Path: Top > S1-Final Project > Astronomy-FMIPA > 2014

OSILASI NON-RADIAL PADA BINTANG BERMASSA MENENGAH

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-11-27 07:54:13
Oleh : ADITYA GRAHARI DWIPA ( NIM : 10309014 ) ; Dosen Pembimbing Dr. Aprilia , S1 - Astronomy-FMIPA
Dibuat : 2014, dengan file

Keyword : pulsasi, β Cephei , SPB, GYRE V-2.2, p-mode, g-mode

Studi ini mengkaji tentang osilasi non-radial yang terjadi pada bintang bermassa menengah di Deret Utama. Perhitungan yang dilakukan menggunakan program GYRE V-2.2 yang dibuat oleh R.H.D. Townsend (2012) dengan menggunakan model bintang kelas β Cephei (20 Mʘ) dan SPB (Slow Pulsating B stars) (5 Mʘ) yang telah di-generate oleh program MESA (Bill paxton dkk, 2007) . Data model bintang berisi tentang properti dari bintang yang digunakan untuk memecahkan persamaan dasar pulsasi (adiabatik atau non-adiabatik) yang ada pada program GYRE V-2.2 dengan memasukan perintah yang berisi tentang parameter utama pada persamaan dasar pulsasi. Studi ini bertujuan untuk mencari eigenfrequency dan mengetahui penyebab restoring force dari bintang bermassa menengah yang mengalami pulsasi. Beberapa asumsi yang digunakan dalam perhitungan yaitu pulsasi yang dialami bersifat adiabatik, bintang tidak berotasi, efek medan magnet dan konveksi diabaikan, serta menggunakan kondisi batas luar “ZERO boundary condition”. Hasil yang didapatkan dari perhitungan menunjukan variasi nilai orde radial (n) untuk p-mode dan g-mode terhadap eigenfrequency pada masing-masing model bintang.

Deskripsi Alternatif :

Studi ini mengkaji tentang osilasi non-radial yang terjadi pada bintang bermassa menengah di Deret Utama. Perhitungan yang dilakukan menggunakan program GYRE V-2.2 yang dibuat oleh R.H.D. Townsend (2012) dengan menggunakan model bintang kelas β Cephei (20 Mʘ) dan SPB (Slow Pulsating B stars) (5 Mʘ) yang telah di-generate oleh program MESA (Bill paxton dkk, 2007) . Data model bintang berisi tentang properti dari bintang yang digunakan untuk memecahkan persamaan dasar pulsasi (adiabatik atau non-adiabatik) yang ada pada program GYRE V-2.2 dengan memasukan perintah yang berisi tentang parameter utama pada persamaan dasar pulsasi. Studi ini bertujuan untuk mencari eigenfrequency dan mengetahui penyebab restoring force dari bintang bermassa menengah yang mengalami pulsasi. Beberapa asumsi yang digunakan dalam perhitungan yaitu pulsasi yang dialami bersifat adiabatik, bintang tidak berotasi, efek medan magnet dan konveksi diabaikan, serta menggunakan kondisi batas luar “ZERO boundary condition”. Hasil yang didapatkan dari perhitungan menunjukan variasi nilai orde radial (n) untuk p-mode dan g-mode terhadap eigenfrequency pada masing-masing model bintang.

Copyrights : Copyright (c) 2001 by Perpustakaan Digital ITB. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Dosen Pembimbing : Dr. Aprilia , Editor: Alice Diniarti