Path: TopS2-ThesesCivil Engineering2000

Pengaruh arus berlebih pada proteksi katodik terhadap kekuatan lekatan antara baja tulangan dan beton.

Master Theses from JBPTITBPP / 2007-04-10 17:27:03
Oleh : Anang Kristianto
Dibuat : 2001-01-00, dengan 1 file

Keyword : cathodic protection;steel-concrete bond;CP (cathodic protection).

Hasil dari studi pengaruh arus berlebih terhadap kekuatan lekatan antara baja tulangan dan beton disajikan dalam buku ini. Proteksi katodik dengan rapat arus konstan, berdasarkan luas permukaan baja tulangan, diberikan pada benda uji selama 5 bulan. Campuran klorida sebesar 1.5% dan 3,0% dari berat semen ditambahkan dalam campuran beton dalam bentuk CaCl2 dan konsentrasi klorida terhadap kekuatan lekatan baja tulangan dan beton ketika arus proteksi katodik diberikan. Metode pengujian kekuatan lekatan kantilever digunakan dalam pengujian ini untuk menjamin perilaku tegangan lekatan yang sama seperti dalam elemen balok lentur. Kekuatan lekatan yang dihasilkan dari benda uji yang diproteksi katodik dibandingkan dengan benda uji kontrol yang sama komposisinya. Dalam penelitian ini didapatkan bahwa arus berlebih yang mengalir ke baja tulangan menyebabkan terjadinya penurunan kekuatan lekatan antara baja tulangan dan beton. Penurunan kekuatan lekatan pada beton normal (tanpa campuran CaCl2) sebesar 4.33%, 9.63%, 13.29%, dan 25.93% berturut-turut untuk besar rapat arus 40, 200, 500, dan 1000 mA/m2. Pada benda uji dengan campuran CaCl2 sebesar 1.5% terjadi peningkatan kekuatan lekatan hingga 108% untuk rapat arus proteksi, tetapi bila untuk rapat arus berlebih terjadi penurunan hingga 45.2%. Hasil pengujian SEM-EDS menunjukkan suatu akumulasi yang signifikan dari Na dan K pada antarmuka baja tulangan dan beton menyebabkan terjadinya pelunakan pada beton yang menghasilkan penurunan kekuatan lekan antara baja tulangan dan beton.

Deskripsi Alternatif :

Hasil dari studi pengaruh arus berlebih terhadap kekuatan lekatan antara baja tulangan dan beton disajikan dalam buku ini. Proteksi katodik dengan rapat arus konstan, berdasarkan luas permukaan baja tulangan, diberikan pada benda uji selama 5 bulan. Campuran klorida sebesar 1.5% dan 3,0% dari berat semen ditambahkan dalam campuran beton dalam bentuk CaCl2 dan konsentrasi klorida terhadap kekuatan lekatan baja tulangan dan beton ketika arus proteksi katodik diberikan. Metode pengujian kekuatan lekatan kantilever digunakan dalam pengujian ini untuk menjamin perilaku tegangan lekatan yang sama seperti dalam elemen balok lentur. Kekuatan lekatan yang dihasilkan dari benda uji yang diproteksi katodik dibandingkan dengan benda uji kontrol yang sama komposisinya. Dalam penelitian ini didapatkan bahwa arus berlebih yang mengalir ke baja tulangan menyebabkan terjadinya penurunan kekuatan lekatan antara baja tulangan dan beton. Penurunan kekuatan lekatan pada beton normal (tanpa campuran CaCl2) sebesar 4.33%, 9.63%, 13.29%, dan 25.93% berturut-turut untuk besar rapat arus 40, 200, 500, dan 1000 mA/m2. Pada benda uji dengan campuran CaCl2 sebesar 1.5% terjadi peningkatan kekuatan lekatan hingga 108% untuk rapat arus proteksi, tetapi bila untuk rapat arus berlebih terjadi penurunan hingga 45.2%. Hasil pengujian SEM-EDS menunjukkan suatu akumulasi yang signifikan dari Na dan K pada antarmuka baja tulangan dan beton menyebabkan terjadinya pelunakan pada beton yang menghasilkan penurunan kekuatan lekan antara baja tulangan dan beton.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
Organisasi
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Dr. Ir. Iswandi Imran; Dr. Ir. Sunara Purwadaria
    , Editor: