Path: Top > S2-Theses > Urban and Regional Planning-SAPPK > 1987

PENGARUH SUNGAI CITANDUY DI DALAM PENGEMBANGAN STRUKTUR DAN BENTUK FISIK KOTA BANJAR

THE EFFECT OF CITANDUY RIVER ON THE PHYSICAL DEVELOPMENT OF THE CITY OF BANJAR

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:25:28
Oleh : ACENG ZENAL MUKHSIN W. (NIM S2 858301), S2 - Regional and City Planning
Dibuat : 1987, dengan 6 file

Keyword : sungai, peradaban manusia, kota, ekosistem sungai
Nomor Panggil (DDC) : T 711.42 MUK

Sungai telah memegang peranan penting dalam sejarah perkembangan peradaban dan kebudayaan manusia. Banyak pusat peradaban tumbuh dan berkembang di lembah sungai, dengan membentuk lingkungan kehidupan tertentu, sebagai cikal bakal suatu kota. Pada awal pertumbuhan, aktivitas penduduknya tertumpu pada ekonomi pertanian, yang ditunjang oleh adanya modifikasi ekosistem sungai oleh konstruksi bendungan dan sistem irigasi. Seiring dengan laju pertumbuhan penduduk dan aktivitasnya, kota-kota tersebut secara fisik terus berkembang, yang pada umumnya mengikuti pola linier sepanjang sungai. Hal tersebut menempatkan fungsi sungai terus berkembang dan tidak dapat terpisahkan lagi dari keseluruhan sistem pelayanan kota. Demikian pula halnya dengan Kota Banjar yang secara historis tumbuh dan berkembang di dataran rendah Sungai Citanduy sejak permulaan abad ke-20. Perkembangan fisik kota pada dasarnya mengikuti pola linier sepanjang Sungai Citanduy dan jaringan jalan. Sejalan dengan pertumbuhan sosial-ekonomi kota dan hinterland atau wilayah belakangnya, fungsi Kota Banjar terus berkembang, menjadi:

- Pusat pemukiman penduduk yang terus berkembang selaras dengan faktor perkembangannya.

- Pusat aktivitas sosial-ekonomi penduduk kota dan wilayah belakangnya.

Dengan demikian fungsi Sungai Citanduy terhadap Kota Banjar mengalami perkembangan juga. Selain berfungsi sebagai penunjang sarana pelayanan kota (fungsi internal) yang terus berkembang, juga berkaitan erat dengan sistem tata air wilayah (fungsi eksternal), dalam rangka menopang aktifitas pertanian wilayah belakangnya. Dengan terjadinya modifikasi ekosistem Sungai Citanduy dan beban fungsinya yang terus meningkat, hal .tersebut menimbulkan pengaruh yang kurang baik bagi sistem pengalirannya. Beberapa daerah di bagian hilir Sungai Citanduy termasuk Kota Banjar, sering terjadi bencana banjir. Genangan-genangan air terjadi di bagian utara kota, sehingga beberapa fungsi kota tidak berkembang. Sebagai akibatnya perkembangan fisik kota secara alamiah berkembang mengarah ke wilayah bebas banjir. Keadaaan tersebut dapat diamati telah menimbulkan beberapa masalah pokok yang sangat berpengaruh pada perkembangan Kota Banjar, secara struktural, fungsional maupun fisik. Masalah-masalah pokok tersebut, adalah: Terjadinya perkembangan fisik yang tidak terarah sehingga pemanfaatan lahan tidak efisien dan menimbulkan masalah transportasi. Perkembangan pusat kegiatan fungsional yang berpindahpindah pada saat tergenang banjir menyebabkan tidak efisien dalam pelayanannya. Berdasarkan kepada permasalahan tersebut di atas, maka studi ini bermaksud untuk melakukan identifikasi mengenai sejauh mana pengaruh Sungai Citanduy terhadap perkembangan struktur dan bentuk fisik kota, sehingga diharapkan dapat memberikan pengarahan bagi perkembangan fisik Kota Banjar. Adapun pendekatan studinya, mencakup:

Pertama, mengadakan penelaahan mengenai perwatakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citanduy. Hal tersebut dimaksudkan untuk memperoleh gambaran mengenai fungsi Sungai Citanduy bagi Kota Banjar.

Kedua, tinjauan mengenai Kota Banjar dalam lingkup wilayah, agar dapat diperoleh gambaran mengenai fungsi dan faktor perkembangan Kota Banjar.

Bertitik tolak dari pendekatan tersebut diatas, melalui analisis historis-kartografis, potensi perkembangan kota, dan kebijaksanaan pemerintah, maka dapat diungkapkan mengenai perwatakan dan kecenderungan perkembangan struktur.dan bentuk fisik Kota Banjar, dalam hubungannya dengan pengaruh Sungai Citanduy.

Hasil studinya menunjukan, bahwa:

- Secara historis pertumbuhan inti kota/pusat kota tumbuh dan berkembang secara linier sepanjang Sungai Citanduy dan jaringan jalan.

- Sebagai akibat dari terjadinya modifikasi ekosistem Sungai Citanduy dan peningkatan fungsi sungai dalam hubungannya dengan penyediaan sarana pelayanan kota, maka di wilayah utara Kota Banjar sering terjadi banjir. Hal tersebut mengakibatkan beberapa fungsi kota di wilayah tersebut tidak berkembang. Perkembangan fisik kota secara alamiah mengarah ke wilayah bebas banjir secara tidak terarah, sehingga mengakibatkan terbentuknya struktur dan bentuk kota yang kurang mendukung pada efisiensi dalam pelayanannya. Hal ini ditandai dengan terjadinya penambahan jarak capai pelayanan, antara pusat pemukiman dengan pusat pelayanan kota.

Atas dasar hasil studi ini, dikembangkan "Suatu Konsepsi Pengarahan" dalam rangka pengembangan struktur dan bentuk fisik Kota Banjar, agar dapat mendukung efisiensi dalam pelayannya. Selanjutnya agara dapat diterapkan, konsep pengarahan pengembangan ini dimodifikasi ke dalam bentuk "Modifikasi Pola Konseptual" Kota Banjar.

Deskripsi Alternatif :

The river has an important function in the history of the cultural human development. Many centres of cultivation have grown and developed on the river basin, forming a certain human settlement as the nucleus of a city. At the beginning of the development the activities of the inhabitants were focussed on agricultural economy supported by the modification of the river ecosystem by the construction of dam and irrigation system. Simultaneously with the rate of population growth and its activities, those cities physically developed, following a linier pattern along the river in general. This has made the river develop continuously and cannot be separated from the whole urban service system. So has the city of Banjar historically developed in the plain of the Citanduy river since the early period of the 20th century. The physical urban development basically has followed the linier pattern along the Citanduy and the transportation network. Simultaneously, the urban socio-economic growth and its hinterland, the function of the Banjar has been continously developing to become:

- The centre of human settlement which has been developing together with the development factors.

- The centre of socio-economic activities of the urban and its hinterland inhabitants. So the function of the Citanduy towards Banjar developed. Besides functioning as the support of the urban services (internal functions), it has also a close relationship with the regional hydrology system (external function) in the frame of supporting the agricultural hinterland activities. With the existing ecosystem modification the Citanduy and increasing function of it, have an impact on physical watershed system. Some down stream areas of the Citanduy included the city of Banjar frequently become flooded. Swampsin the northern part of the city occurred so that some of the urban functions did not develop. As a result, the physical urban development naturally develops towards the areas which are flood This condition can be observed and creates some problems affecting of Banjar structurally, functionally and physically. Those problems are:

- Inappropriate physical development, land use which is not efficient and affects transportation problem.

- The centre development of the functional activities moves from one place to another during the floods result in an inefficient services

Based on those problems, this study aims at identifying how far the influence Citanduy has on the developing structural and physical form of the city so that it can lead to urban planning and development of Banjar. The approach of the study included: to investigate the characteristics of the Citanduy river basin. It is to obtain a clear picture of the function of Citanduy to the city of Banjar. Secondly, to observe the region of Banjar to obtain a picture of the functions and development factors of it. Based on this approach through the analyses of cartographical history, the potentials of urban development and the government regulation, the characteristics and the trend of the development on structural and physical form of its relation the affect of the river can be concluded.

The result of this study can show that: Historically, growth of the nucleus of the city has developed linearly along the river and the transportation network. Resulting from the modification of the river ecosystem and the increasing function of it related the urban services, the northern area of the city becomes frequently flooded. This causes that some urban functions in that area have not development physical urban development, naturally leads to the flooded areas inappropriately, so that the physical structure and form of the city do not support the efficiency of the urban services. It is shown by the increasing total distance between the centres of settlement and urban services. Based on this, a conceptual urban panning in relation to the development of physical structure and form of Banjar is developed to support its efficiency of services. To proceed this it is modified into the "Conceptual pattern modification of the city of Banjar".

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by ITB Central Library. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
OrganisasiS
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Pembimbing : Ir. Djoko Sujarto, M.Sc., Editor: Vika A. Kovariansi

File PDF...