Path: TopS1-Final ProjectMeteorology-FITB2014

PROYEKSI POTENSI DEBIT ALIRAN SUNGAI UNTUK MENDUKUNG PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINIHIDRO (Studi Kasus: PLTMH Lubuk Gadang Sumatera Barat)

RIVER DISCHARGE PROJECTION TO SUPPORT SMALL HYDROPOWER (CASE STUDY: LUBUK GADANG HYDROPOWER WEST SUMATERA)

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 11:45:46
Oleh : ADIE WIBISONO MOEIS (NIM : 12808029); Pembimbing :Dra. Atika Lubis, M.Si.; Edi Riawan, S.Si, M.T, S1 - Department of Geophysics and Meteorology
Dibuat : 2013, dengan 7 file

Keyword : Minihidro, proyeksi, GCM, metode delta, koreksi bias, ANFIS, curah hujan, debit.

Dalam kajian ini, dilakukan proyeksi debit menggunakan proyeksi curah hujan model GCM (General Circulation Model) dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2050. Model yang dipakai adalah model CSIRO mk 2, ECHAM5, GFDL2.0, GFDL2.1, NCCSM, dan MRI. Data observasi yang dipakai dalam kajian ini adalah data curah hujan bulanan stasiun Lubuk Gadang dari tahun 1969 sampai dengan tahun 2012 dan data debit rata-rata bulanan Sungai batang sangir dari tahun 1989 sampai dengan tahun 2003. Dalam kajian ini, model dibagi menjadi tiga periode, yaitu periode baseline, periode validasi, dan periode proyeksi. Untuk menentukan model GCM yang digunakan, komposit dari periode baseline untuk masing-masing model dan observasi dikorelasikan sehingga didapatkan model terbaik. Setelah itu dilakukan metode downscalling terhadap model terbaik. Metode downscalling yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode delta dan metode koreksi bias. Lalu hasil koreksi tersebut digunakan untuk perhitungan proyeksi debit sungai menggunakan ANFIS (Adaptive Neural Fuzzy-Inference System). Kemudian dilakukan analisis debit menggunakan fungsi distribusi kumulatif untuk proyeksi debit dengan timeslice setiap 10 tahun dan dibandingkan dengan fungsi distribusi kumulatif debit pada periode baselinenya.Dari analisis tersebut, didapatkan hasil bahwa kemungkinan kekeringan paling ekstrim berada di antara tahun 2023 sampai dengan tahun 2032. Dan semua timeslice turun terhadap debit periode baseline.

Deskripsi Alternatif :

In this study, discharge projection has been done using the rainfall projection GCM (general circulation model) from year 2013 up to 2050. The models used in this study were CSiRO mk2, ECHAM5, GFDL2.0, GFDL2.1, NCCSM, and MRI. The data observed in this study was the data of monthly rainfall in Lubuk Gadang Station from the year 1969 to 2012 and average monthly discharge of Batang Sangir River between 1989 and 2003.In this research, the model was divided into 3 period, baseline, validation and projection period. In order to choose the GCM model, composite from baseline period for each models and observation is being correlated, therefore, the best model was obtained. Downscalling method that was used in this research was delta method and bias correction method. The result of the correction was used for calculation of discharge river projection by using ANFIS(Adaptive Neural Fuzzy-Inference System). Afterwards, the discharge was analyzed using cummulative distribution function for discharge projection with timeslice for each 10 years and compared with cummulative distribution function of the discharge in the baseline period.From the analysis, the result showed that the probability of extreme dryness will be between the year 2023 to 2032. The result also showed that all timeslice decrease towards the discharge of the baseline period

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing :Dra. Atika Lubis, M.Si.; Edi Riawan, S.Si, M.T , Editor: Alice Diniarti