Path: Top S2-Theses Chemistry 2000

Ekstraksi berilium (II) dari bijih yang mengandung illite, clinochlore dan kuarsa dengan asetilaseton sebagai pengompleks

Master Theses from JBPTITBPP / 2001-03-29 ::00
Oleh : Radna Nurmasari
Dibuat : 2000-09-00, dengan 1 file

Keyword : Extraction of beryllium, acetylacetone, mixture of illite, clinochlore and quartz ores
Sumber pengambilan dokumen : Theses Magister Chemistry T 543.002 NUR; 2000/2861

Telah dilakukan penentuan kondisi optimum ekstraksi berillium (II) dengan asetilaseton sebagai pengompleks. Kondisi optimum ini digunakan untuk pemisahan berillium (II) dari bijih campuran illite clinochlore dan kuarsa yang terutama mengandung besi dan aluminium yang cukup tinggi. pH optimum ekstraksi 25 ml berillium (II) 25 ppm adalah 7 dengan waktu ekstraksi selama 6 menit. Untuk penggunaan volume fasa air sebesar 25 mL dan volume fasa organik kloroform sebesar 15 mL, penambahan pengompleks asetilaseton 15% yang memberikan persen ekstraksi optimum adalah sebesar 2 mL. Ekstraksi berillium dari sampel buatan berupa campuran berillium, besi dan aluminium dengan perbandingan mol berillium terhadap besi dan aluminium 1:1:1 sampai 1:6:6 memberikan persen ekstraksi berillium mendekati 100%.Persen ekstraksi berillium dari variasi volume sampel bijih mengandung senyawa illite, clinochlore dan kuarsa dengan penambahan berillium standar 500 ppm dengan berbagai variasi volume yaitu 1,3 dan 5mL diperoleh mendekati 100%. Kloroform yang digunakan sebagai fasa organik dapat digunakan kembali untuk ekstraksi berillium selanjutnya. Kemampuan ekstraksi berillium ke fasa organik menggunakan kloroform menurun setelah dilakukan tiga kali penggunaan ulang

Deskripsi Alternatif :

The extration of berryllium (II) has been done with acetylacetone as a complexing agent. The optimum condition was used to separate beryllium (II) from the mixture of illite, clinochlore and quartz ores which content iron and aluminium in particularly. The optimum pH was 7 to extract 25 mL beryllium (II) 25 ppm and extraction time was 6 minutes. The used aqueous phase volume was 25mL and chloroform organic phase was 15 mL would give the optimum of precent extraction with addition 2 mL acetylacetone 15%. Beryllium extraction from the artificial sample which mixture of beryllium, iron and aluminium with mole ratio of beryllium to iron and aluminium was 1:1:1 until 1:6:6 have given close to 100% extraction of beryllium. The variation sample ores volumes which content illite, clinochlore and quartz compounds with addition of standar beryllium 500 ppm with variation volumes 1,3 and 5 mL would give percent extraction of beryllium close to 100%. Chloroform was used as an organic phase could be reused for the next extraction of beryllium. The ability of chloroform to extract beryllium to organic phase decreased after three time reused.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
Organisasi
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor:

Download...