Path: TopS1-Final ProjectCivil Engineering-FTSL2014

ANALISIS STRUKTUR BETON BERTULANG DENGAN KETIDAKBERATURAN HORIZONTAL 1a dan 1b SNI 1726- 2012 DIBEBANI GEMPA KUAT

ANALYSIS OF RC STRUCTURE WITH HORIZONTAL IRREGULARITY 1a and 1b SNI 1726-2012 WITH STRONG EARTHQUAKE LOADING

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 10:25:49
Oleh : ALBERT AQUVANNOA LIMANTONO (NIM : 15010124), S1 - Department of Civil Engineering
Dibuat : 2014, dengan 11 file

Keyword : Ketidakberaturan torsi (1a), ketidakberaturan torsi berlebihan (1b), SNI 1726-2012 Pasal 7.3.3.4, analisis respon dinamik riwayat waktu nonlinear

Pertimbangan estetika dan arsitertural dalam perencanaan gedung masa kini seringkali menghasilkan bentuk-bentuk gedung yang tidak beraturan. Salah satunya bentuk gedung memiliki ketidakberaturan horisontal menimbulkan masalah dalam kinerja seismik struktur. Untuk mengatasi masalah tersebut, dibuatlah peraturan yang mengatur agar struktur tetap aman, salah satunya Pasal 7.3.3.4 pada SNI 1726-2012 yang akan ditinjau dalam studi ini. Oleh karena itu, studi ini membahas secara spesifik peraturan yang kinerja gedung beton bertulang lima belas tingkat yang mempunyai ketidakberaturan horisontal torsi (1a) dan ketidakberaturan torsi berlebihan (1b). Ketidakberaturan ini diperoleh dari perbedaan antara titik pusat massa dan titik pusat kekakuan bangunan tersebut sehingga menimbulkan respon puntir (torsi) pada struktur. Dalam studi ini digunakan analisis non-linear riwayat waktu percepatan gempa yang telah diskalakan untuk mengeluarkan hasil respon strukturnya. Hasil dari metoda analisis menunjukkan bahwa kinerja struktur gedung yang memiliki ketidakberaturan torsi (1a) lebih baik daripada gedung yang memiliki ketidakberaturan torsi berlebihan (1b). Hasil dari perkuatan yang diberikan sesuai dengan Pasal 7.3.3.4 terbukti mengurangi kerusakan dan membuat kinerja struktur

menjadi lebih baik.

Deskripsi Alternatif :

Architecture and aesthetic considerations in the planning and building contemporary era often produce irregular shaped building. One of themhas horizontal irregularity which cause problems in the seismic performance of the structure. To overcome these problems, people make codes which can assure the safety of the building, i.e. Article 7.3.3.4 in SNI 1726-2012 which will be reviewed in this final project. Therefore, this project specifically addressesabout the regulation of 15-storey reinforced concrete building performance which has horizontal torsional irregularity (1a) and excessive torsional irregularity (1b). Irregularity is obtained from the difference between the centroid point and the center point of the building, causing torsional response (torque) on the structure. In this project, a non-linear analysis of earthquake acceleration time historythat has been scaled is performed to obtain the results of the structural responses. The result of the analysis show that the building that has a torque irregularity (1a) has abetter performance than the building that has excessive torsional irregularity (1b). The result of the reinforcement that has been given (according to Article 7.3.3.4) is proven to reduce the damage of the building and improves the

structural performance.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS1 - Department of Civil Engineering
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id