Path: Top > S1-Final Project > Mechanical Engineering-FTMD > 2018

PERANCANGAN, PEMBUATAN, DAN PENGUJIAN PERANGKAT UJI UNTUK MENUNJUKKAN ORBIT POROS AKIBAT KETAKSESUMBUAN PARALEL

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2018-01-25 16:22:20
Oleh : ALBERT (NIM : 131 13 100), S1 - Mechanical Engineering-FTMD
Dibuat : 2018, dengan 1 file

Keyword : Ketaksesumbuan, Orbit Poros, Getaran

Pasangan mesin yang dihubungkan dengan kopling (coupled machines) selalu mengalami ketaksesumbuan poros. Berdasarkan pengalaman praktek, ketaksesumbuan ini

menimbulkan getaran dengan frekuensi 2, 3, 4, dan 6XRPM. Namun, proses terjadinya getaran dengan ciri tersebut belum diketahui sepenuhnya. Ciri getaran ini akan dipahami

dengan baik apabila fluktuasi gaya eksitasi akibat ketaksesumbuan dapat diketahui. Fluktuasi gaya ini dapat diprediksi melalui defleksi poros atau orbit poros. Berdasarkan latar belakang tersebut, tugas sarjana ini memiliki tujuan untuk merancang dan membuat sebuah alat uji yang dapat memvisualisasikan orbit poros ketika poros mengalami ketaksesumbuan.

Tugas sarjana ini bertujuan untuk mendemonstrasikan orbit poros akibat ketaksesumbuan paralel. Terdapat dua jenis kopling yang diinvestigasi menggunakan alat uji yang dibuat, yaitu kopling rahang dan kopling Oldham. Alat uji ini dibuat dengan menggunakan poros yang elastis dibanding bantalannya sehingga orbit poros dapat diamati secara visual. Orbit poros tersebut diuji dengan cara mengukur defleksi poros dalam arah horizontal dan vertikal pada kecepatan putar poros antara 1,5 – 2 rpm sehingga gaya-gaya dinamik pada poros dapat diabaikan. Defleksi poros diukur dengan menggunakan sensor LVDT (Linear Variable Differential Transformer) sementara pengolahan data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Matlab.

Dalam penelitian dapat disimpulkan bahwa alat uji yang dirancang dan dibuat belum mampu memperagakan orbit poros secara baik. Berdasarkan hasil pengujian dengan kopling rahang, diketahui bahwa orbit poros tidak menunjukkan perubahan ukuran ketika offset diperbesar dan orbit tidak terlihat secara visual. Sementara itu, hasil pengujian

dengan kopling Oldham menunjukkan bahwa orbit poros mengalami perubahan ukuran ketika offset diperbesar dan menunjukkan munculnya putaran kecil (loop).

Deskripsi Alternatif :

Coupled machineries are widely used in industry. They always experience shaft misalignment. Based on practical experiences, shaft misalignment causes vibration at frequency 2, 3, 4, and 6XRPM. But, the phenomenon why vibration occurs with such characteristics has not been explained completely. These vibration characteristics can be understood better if the fluctuation of the excitation force due to misalignment is known. This fluctuation of force can be estimated from shaft's deflection or orbit. Based on the background, this final year project has objective to design and produce an apparatus capable of visualizing shaft's orbit when shaft operates at very low rotational speed.

This final year project focuses on investigating shaft's orbit caused by parallel misalignment. To investigate shaft's orbit, there are two types of coupling that are

used in these tests, those are jaw coupling and Oldham coupling. In this project, shaft that is more flexible than the bearing is used so that shaft's orbit could be observed visually. Shaft's orbit can be plotted by measuring shaft’s deflection on the horizontal and vertical axis at rotational speed about 1,5 – 2 rpm so that dynamic forces of the shaft can be neglected. The shaft’s deflection is measured using LVDT (Linear Variable Differential Transformer) sensors while data processing is conducted using Matlab software.

From the experiment results, it is concluded that shaft's orbit which occurs on apparatus could not be observed visually. Experiment result using jaw coupling shows that shaft’s orbit does not get bigger when the offset is increased. Meanwhile, experiment result using Oldham coupling shows that orbit's size changes and produces small loop when the offset is increased. For better results, the coupling that is far more flexible than the shaft should be used in the future research.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS1 - Mechanical Engineering-FTMD
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing :

    Prof. Zainal Abidin.

    Budi Heryadi, ST. MT
    , Editor: Alice Diniarti

File PDF...