Path: Top Gray Literatures W Widagdo 2000

MASA DEPAN SENI RUPA, DESAIN
DAN ARSITEKTUR INDONESIA

Journal from JBPTITBPP / 2007-02-14 18:46:57
Oleh : Widagdo
Dibuat : 2000-00-00, dengan 1 file

Keyword : Pluralism; Creativity; Tradition

Perkembangan seni rupa, desain dan arsitektur di Indonesia secara historis tidak dapat dilepaskan dari berbagai pengaruh global. Berbagai kecenderungan global tersebut diadopsi dan ‘diramu’ menjadi sintesis-sintesis kultural yang baru. Masuknya modernisme Barat pada era 50-an, yang menjunjung tinggi nilai-nilai rasionalisme, universalisme dan kemajuan, memberi pengaruh yang kuat pada wacana seni rupa, desain dan arsitektur Indonesia hingga era 80-an. Kemudian, masuknya post-modernisme pada era 90-an, yang menghargai nilai-nilai heterogenitas, pluralitas, dan lokalitas, juga memberikan pengaruhnya yang kuat hingga kini. Kuatnya pengaruh-pengaruh global tersebut telah menciptakan wacana seni rupa, desain dan arsitektur Indonesia yang kurang menguntungkan, khususnya pada landasan normatif, filosofis dan kultural yang menopangnya yang masih lemah. Sementara, tekanan-tekanan global yang dihadapi di masa depan akan semakin besar, terutama dengan semakin meningkatnya kompleksitas ehidupan. Agenda masa depan yang harus dilakukan dalam upaya mengatasi problematika tersebut, adalah memperkuat landasan normatif, filosofis dan kultural seni rupa, desain dan arsitektur ini, agar kita mempunyai otoritas dan kekuasaan dalam menentukan acuan paradigma, pijakan kultural, dan sistem nilai, sesuai dengan kebutuhan dan tujuan masyarakat kita dalam kedudukannya didalam percaturan globalisasi.

Deskripsi Alternatif :

Perkembangan seni rupa, desain dan arsitektur di Indonesia secara historis tidak dapat dilepaskan dari berbagai pengaruh global. Berbagai kecenderungan global tersebut diadopsi dan ‘diramu’ menjadi sintesis-sintesis kultural yang baru. Masuknya modernisme Barat pada era 50-an, yang menjunjung tinggi nilai-nilai rasionalisme, universalisme dan kemajuan, memberi pengaruh yang kuat pada wacana seni rupa, desain dan arsitektur Indonesia hingga era 80-an. Kemudian, masuknya post-modernisme pada era 90-an, yang menghargai nilai-nilai heterogenitas, pluralitas, dan lokalitas, juga memberikan pengaruhnya yang kuat hingga kini. Kuatnya pengaruh-pengaruh global tersebut telah menciptakan wacana seni rupa, desain dan arsitektur Indonesia yang kurang menguntungkan, khususnya pada landasan normatif, filosofis dan kultural yang menopangnya yang masih lemah. Sementara, tekanan-tekanan global yang dihadapi di masa depan akan semakin besar, terutama dengan semakin meningkatnya kompleksitas ehidupan. Agenda masa depan yang harus dilakukan dalam upaya mengatasi problematika tersebut, adalah memperkuat landasan normatif, filosofis dan kultural seni rupa, desain dan arsitektur ini, agar kita mempunyai otoritas dan kekuasaan dalam menentukan acuan paradigma, pijakan kultural, dan sistem nilai, sesuai dengan kebutuhan dan tujuan masyarakat kita dalam kedudukannya didalam percaturan globalisasi.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTITBPP
Organisasi
Nama KontakUPT Perpustakaan ITB
AlamatJl. Ganesha 10
KotaBandung
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon62-22-2509118, 2500089
Fax62-22-2500089
E-mail Administratordigilib@lib.itb.ac.id
E-mail CKOinfo@lib.itb.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Imam Buchori Zainuddin (1), Yuswadi Saliya (2), Yustiono (3), dan Yasraf Amir Piliang (1)(1) Jurusan Desain, (2) Jurusan Arsitektur, (3) Jurusan Seni Murni
    Institut Teknologi Bandung
    , Editor: