Path: Top S2-Theses Civil Engineering 2000

Perilaku hubungan eksterior balok-kolom beton pracetak sistem kolom berbentuk-T.

Master Theses from JBPTITBPP / 2007-04-10 17:27:02
Oleh : Oscar Fithrah Nur
Dibuat : 2000-09-00, dengan 1 file

Keyword : Structural design; Beams; Girders; Cylinders; Columns; Slabs.

Penelitian ini merupakan studi eksperimental yang mempelajari perilaku hubungan (joint) eksterior balok-kolom beton pracetak dengan kolom berbentuk T, yang dibebani secara quasi static siklik pada ujung atas kolom.
Objek penelitian berupa dua buah benda uji joint balok kolom dengan kuat tekan beton rencana dan dimensi yang sama, sedangkan detail tulangan balok, kolom dan beban aksial yang bekerja berbeda. Benda uji joint balok-kolom terdiri dari balok dan kolom yang dikerjakan secara pracetak, sedangkan joint merupakan pekerjaan cor di tempat (cast in situ), dimana komponen balok pracetak berbentuk setengah – I dan komponen kolom practeak berbentuk – T.
Hasil penelitian berupa analisis kurva hysteresis beban – perpindahan, daktilitas, degradasi kekuatan dan kekauan, disipasi energi dan pengamatan pola retak dan keruntuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retak pertama dan tulangan leleh pertama terjadi pada balok. Retak domain yang terjadi pada daerah sendi plastis balok adalah retak lentur, sehingga keruntuhan yang terjadi adalah keruntuhan lentur yang bersifat daktail. Berarti konsep perencanaan kolom kuat – balok lemah terbukti dimanifestasikan oleh system ini, sehingga baik dan aman untuk digunakan pada bangunan bertingkat yang menerima beban siklik. Hal ini dapat dilihat dari kondisi kolom dan joit balok-kolom tidak mengalami kerusakan, sementara kehancuran pada sendi plastis balok telah terjadi.

Deskripsi Alternatif :

Penelitian ini merupakan studi eksperimental yang mempelajari perilaku hubungan (joint) eksterior balok-kolom beton pracetak dengan kolom berbentuk T, yang dibebani secara quasi static siklik pada ujung atas kolom.
Objek penelitian berupa dua buah benda uji joint balok kolom dengan kuat tekan beton rencana dan dimensi yang sama, sedangkan detail tulangan balok, kolom dan beban aksial yang bekerja berbeda. Benda uji joint balok-kolom terdiri dari balok dan kolom yang dikerjakan secara pracetak, sedangkan joint merupakan pekerjaan cor di tempat (cast in situ), dimana komponen balok pracetak berbentuk setengah – I dan komponen kolom practeak berbentuk – T.
Hasil penelitian berupa analisis kurva hysteresis beban – perpindahan, daktilitas, degradasi kekuatan dan kekauan, disipasi energi dan pengamatan pola retak dan keruntuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retak pertama dan tulangan leleh pertama terjadi pada balok. Retak domain yang terjadi pada daerah sendi plastis balok adalah retak lentur, sehingga keruntuhan yang terjadi adalah keruntuhan lentur yang bersifat daktail. Berarti konsep perencanaan kolom kuat – balok lemah terbukti dimanifestasikan oleh system ini, sehingga baik dan aman untuk digunakan pada bangunan bertingkat yang menerima beban siklik. Hal ini dapat dilihat dari kondisi kolom dan joit balok-kolom tidak mengalami kerusakan, sementara kehancuran pada sendi plastis balok telah terjadi.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
Organisasi
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Prof. Ir. Binsar Hariandja, MEng., PhD.
    , Editor:

Download...