biasa dilakukan dan rata-ta jumlah jam yang dihabiskan/hari di hunian ternyata turut berkontribusi sebagai penyebab insidensi diare (sebagai gejala umum waterborne disease tertentu).

Deskripsi Alternatif :

From many historical records, human civilization rapidly thrived in the watershed. In Bandung City, many aspects of life directly and indirectly influenced by Cikapundung River. Cikapundung River itself predicted still used as riverbank residents' clean water source. With its actual condition and quality, the usage of Cikapundung River water suspected to cause waterborne disease. This study aims to identify relation between waterborne disease incidence with fresh water and sanitation facility at Cikapundung riverbank. The study focused at Dago Pojok to Wastukencana segment. In the study 100 respondents who live at Cikapundung riverbank and its surrounding area selected to be interviewed about fresh water source and its treatment, toilet facility (including domestic waste water treatment), solid waste facility (solid waste management around the residence), clean and healthy living behavior that usually done, average number of hours spent/day in residence, as well as their expectation. From the interviews, diarrhea beeninf ecting respondents and other residents in the same residence scope, accordance with Bandung City Health Office data. The high incidence of diarrhea (as a common symptom from certain waterborne disease) is contrary to the fact that 100% respondents use a reliable water source which has been treated before used. Another factor suspected to be the cause of diarrhea incidence, includes clean and healthy living behavior that usually done as well average number of hours spent/day in residence. Study result showed that clean and healthy living behavior That usually done as well average number of hours spent/day in residence turned out to also contibute as causes of diarrhea incidence (as a common symptom from certain waterborne disease).

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiD
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id