Path: TopGray LiteraturesSStudents1999

Perancangan Sistem Direct Digital Synthesizer 32 Bit dengan Metoda Perubahan Laju Sampling

Proceeding from JBPTITBPP / 2007-02-14 18:47:01
Oleh : Iwan Wiriadisastra
Dibuat : 1999-02-03, dengan 1 file

Keyword : DDS, frekuensi, akumulator, LUT, LCA

Sistem DDS (Direct Digital Synthesis) adalah salah satu cara untuk mensintesis sinyal kontinu sinusoida. Semua parameter kontrol sistem DDS berada dalam bentuk besaran digital. Sistem DDS pada dasarnya terdiri atas akumulator phasa, LUT (Look Up Table), danb osilator sebagai pembangkit frekuensi referensi (clock).Sedangkan DAC (digital to Analog Converter) dan LPF (Low Pass Filter) merupakan komponen-komponen penunjang sistem DDS. Karakteristik sistem DDS yang utama adalah memiliki settling time yag cepat dan memiliki resolusi frekuensi yang halus. Karena DDS dapat berpindah frekuensi dengan cepat, maka sistem DDS ini sangat ideal untuk aplikasi-aplikasi frequency hopping. Walaupun demikian sistem DDS juga dapat digunakan pada peralatan pemancar radio dan TV, peralatan test, dll. Proses perancangan sistem DDS 32 bit ini dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman VHDL. Implementasi dan pengujiannya dilakukan menggunakan chip LCA tipe XC4010EPC84-3. Dari hasil analisa pewaktuan statis didapat bahwa frekuensi clock maksimum yang dapat diterima sistem DDS adalah sebesar 18,4 MHz sedangkan dari hasil simulasi pewaktuan didapat waktu tunda propagasi sebesar 30,2 ns. Sistem DDS 32 bit ini menggunakan osilator kristal 8 MHz sebagai sumber sinyal clock. Frekuensi sinusoida yang dapat dihasilkan berkisar dari 1 mHz hingga 2 MHz dengan resolusi sebesar 1 mHz. Frekuensi output optimum terletak pada frekuensi dibawah 300 KHz dimana nilai deviasi bentuk gelombangnya lebih kecil dari 6,7 %.

Deskripsi Alternatif :

Sistem DDS (Direct Digital Synthesis) adalah salah satu cara untuk mensintesis sinyal kontinu sinusoida. Semua parameter kontrol sistem DDS berada dalam bentuk besaran digital. Sistem DDS pada dasarnya terdiri atas akumulator phasa, LUT (Look Up Table), danb osilator sebagai pembangkit frekuensi referensi (clock).Sedangkan DAC (digital to Analog Converter) dan LPF (Low Pass Filter) merupakan komponen-komponen penunjang sistem DDS. Karakteristik sistem DDS yang utama adalah memiliki settling time yag cepat dan memiliki resolusi frekuensi yang halus. Karena DDS dapat berpindah frekuensi dengan cepat, maka sistem DDS ini sangat ideal untuk aplikasi-aplikasi frequency hopping. Walaupun demikian sistem DDS juga dapat digunakan pada peralatan pemancar radio dan TV, peralatan test, dll. Proses perancangan sistem DDS 32 bit ini dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman VHDL. Implementasi dan pengujiannya dilakukan menggunakan chip LCA tipe XC4010EPC84-3. Dari hasil analisa pewaktuan statis didapat bahwa frekuensi clock maksimum yang dapat diterima sistem DDS adalah sebesar 18,4 MHz sedangkan dari hasil simulasi pewaktuan didapat waktu tunda propagasi sebesar 30,2 ns. Sistem DDS 32 bit ini menggunakan osilator kristal 8 MHz sebagai sumber sinyal clock. Frekuensi sinusoida yang dapat dihasilkan berkisar dari 1 mHz hingga 2 MHz dengan resolusi sebesar 1 mHz. Frekuensi output optimum terletak pada frekuensi dibawah 300 KHz dimana nilai deviasi bentuk gelombangnya lebih kecil dari 6,7 %.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
Organisasi
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Eniman Yunus Syamsuddin, Editor: