Path: Top S2-Theses Chemistry 2000

Membran komposit berpendukung untuk pemisahan zat warna tekstil secara proses osmosis balik.

N/A

Master Theses from JBPTITBPP / 2001-02-14 ::00
Oleh : Heru Pratomo AL.
Dibuat : 2000-09-00, dengan 1 file

Keyword : Chemical engineering; Membrane processes.

Sumber pengambilan dokumen : Theses Magister Chemistry ITB T 660.284 24 PRA (2000/2959;)

Telah dilakukan pembuatan membran komposit berpendukung untuk pemisahan zat warna secara proses osmosis balik. Membran komposit ini terdiri dari tiga lapisan, yaitu lapisan pendukung dari kain polyester, lapisan berpori dari polisulfon serta lapisan rapat dari selulosa asetat. Lapisan berpori dicetak langsung di atas polyester dan didiamkan di udara sekitar 30 menit, diikuti dengan pencetakan lapisan rapat di atas lapisan berpori, kemudian dikoagulasikan dalam air. Komposisi lapisan berpori adalah 16% polisulfon, 16% polietilen-glikol dan 68% dimetilasetamida, sedangkan lapisan rapatnya bervariasi anatara 17% - 21% selulosa asetat, 27% - 23% formamida serta 56% aseton. Karakterisasi membran dilakukan dengan mengukur fluks air dan NACl serta menentukan koefisien rejeksi NaCl. Ternyata dalam batas komposisi yang diamati (17% - 21% selulosa asetat), makin tinggi konsentrasi selulosa asetat menyebabkan penurunan fluks air maupun fluks NaCL, sedangkan koefisien rejeksi NaCl meningkat. Pengamatan morfologis dengan SEM menunjukkan adanya tiga lapisan penyusun fluks NaCl, sedangkan koefisien rejeksi NaCl meningkat. Pengamatan morfologis dengan SEM menunjukkan adanya tiga lapisan penyusun membran dengan pori-pori di permukaan yang sangat rapat. Aplikasi membran untuk pemisahan zat warna menunjukkan kinerja yang sangat baik pada konsentrasi 21% selulosa asetat dengan koefisien rejeksi 99,66% dan fluks 39,37 L.m-2.h-1 pada tekanan operasional 10 kg.cm-2.

Deskripsi Alternatif :

The supported composite membranes for the separation of dyes by reverse osmosis have been prepared. These composite membranes were consisted of three layers namely polyester as the support layer, polysulfone as the porous layer were casted on the support and was left for about 30 minutes on air, then the dense layer was laminated on it. Finally the membrane was coagulated in water. The compositions of the porous layer were 16% polysulfone, 16% polyethyleneglycol and 68% dimethylacetamide, whereas the dense layer were varied between 17% - 21% cellulose acetate, 27% - 23% formamide and 56% acetone. Membrane characterization was done by measuring water and NaCl flux, and also by the determination of the NaCl rejection coefficient. It was found that in the range of that composition, higher cellulose acetate concentration resulted in a decrease of water and NaCl flux, but increased the NaCl rejection coefficient. Morphological observations by scanning electron microscope (SEM) showed that composite membranes have three layers with very dense pores in surface. Membrane application for dyes separation showed a very good performance at 21% cellulose acetate, indicated by rejection 0f 99,66% and flux of 39,37 L.m-2.h-1 at 10 kg.cm-2.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
Organisasi
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Dr. Ing. Cynthia L. Radiman, Editor:

Download...