Path: TopS2-ThesesCivil Engineering-FTSL2000

Analisis tingkat kebutuhan angkutan taksi kota Bandung dengan teknik stated preference.

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-09-27 15:23:25
Oleh : Titi Kurniati
Dibuat : 2000-05-00, dengan 1 file

Keyword : Local transportation; Taxicabs; Limousines.

Penyediaan angkutan umum yang baik tidak terlepas dari kondisi social-ekonomi masyarakatnya. Taksi, sebagai bagian dari fasilitas angkutan umum, mempunyai karaktersitik dan pangsa pasar yang berbeda dengan angkutan umum lainnya. Oleh sebab itu perlu kajian sendiri untuk menentukan tingkat kebutuhan taski.
Penelitian ini menitikberatkan pada pengkajian karaktersitik dan mencari tingkta kebutuhan taksi di Kotamadya Bandung, dan diharapkan untuk memperkirakan jumlah taksi yang dibutuhkan di Kodya Bandung. Metoda yang digunakan untuk menganalisis ini adalah Analisa Kategori-Orang dan perhitungan dilakukan dengan cara melalui pendekatan Multiple Classification Analysis (MCA). Model tingkat pergerakan yang dikembangkan diuji secara statistik sehingga diperoleh model terbaik. Penelitian ini juga mencoba memperoleh gambaran potensi penggunaan taksi pada beberapa kondisi hipotesis. Hal ini dilakukan dengan disain eksperimen Stated Preference, yang dianalisis dengan pendekatan multi regresi. Model pemilihan moda taksi yang diperoleh diuji secara statistik dan parameter model diperiksa terhadap criteria kemasuk-akalan (reasonability criteria). Sensitivitas respon individu dalam memilih moda taksi terhadap perubahan atribut juga diukur dengan menggunakan analisis elastisitas model.
Model tingkat pergerakan terbaik berdasarkan uji statistik menghasilkan 12 kategori tingkat pergerakan, dengan rentang nilai 1,033-3,800 perjalanan/minggu/keluarga. Sedangkan jumlah perjalanan per hari diidentifikasi dengan 3 skenario proporsi pengguna, karena dari penelitian ini tidak diperoleh data proporsi pengguna sebenarnya.
Pada analisis terhadap data Stated Preference, model utilitas yang dihasilkan memenuhi syarat uji statistik dan criteria kemasuk-akalan parameter. Nilai R2 yang dihasilkan cukup rendah, yaitu 0,244. Hal ini salah satunya mungkin disebabkan oleh pemilihan nilai probabilitas untuk transformasi nilai utilitas yang tidak terlalu tepat. Elastisitas probabilitas pemilihan taksi relatif lebih sensitive terhadap perubahan biaya, disbanding terhadap perubahan waktu tempuh perjalanan, perubahan pendapatan, dan perubahan tingkat pelayanan.

Deskripsi Alternatif :

Penyediaan angkutan umum yang baik tidak terlepas dari kondisi social-ekonomi masyarakatnya. Taksi, sebagai bagian dari fasilitas angkutan umum, mempunyai karaktersitik dan pangsa pasar yang berbeda dengan angkutan umum lainnya. Oleh sebab itu perlu kajian sendiri untuk menentukan tingkat kebutuhan taski.
Penelitian ini menitikberatkan pada pengkajian karaktersitik dan mencari tingkta kebutuhan taksi di Kotamadya Bandung, dan diharapkan untuk memperkirakan jumlah taksi yang dibutuhkan di Kodya Bandung. Metoda yang digunakan untuk menganalisis ini adalah Analisa Kategori-Orang dan perhitungan dilakukan dengan cara melalui pendekatan Multiple Classification Analysis (MCA). Model tingkat pergerakan yang dikembangkan diuji secara statistik sehingga diperoleh model terbaik. Penelitian ini juga mencoba memperoleh gambaran potensi penggunaan taksi pada beberapa kondisi hipotesis. Hal ini dilakukan dengan disain eksperimen Stated Preference, yang dianalisis dengan pendekatan multi regresi. Model pemilihan moda taksi yang diperoleh diuji secara statistik dan parameter model diperiksa terhadap criteria kemasuk-akalan (reasonability criteria). Sensitivitas respon individu dalam memilih moda taksi terhadap perubahan atribut juga diukur dengan menggunakan analisis elastisitas model.
Model tingkat pergerakan terbaik berdasarkan uji statistik menghasilkan 12 kategori tingkat pergerakan, dengan rentang nilai 1,033-3,800 perjalanan/minggu/keluarga. Sedangkan jumlah perjalanan per hari diidentifikasi dengan 3 skenario proporsi pengguna, karena dari penelitian ini tidak diperoleh data proporsi pengguna sebenarnya.
Pada analisis terhadap data Stated Preference, model utilitas yang dihasilkan memenuhi syarat uji statistik dan criteria kemasuk-akalan parameter. Nilai R2 yang dihasilkan cukup rendah, yaitu 0,244. Hal ini salah satunya mungkin disebabkan oleh pemilihan nilai probabilitas untuk transformasi nilai utilitas yang tidak terlalu tepat. Elastisitas probabilitas pemilihan taksi relatif lebih sensitive terhadap perubahan biaya, disbanding terhadap perubahan waktu tempuh perjalanan, perubahan pendapatan, dan perubahan tingkat pelayanan.

Beri Komentar ?#(3) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
Organisasi
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Ir. Ade Sjafruddin, MSc., PhD; Ir. Pamudji Widodo, MSc., Editor:

File PDF...