Path: Top > S2-Theses > Informatics-STEI > 2009

PERANCANGAN KEBIJAKAN PENERAPAN e-LEARNING MENGGUNAKAN VAL IT FRAMEWORK 2.0 BERDASARKAN MODEL PERBEDAAN TRIANGULASI Studi Kasus : PT PLN (Persero)

DESIGNING of e-LEARNING IMPLEMENTATION POLICY USING VAL IT FRAMEWORK 2.0 BASED ON TRIANGULATE DIFFERENT MODEL Case Study : PT PLN (Persero)

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:37:10
Oleh : AFIFI (NIM : 23208072); Pembimbing : Dr. Ir. Jaka Sembiring, M.Eng, S2 - Informatics
Dibuat : 2009, dengan 10 file

Keyword : ITSP, ITMP, e-Learning, Val IT Framework 2.0, IT Balanced Scorecard, CSF, McFarlan

Perkembangan Teknologi Informasi (TI) di dunia yang sangat pesat, baik dalam perkembangan perangkat keras maupun perangkat lunaknya, dapat menjembatani kesenjangan tingkat pengetahuan dan kemampuan SDM PLN, terkait permasalahan efisiensi biaya yang dipecahkan melalui solusi pemanfaatan TI sebagai alat bantu untuk melaksanakan proses pembelajaran jarak jauh (e-Learning).




Pengembangan sistem e-Learning di PLN harus sejalan dengan visi, misi, nilai dan kebijakan serta arsitektur TI perusahaan yang tertuang di Information Technology Strategic Plan (ITSP) yang merupakan strategi TI di PLN dalam melaksanakan proses bisnis perusahaan dan Information Technology Master Plan (ITMP) yang merupakan guide line atau pedoman dalam pelaksanaan pengembangan TI di PLN. Dengan demikian, sistem e-Learning di PLN dapat sejalan dan mendukung proses bisnis sehingga dapat mencapai tujuan perusahaan. Namun diketahui bahwa, PLN sampai saat ini belum mempunyai kebijakan, aturan atau standar untuk pelaksanaan pembelajaran yang berbasis e-Learning. Dengan demikian, PLN perlu merancang kebijakan terkait penerapan e-Learning, apabila PLN akan menerapkan sistem pembelajaran e-Learning sehingga




didapatkan sistem pembelajaran yang efektif dan efisien.




Berangkat dari permasalahan tersebut di atas, maka pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berdasarkan pada model perbedaan triangulasi untuk menghasilkan sebuah justifikasi yang koheren dalam




mengartikan komponen utama bagi perancangan kebijakan penerapan e-Learning di PLN. Pada penelitian ini digunakan Val IT Framework v2.0 sebagai kerangka




penelitian yang difokuskan pada domain IM1 yaitu Develop and evaluate the initial programme concept business case atau dialihbahasakan sebagai berikut : pengembangan dan evaluasi terhadap program yang akan diinisiasi terkait dengan kasus konsep bisnis yang akan dijalankan. Pengertian lebih lanjut yang didapatkan dari penelitian ini adalah, domain IM.1 di atas dapat digunakan sebagai dasar penentuan perspektif strategis pada komponen-komponen utama kebijakan dalam menghasilkan rancangan kebijakan penerapan e-Learning. Detail proses pada




domain IM.1 yaitu: IM1.1 Recognise Investment Opportunities, IM1.2 Develop the initial programme concept business case dan IM1.3 Evaluate the initial




programme concept business case. Dari hasil elaborasi Val IT Framework v.2.0 pada domain IM.1 sebagai kerangka




penelitian, maka untuk menghasilkan keluaran penelitian yaitu rancangan kebijakan penerapan e-Learning, diperlukan sebuah alur kerja penelitian. Alur kerja pada penelitian ini terbagi menjadi 3 (tiga) langkah, yaitu: identifikasi, analisis dan rancangan kebijakan. Identifikasi terhadap profil, proses bisnis, tantangan kunci bisnis, arahan TI dan arsitektur aplikasi PLN dilakukan untuk mendapatkan penilaian terhadap kapabilitas kondisi PLN saat ini. Selanjutnya dilakukan analisis hasil identifikasi dengan menggunakan IT Balanced Scorecard untuk mengukur kinerja sistem TI saat ini, dan Critical Success Factor (CSF) untuk mengetahui parameter apa saja yang kritis dalam perancangan kebijakan tersebut. Lalu dilakukan konsolidasi antara hasil IT Balanced Scorecard dengan hasil CSF untuk dilakukan pemetaan dengan portofolio McFarlan, untuk mendapatkan tingkat kepentingan dari komponen-komponen kebijakan. Berdasarkan pada hasil identifikasi dan analisis, diketahui bahwa 4 komponen kebijakan yang didapatkan dari hasil keluaran justifikasi yang koheren tersebut berupa perspektif strategi. Perspektif strategi ini dihasilkan dari konsolidasi IT Balanced Scorecard dan CSF agar diperoleh kebutuhan sistem informasi yang sesuai bagi PLN. Berdasarkan pada kebutuhan sistem informasi tersebut yang diaplikasikan pada portofolio McFarlan agar diperoleh tingkat kepentingan yang sesuai dengan kedudukannya. Kesimpulan utama dari penelitian tentang perancangan kebijakan penerapan e-Learning di PLN menggunakan Val IT framework v.2.0, yaitu sebagai berikut; Val IT Framework v.2.0 dapat diterapkan sebagai kerangka penelitian dalam merancang kebijakan penerapan e-Learning di PLN; Perancangan kebijakan penerapan e-Learning di PLN dapat menggunakan metode kualitatif dengan menerapkan model perbedaan triangulasi agar menghasilkan sebuah justifikasi yang koheren dalam mengartikan komponen utama bagi perancangan kebijakan;




Kebijakan penerapan e-Learning mampu menjadi payung regulasi bagi pencapaian keberjalanan koridor kepatuhan terhadap kebijakan-kebijakan TI di PLN

Deskripsi Alternatif :

Development of Information Technology (IT), including both hardware and software, is taking place at such a rapid pace worldwide that the potential now exists for bridging the gap in the level of knowledge and capabilities on the part of PLN human resources in this field. As such, related issues of cost efficiency might




also be resolved through the use of IT solutions as tools to implement the distance learning process (e-Learning). The development of e-Learning systems at PLN must complement and support the company's vision, mission, values, and policies, as well as its IT architecture as is laid out in PLN's Information Technology Strategic Plan or "ITSP" (which sets down company strategy for the use of IT in the implementation of businessrelated processes) and in its Information Technology Master Plan or "ITMP" (which is a guideline for implementation of IT development at PLN). This being the case, e-Learning systems employed by PLN must similarly serve to support business processes and, with that, the ability of the company to achieve it's goals. Currently, PLN does not have in place, policies, rules or standards for learning implementation based on e-Learning. Therefore, if PLN is to achieve its goals of




effectiveness and efficiency in its learning systems, the company must design and put into place policies related to the implementation of e-Learning. Based on the facts related aboveĀ—that PLN does not have policies governing the implementation of e-LearningĀ—this research employs qualitative methods based on triangulation different model to produce a coherent justification of defining the main components for the designing e-Learning implementing policies at PLN. This research also used a Val IT Framework v2.0 as a research framework which focused on the domain IM1 Develop and Evaluate the initial program concept business case, with detail process in IM1.1 recognize Investment Opportunities, IM1.2 Develop the initial program concept business case and IM1.3 Evaluate the initial program concept business case. From the results of elaboration process from Val IT Framework V.2.0 on IM.1 domain as research framework, to get research outputs the designing of e-Learning implementation policy, it needed a research workflow. The work flow in this study divided into 4 (four) steps, namely: identification, analysis, policy design and evaluation. The identification will give a picture of profile, business processes, key business challenges, IT directive and application architectural of PLN, which will get an assessment of the capabilities of PLN's current situation. Then, performed analysis the results of identification using IT Balanced Scorecard to measure performance of IT systems today, and Critical Success Factor (CSF) to




determine what parameters are critical in designing such policies. Then the analysis will do the consolidation between the result of IT Balanced Scorecard and the results of CSF to be performed the mapping with McFarlan application portfolio, to get the level of interest of policy components. Based on the results of the identification and analysis, it is known that the 4




components obtained from the policy outcome is a coherent justification of the strategy perspective. Perspective of this strategy resulted from the consolidation of IT Balanced Scorecard and CSF in order to obtain the information systems needs appropriate for the PLN. Based on the information system requirements that applied to the portfolio in order to obtain McFarlan appropriate level of interest with his position. The main conclusions of the research on policy design implementing e-Learning in PLN using V.2.0 Val IT framework, which is as follows; Val IT Framework V.2.0 can be applied as a framework for policy research in designing the implementation of e-Learning in PLN; The design of policies implementing e-Learning in PLN can use qualitative methods to apply the triangulation of




different models to produce a coherent justification of defining the main components for the design of policies; Policy implementation of e-Learning can be an umbrella for the achievement of regulatory compliance keberjalanan corridor against the policies of IT in the PLN.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Dr. Ir. Jaka Sembiring, M.Eng, Editor: PKL-SMK

File PDF...