Path: TopS2-ThesesGeodesy and Geomatics Engineering-FITB2000

Kajian penggunaan teknik digital monoplotting pada citra satelit spot untuk revisi peta topografi

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:15:52
Oleh : Harintaka
Dibuat : 2000-00-00, dengan 1 file

Keyword : satellite imagery, topographic, map coordinate, earth surface

Saat ini kecenderungan citra satelit sumber daya alam semakin baik resolusi spasial dan temporalnya. Disisi lain peta topografi dituntut selalu mutakhir sehingga sangat potensial menggunakan citra satelit untuk merevisinya. Untuk memeperoleh posisi obyek dalam sistem koordinat peta dari citra satelit, umumnya melalui tahap pembuatan orthoimage dan vektorisasi. Metode ini melalui 2 tahapan pekerjaan, yaitu: konversi data raster ke raster dan raster ke vektor. Pada fotogrametri dikenal metode untuk menentukan posisi obyek dalam sistem koordinat peta dari sebuah foto tunggal dengan menggunakan persamaan kesegarisan. Metode ini dikenal sebagai digital monoplotting (DMP) dan diperkenalkan oleh Makarovic. Dengan DMP, posisi horizontal obyek pada foto atau citra dapat langsung ditentukan dalam sistem koordinat peta dengan melibatkan variasi tinggi permukaan tanah. Pada penelitian ini digunakan teknik DMP untuk menentukan posisi horizontal obyek dalam sistem koordinat peta dari citra satelit SPOT tunggal dan dievaluasi kemungkinannya untuk merevisi peta topografi. Sebagai daerah penelitian dipergunakan daerah SEmarang yang dicakup oleh satu scene citra spot Pankromatik tahun 1994. Penerapan teknik DMP pada daerah penelitian dilakukan secara global dan parsial.


Penelitian menunjukkan untuk keperluan revisi peta topografi, unsur tematik yang dapat diinterpretasi dari citra spot Pankromatik adalah jaringan jalan utama, jalan kereta api, jalan tol, jalan pedesaan, sungai, kanal, lahan pertanian/persawahan, tambak, daerah tertutup vegetasi, blok bangunan, bangunan, dan garis pantai. Dari aspek geometriknya, penerapan teknik DMP pada citra SPOT Pankromatik secara global pada daerah penelitian yang berukuran 30 km x 30 km menghasilkan ketelitian posisi horizontal yang belum memenuhi spesifikasi peta topografi Indonesia skala 1:50.000. Penggunaan teknik DMP pada 6 daerah percobaan menunjukkan 2 daerah menghasilkan ketelitian posisi horizontal yang memenuhi spesifikasi peta topografi skala 1:50.000 dan 4 daerah memenuhi skala 1:100.000. Dua daerah tersebut berukuran 5.7 km x 3,2 km dan 8,0 km x 4,2 km dengan kondisi permukaan tanahnya datar dan titik kontrol tanah dan titik cek dapat diidentifikasi sangat jelas pada citra satelit SPOT.

Deskripsi Alternatif :

Saat ini kecenderungan citra satelit sumber daya alam semakin baik resolusi spasial dan temporalnya. Disisi lain peta topografi dituntut selalu mutakhir sehingga sangat potensial menggunakan citra satelit untuk merevisinya. Untuk memeperoleh posisi obyek dalam sistem koordinat peta dari citra satelit, umumnya melalui tahap pembuatan orthoimage dan vektorisasi. Metode ini melalui 2 tahapan pekerjaan, yaitu: konversi data raster ke raster dan raster ke vektor. Pada fotogrametri dikenal metode untuk menentukan posisi obyek dalam sistem koordinat peta dari sebuah foto tunggal dengan menggunakan persamaan kesegarisan. Metode ini dikenal sebagai digital monoplotting (DMP) dan diperkenalkan oleh Makarovic. Dengan DMP, posisi horizontal obyek pada foto atau citra dapat langsung ditentukan dalam sistem koordinat peta dengan melibatkan variasi tinggi permukaan tanah. Pada penelitian ini digunakan teknik DMP untuk menentukan posisi horizontal obyek dalam sistem koordinat peta dari citra satelit SPOT tunggal dan dievaluasi kemungkinannya untuk merevisi peta topografi. Sebagai daerah penelitian dipergunakan daerah SEmarang yang dicakup oleh satu scene citra spot Pankromatik tahun 1994. Penerapan teknik DMP pada daerah penelitian dilakukan secara global dan parsial.


Penelitian menunjukkan untuk keperluan revisi peta topografi, unsur tematik yang dapat diinterpretasi dari citra spot Pankromatik adalah jaringan jalan utama, jalan kereta api, jalan tol, jalan pedesaan, sungai, kanal, lahan pertanian/persawahan, tambak, daerah tertutup vegetasi, blok bangunan, bangunan, dan garis pantai. Dari aspek geometriknya, penerapan teknik DMP pada citra SPOT Pankromatik secara global pada daerah penelitian yang berukuran 30 km x 30 km menghasilkan ketelitian posisi horizontal yang belum memenuhi spesifikasi peta topografi Indonesia skala 1:50.000. Penggunaan teknik DMP pada 6 daerah percobaan menunjukkan 2 daerah menghasilkan ketelitian posisi horizontal yang memenuhi spesifikasi peta topografi skala 1:50.000 dan 4 daerah memenuhi skala 1:100.000. Dua daerah tersebut berukuran 5.7 km x 3,2 km dan 8,0 km x 4,2 km dengan kondisi permukaan tanahnya datar dan titik kontrol tanah dan titik cek dapat diidentifikasi sangat jelas pada citra satelit SPOT.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
Organisasi
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

File PDF...