Path: TopS2-ThesesCivil Engineering2000

Pengembangan piranti-lunak evaluasi berbasis concordance analysis method: studi kasus penerapannya dalam evaluasi proyek Jalan Tol dalam Kota Bandung (JTDKB).

Master Theses from JBPTITBPP / 2007-04-10 17:27:03
Oleh : Suwardo
Dibuat : 2000-11-00, dengan 1 file

Keyword : Transportation project; CAD-CAM

Implementasi proyek transportasi biasanya melibatkan banyak pihat, seperti owner, operator, user, dan non-user, dengan beragam kepentingan yang berbeda. Hal ini sering menyulitkan dalam proses pengambilan keputusan pada evaluasi proyek transportasi. Sementara itu metode evaluasi konvensional, benefit-cost analysis, tidak memadai dalam mengakomodasi aspek-aspek kualitatif (intangible) yang komplek dan sulit dikonversi ke dalam satuan moneter. Dalam dunia yang komplek pendekatan evaluasi multikriteria merupakan metode yang sistematis dan komprehensif.
Tujuan studi ialah pertama mengkaji penggunaan Concordance Analysis Method (CAM)dalam evaluasi berbasis multi-kriteria, dan kedua membuat program komputer CAM dan menerapkannya pada kasus rencana Jalan Tol Dalam Kota Bandung (JTDKB). Pihak-pihak yang terlibat ialah Jasa Marga, Bappenas, Bappeda Tk II Kodya, Bina Marga, Ahli/Perencana, Investor, User, dan Non-user. Dengan beragam kriteria evaluasi yang diusulkan dan analisis dengan program CAM maka dicoba untuk menentukan prioritas tahapan konstruksi JTDKB paling optimum.
Hasil analisis pada skema 1 (5 pihak) dan skema 2 (8 pihak) sangat dipengaruhi oleh lima kriteria dominan, yaitu penghematan BOK dan waktu, kesepadanan dengan hirarki jalan, kesepadanan dengan RUTR, hasil analisis biaya-manfaat (NPV), dan biaya investasi total. Prioritas tahapan konstruski JTDKB skema 1 adalah segmen 1, segmen 3, segmen 4, dan segmen 2, serta pada skema 2 adalah segmen 1, segmen 3, segmen 4, dan segmen 2. Proyek paling optimum pada kedua skema adalah segmen 1. Dari analisis sensitivitas kedua skema diperoleh bahwa hasil analisis (pola dominasi proyek) akan stabil pada interval bobot kritis tertentu, bobot di luar interval itu akan menyebabkan hasil/polanya berubah. Kesimpulannya, CAM dapat digunakan dalam evaluasi untuk menentukan prioritas proyek paling optimum, seperti halnya metode Analytical Hierarchy Process / AHP (Trisna, 1999).

Deskripsi Alternatif :

Implementasi proyek transportasi biasanya melibatkan banyak pihat, seperti owner, operator, user, dan non-user, dengan beragam kepentingan yang berbeda. Hal ini sering menyulitkan dalam proses pengambilan keputusan pada evaluasi proyek transportasi. Sementara itu metode evaluasi konvensional, benefit-cost analysis, tidak memadai dalam mengakomodasi aspek-aspek kualitatif (intangible) yang komplek dan sulit dikonversi ke dalam satuan moneter. Dalam dunia yang komplek pendekatan evaluasi multikriteria merupakan metode yang sistematis dan komprehensif.
Tujuan studi ialah pertama mengkaji penggunaan Concordance Analysis Method (CAM)dalam evaluasi berbasis multi-kriteria, dan kedua membuat program komputer CAM dan menerapkannya pada kasus rencana Jalan Tol Dalam Kota Bandung (JTDKB). Pihak-pihak yang terlibat ialah Jasa Marga, Bappenas, Bappeda Tk II Kodya, Bina Marga, Ahli/Perencana, Investor, User, dan Non-user. Dengan beragam kriteria evaluasi yang diusulkan dan analisis dengan program CAM maka dicoba untuk menentukan prioritas tahapan konstruksi JTDKB paling optimum.
Hasil analisis pada skema 1 (5 pihak) dan skema 2 (8 pihak) sangat dipengaruhi oleh lima kriteria dominan, yaitu penghematan BOK dan waktu, kesepadanan dengan hirarki jalan, kesepadanan dengan RUTR, hasil analisis biaya-manfaat (NPV), dan biaya investasi total. Prioritas tahapan konstruski JTDKB skema 1 adalah segmen 1, segmen 3, segmen 4, dan segmen 2, serta pada skema 2 adalah segmen 1, segmen 3, segmen 4, dan segmen 2. Proyek paling optimum pada kedua skema adalah segmen 1. Dari analisis sensitivitas kedua skema diperoleh bahwa hasil analisis (pola dominasi proyek) akan stabil pada interval bobot kritis tertentu, bobot di luar interval itu akan menyebabkan hasil/polanya berubah. Kesimpulannya, CAM dapat digunakan dalam evaluasi untuk menentukan prioritas proyek paling optimum, seperti halnya metode Analytical Hierarchy Process / AHP (Trisna, 1999).

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
Organisasi
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Dr.Ir. RUDY HERMAWAN., M.Sc.;Ir. SRI HENDARTO, M.Sc.
    , Editor:

Download...