Path: TopS2-ThesesGeodesy and Geomatics Engineering-FITB2000

Prediksi anomali gayaberat di darat dengan metode kolokasi kuadrat terkecil: studi kasus Pulau Jawa.

Master Theses from JBPTITBPP / 2017-10-09 10:15:52
Oleh : Catur Aries Rokhmana
Dibuat : 2000-12-00, dengan 1 file

Keyword : geoid-gravimetric modeling conclude; precise gravity modeling;gravity anomaly data;Bouguer anomaly residual; free-air anomaly residual.

Beberapa studi pemodelan geoid-gravimetrik menyimpulkan bahwa kondisi data anomali gayaberat yang ada menjadi salah satu kendala bagi upaya pemodelan medan gayaberat teliti di Indonesia. Prosedur prediksi dengan metode yang lebih baik dapat membuka kemungkinan untuk melakukan penyusunan ulang data anomali gaya berat yang lebih baik dari kondisi sebelumnya.


Proses prediksi dilakukan pada data anomali gaya berat di pulau Jawa dengan metode kolokasi kuadrat terkecil. Data anomali gayaberat diperoleh dari hasil prosedur reduksi pada data gayaberat absolut hasil observasi. Tiga alternatif proses reduksi guna memperhalus bidang prediksi dilakukan dengan membentuk besaran anomali free-air residu dan anomali Bouguer residu. Anomali residu tersebut diperoleh dengan menghilangkan bagian gelombang panjang dengan model geopotensial EGM96 atau persamaan polinomial 2D. Hasil proses prediksi diuji secara empirik dengan mencari selisih nilai hasil observasi dengan nilai hasil prediksi.


Hasil prediksi berupa data anomali Bouguer komplit, dan Blok anomali free-air yang berkisi 2’x2’, beserta data DTM berkisi 30”x30” hasil perbaikan. Pengujian empirik pada nilai anomali Bouguer komplit memberikan hasil terbaik pada prosedur alternatif-1 dengan selisih rata-rata –2.270mGal dengan simpangan baku 5.486mGal, sementara pada nilai anomali free-air (alternatif-2) memberikan selisih rata-rata –0.007mGal dengan simpangan baku 5.948mGal. Penggunaan alternatif-3 memberikan nilai selisih anomali Bouguer komplit rata-rata –2.346mGal dengan simpangan baku 5.911mGal. Hasil ini lebih baik dibandingkan dengan kondisi data yang ada sebelumnya.

Deskripsi Alternatif :

Beberapa studi pemodelan geoid-gravimetrik menyimpulkan bahwa kondisi data anomali gayaberat yang ada menjadi salah satu kendala bagi upaya pemodelan medan gayaberat teliti di Indonesia. Prosedur prediksi dengan metode yang lebih baik dapat membuka kemungkinan untuk melakukan penyusunan ulang data anomali gaya berat yang lebih baik dari kondisi sebelumnya.


Proses prediksi dilakukan pada data anomali gaya berat di pulau Jawa dengan metode kolokasi kuadrat terkecil. Data anomali gayaberat diperoleh dari hasil prosedur reduksi pada data gayaberat absolut hasil observasi. Tiga alternatif proses reduksi guna memperhalus bidang prediksi dilakukan dengan membentuk besaran anomali free-air residu dan anomali Bouguer residu. Anomali residu tersebut diperoleh dengan menghilangkan bagian gelombang panjang dengan model geopotensial EGM96 atau persamaan polinomial 2D. Hasil proses prediksi diuji secara empirik dengan mencari selisih nilai hasil observasi dengan nilai hasil prediksi.


Hasil prediksi berupa data anomali Bouguer komplit, dan Blok anomali free-air yang berkisi 2’x2’, beserta data DTM berkisi 30”x30” hasil perbaikan. Pengujian empirik pada nilai anomali Bouguer komplit memberikan hasil terbaik pada prosedur alternatif-1 dengan selisih rata-rata –2.270mGal dengan simpangan baku 5.486mGal, sementara pada nilai anomali free-air (alternatif-2) memberikan selisih rata-rata –0.007mGal dengan simpangan baku 5.948mGal. Penggunaan alternatif-3 memberikan nilai selisih anomali Bouguer komplit rata-rata –2.346mGal dengan simpangan baku 5.911mGal. Hasil ini lebih baik dibandingkan dengan kondisi data yang ada sebelumnya.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
Organisasi
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Prof. DR. Ir. Joenil Kahar; DR. Ing. Khafid
    , Editor: