Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing: Dr. Isrochmani Murtaqi, M.Acc, Editor: Roosalina Vanina Viyazza

File PDF...

Path: Top > S2-Theses > Business Administration-SBM > 2018

VALUASI INVESTASI PADA TUGBOAT AND BARGE MENGGUNAKAN CAPITAL BUDGETING AND SENSITIVITY ANALYSIS PADA HARGA PENGANGKUTAN (STUDI KASUS: PT ANGKUT)

INVESTMENT VALUATION OF TUGBOAT AND BARGE USING CAPITAL BUDGETING AND FREIGHT RATE SENSITIVITY ANALYSIS (CASE STUDY: PT ANGKUT)

Master Theses from JBPTITBPP / 2018-06-21 07:31:06
Oleh : ALMIRA YUVITA (NIM 29316309), S2 - Business Administration-SBM
Dibuat : 2018-06-09, dengan 1 file

Keyword : Tugboat and Barge, Investasi, Capital Budgeting, Sensitivity Analysis, Monte Carlo Simulation.

Batubara adalah salah satu kunci sumber energi untuk industri pembangkit tenaga listrik serta bahan bakar utama untuk memproduksi semen dan baja. Indonesia saat ini sedang melakukan pembangunan infrastrukturnya secara agresif, khususnya pada industri pembangkit tenaga listrik karena Indonesia memiliki proyek 35 GW. Proyek ini bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga listrik dimana mengakibatkan negara menjadi sangat bergantung pada pasokan batubara dan sistem logistiknya. Situasi ini menjadi suatu peluang bagi perusahaan PT Angkut yang fokus kegiatannya adalah menyediakan transportasi batubara. Pelanggan domestik utamanya adalah PT PLN, badan usaha milik negara yang bergerak dibidang penyediaan dan pendistribusian sebagian besar tenaga listrik kepada masyarakat di wilayah Indonesia. Dalam upaya meningkatkan efisiensi pengiriman batubara, PT Angkut bermaksud untuk melakukan investasi pada sebuah tugboat and barge tambahan. Investasi pada tugboat and barge adalah hal yang signifikan, oleh karena itu diperlukan perhitungan finansial yang disebut penganggaran modal (Capital Budgeting). Tujuan dari studi ini adalah untuk mengindikasikan layak tidaknya suatu investasi. Metodologi yang digunakan Capital Budgeting meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Discounted Payback Period (DPB) dan Profitability Index (PI) di samping peramalan laporan keuangan (laporan laba rugi dan arus kas). Selain itu, sensitivity analysis oleh harga pengangkutan dan Monte Carlo Simulation digunakan untuk menentukan kemungkinan terjadinya NPV positif dan negatif. Sedangkan faktor eksternal dianalisa menggunakan PESTEL. Studi kelayakan ini menunjukkan bahwa proyek investasi tersebut layak dilakukan dengan skenario dasar dan asumsi yang dilakukan oleh perusahaan. Di dalam asumsinya biaya investasi sebesar Rp 30.000.000.000, tingkat pertumbuhan penjualan 7% per tahun, kapasitas maksimum 7.500 ton dan masa manfaat aset 10 tahun yang dimulai di tahun 2019. Hasil sensitivity analysis menunjukkan bahwa minimum jasa angkut adalah Rp 35,000/ton. Hasil Monte carlo adalah 95,52% untuk terjadinya NPV positif dan 4,48% untuk NPV negatif.

Deskripsi Alternatif :

Coal continues to be key energy source of power generation and also is primary fuel for cement and steel production. Indonesia is engaged in aggressive infrastructure, specifically manufacture of power plant as the country is having a project of 35 GW. This program aims at increasing power capacity and therefore becomes highly dependent on the coal supply and its logistic to arrive in place. This situation is a lucrative opportunity for PT Angkut whose core activity is to provide coal transportation. The key domestic customer of PT Angkut is PT PLN, a government-owned corporation that generates and distributes most of electrical power for the nation. In favor of increasing the tugboat and barge efficiency, the business intends to make an investment in an additional tugboat and barge.


Considering that the tugboat and barge investment is a significant step, its financial calculation is critical and therefore a technique so called capital budgeting is required. The objective of this study is to evaluate and determine if the investment is worth pursuing or not.


The methodolgy of the feasibility study involves several measures i.e. Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Discounted Payback Period (DPB) and Profitability Index (PI) in addition to construction of forecast on financial statements i.e income statement and cashflow. Furthermore, sensitivity analysis on freight rate and Monte Carlo simulation is used to determine the probability of positive and negative NPV to occur. In addition, in performing the analysis, environmental factor ought to be assessed with the use of PESTEL analysis.


The study result shows that the investment is feasible, given a base scenario under assumptions made by the firm’s management. Included in the assumption of the base scenario, the investment cost is Rp 30,000,000,000 and annual sale growth rate is 7%, maximum capacity is 7,500 ton and useful lifetime is 10 years that is planned to commence in 2019. Moreover, the sensitivity analysis suggests that the minimum freight rate the business can charge to its customers is Rp 35,000/ton. Furthermore, Monte Carlo simulation results in 95.52% chance of positive NPV and 4.48% chance of negative NPV to occur.


Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS2 - Business Administration-SBM
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id